Headline
TNI Telusuri dan Amankan Pengikut Aliran Sesat Sensen Komara di Garut Dandim Garut Letkol Inf Asyraf Aziz (tengah) (Foto: Ist)

MerahPutih.Com - Aparat TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) TNI/0611 Garut sudah melokalisir dan mendata para pengikut aliran sesat yang terpapar ajaran Sensen Komara.

Tindakan siaga TNI terhadap pengikut Sensen Komara bukannya tanpa alasan, sebab dalam pengakuannya Sensen Komara meyatakan diri sebagai nabi dan panglima Negara Islam Indonesia (NII) di Garut, Jawa Barat.

"Saya sudah memerintahkan seluruh jajaran untuk mendata seluruh warga di seluruh wilayah Kodim 0611 Garut yang menjadi pengikut Sensen ini," kata Komandan Kodim 0611 Garut, Letkol Inf Asyraf Aziz kepada wartawan di Garut, Selasa (11/12).

Ia menuturkan, Kodim 0611 Garut sudah mengetahui keberadaan Sensen dan diketahui ada beberapa orang menjadi pengikutnya.

Bendera NII
Bendera NII yang disimpan pengikut Sensen Komara (Foto: Ist)

Kodim Garut membutuhkan data lebih akurat jumlah pengikutnya serta tempat yang biasa mereka gunakan untuk penyebaran paham sesat tersebut.

"Kita melakukan pemetaan jumlah dan juga lokasi mereka karena ajarannya sudah dinyatakan sesat dan menyimpang," katanya.

Sebagimana diketahui paham Sensen sudah dinyatakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut adalah ajaran sesat dan dilarang menyebarkannya.

Warga Garut
Warga Garut pengikut Sensen Komara (Foto: iNewsTV)

TNI, kata Asyraf Aziz, mengantisipasi adanya gejolak di masyarakat yang dikhawatirkan dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat Garut.

"Pendataan yang kita lakukan ini sebagai langkah antisipasi di wilayah sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Letkol Asyraf Aziz sebagaimana dilansir Antara menambahkan, jajarannya tidak hanya mendata, tetapi berupaya untuk mengingatkan pengikutnya agar kembali melakukan aktivitas keagamaannya seperti pada umumnya.

Jika ajaran tersebut terus dibiarkan, kata dia, khawatir akan memicu konflik di masyarakat, atau melakukan tindakan yang dapat mengancam jiwa para pengikutnya itu.

"Perlu dilakukan pencegahan akan aksi masyarakat yang resah dengan kegiatan mereka," tandas Letkol Inf Asyraf Aziz.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Wapres Jusuf Kalla Sebut Elite Papua Berperan Selesaikan Konflik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Kalteng Minta Maaf setelah Admin Medsosnya Ancam Warga
Indonesia
Polda Kalteng Minta Maaf setelah Admin Medsosnya Ancam Warga

Dia meminta maaf jika respon pengelola media sosial Humas Polda Sulteng kurang tepat dalam menyikapi kritik.

Buron Pengeroyok Polisi di Jaksel Diciduk Tim Jatanras Polda Metro
Indonesia
Buron Pengeroyok Polisi di Jaksel Diciduk Tim Jatanras Polda Metro

"Saat ini tersangka masih diperiksa. Yang jelas untuk konfirmasi diamankan saya membenarkan kalau sudah diamankan semalam,” ucap Tubagus.

KPK Optimis Juliari Dihukum 11 Tahun Penjara
Indonesia
KPK Optimis Juliari Dihukum 11 Tahun Penjara

Juliari akan menjalani sidang pembacaan putusan perkara dugaan suap bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek, Senin (23/8).

 Anies Bersyukur Jakarta Sehari Penuh Tanpa Pemakaman COVID-19
Indonesia
Anies Bersyukur Jakarta Sehari Penuh Tanpa Pemakaman COVID-19

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku bersyukur kemarin terdapat nol permintaan pelayanan pemakaman protap COVID-19 di DKI Jakarta.

Rencana Demo Menolak PPKM, Jalanan Seputar Istana Negara Ditutup
Indonesia
Rencana Demo Menolak PPKM, Jalanan Seputar Istana Negara Ditutup

Sejumlah ruas jalan ditutup untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa sejumlah elemen masyarakat yang akan berlangsung Sabtu (24/7).

Demokrat Terus Bangun Koalisi Hadapi Pilpres 2024
Indonesia
Demokrat Terus Bangun Koalisi Hadapi Pilpres 2024

Sejumlah partai politik mulai memetakan mana kawan mereka saat Pemilu 2024 nanti. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut partainya harus berkoalisi untuk menghadapi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (pilpres) 2024.

Pakai Teknologi Digital, Kemensos Salurkan 3 Program Bansos di Saat PPKM Darurat
Indonesia
Pakai Teknologi Digital, Kemensos Salurkan 3 Program Bansos di Saat PPKM Darurat

Tiga jenis bansos yang akan digelontorkan, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako, dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani Ajukan Rehabilitasi
Indonesia
Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani Ajukan Rehabilitasi

Sebagai korban, anak dan menantu dari Aburizal Bakrie ini dikatakan Wa Ode berhak mendapat pelayanan rehabilitasi.

Gus Yahya Pimpin PBNU, Ketum Muhammadiyah Utarakan Harapan
Indonesia
Gus Yahya Pimpin PBNU, Ketum Muhammadiyah Utarakan Harapan

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, kedua tokoh PBNU tersebut diharapkan dapat memimpin dan membawa gerak kemandirian NU. Sebagaimana tema Muktamar dan harapan keluarga besar Nahdliyin.

Disdik DKI Tunda PTM Tahap II Hari Ini
Indonesia
Disdik DKI Tunda PTM Tahap II Hari Ini

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka tahap II pada Senin, 27 September 2021.