TNI-Polri Harus Selaras Usai Penyerangan Polsek Ciracas, Pengamat: Supaya Tidak Saling Memusuhi Kondisi Polsek Ciracas yang diserang massa, Sabtu (28/8). (Foto: Antara).

Merahputih.com - Pengamat intelijen dan keamanan, Stanislaus Riyanta menduga, insiden penyerangan terhadap Polsek Ciracas oleh oknum aparat karena kurangnya harmonisasi antar unsur TNI-Polri disana.

Sehingga, para pemangku kepentingan di daerah tersebut perlu melakukan upaya pencegahan agar peristiwa serupa tak terulang lagi.

"Harmonisasi dan kolaborasi antarorganisasi perlu dilakukan, supaya tidak saling memusuhi," jelas Stanislaus kepada wartawan, Senin (31/8).

Baca Juga:

Puluhan Anggota Diperiksa, KSAD Janji Hukum Berat Pelaku Penyerangan Polsek Ciracas

Sehingga, perlu diadakan kegiatan nonformal yang bisa melebur sekat-sekat organisasi. Seperti acara kumpul dan olah raga bersama. "Peleburan ini yang bisa meluruhkan ego organisasi," katanya

Ia meminta para pemangku kepentingan berkumpul dan serius dalam merespon insiden penyerangan ini agar tak terulang kembali.

"Sebaiknya para pemangku kepentingan di wilayah sana berkumpul dan melihat bukti-bukti termasuk laporan kejadian-kejadian yang terjadi sebelum aksi serangan terjadi," ujar Stanislaus

"Jika terbukti ada organisasi yang menjadi pelaku dari aksi tersebut maka harus segera dilakukan penanganan," ucapnya.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memastikan semua oknum TNI yang terlibat diproses hukum.

Menurut dia, tidak semua prajurit yang terlibat dalam perusakan Polsek Ciracas dan sekitar berasal dari angkatan sama. Otomatis, pangkat mereka pun berbeda.

Dia juga mengatakan, saat ini pihaknya tengah mendalami adanya kemungkinan prajurit yang menggunakan senjata api saat melakukan perusakan tersebut.

Ia tengah merancang skema ganti rugi perusakan di kawasan Ciracas, Jakarta Timur dan pembakaran Polsek Ciracas, pada Sabtu 29 Agustus 2020 dini hari.Insiden tersebut diduga melibatkan sejumlah prajurit TNI. Sementara ini, sudah ada 31 prajurit TNI yang diduga kuat terlibat.

Andika telah meminta Pangdam Jaya untuk mendata semua kerusakan yang timbul akibat perusakan Polsek Ciracas dan sekitarnya. Biaya ganti rugi sendiri, tegas Andika, dibebankan kepada semua pelaku yang terlibat.

"Kami akan mengawal agar ada tindak lanjut termasuk memberikan ganti rugi terhadap biaya perawatan rumah sakit maupun kerusakan yang ditimbulkan oleh para pelaku," kata Andika.

Baca Juga:

Bohong Anggota TNI Berujung Warga dan Polisi Diringsek

Dia menyebut, pihaknya tengah menyusun mekanisme ganti ruginya. Termasuk soal biaya pengobatan korban.

"Mereka harus bertanggung jawab bahwa tindakan mereka buntutnya panjang banyak nasib orang yang kemudian terpengaruh oleh tindakan mereka," ucap dia.

"Karena enggak berarti setelah diganti itu mereka kabur, bahwa ada harga yang harus mereka bayar, ya ini harganya. Supaya ini semua menjadi pelajaran bagi semuanya bahwa tidak boleh kita melakukan tindakan hakim sendiri tidak sesuai hukum, karena konsekuensinya lebih banyak," lanjut Andika. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Diduga Maladmintrasi Izin Formula E, Ombudsman Bakal Periksa Pemprov DKI
Indonesia
Diduga Maladmintrasi Izin Formula E, Ombudsman Bakal Periksa Pemprov DKI

"Tindakan Pemprov DKI Jakarta yang melakukan revitalisasi tanpa persetujuan dari Komisi Pengarah Kawasan Medan merdeka merupakan dugaan maladministrasi dari aspek formil," tuturnya.

Terdakwa Korupsi Jiwasraya Hendrisman Isolasi Mandiri di Rutan KPK
Indonesia
Terdakwa Korupsi Jiwasraya Hendrisman Isolasi Mandiri di Rutan KPK

Hendrisman saat ini dibawa ke Rumah Sakit Umum Adhyaksa untuk menjalani test swab.

Masa Angkutan Natal, Jumlah Pengguna KRL Tembus 2 Juta
Indonesia
Masa Angkutan Natal, Jumlah Pengguna KRL Tembus 2 Juta

KRL Commuter Line Jabodetabek tetap beroprasi sesuai dengan jam operasi selama masa angkutan Natal dan tahun baru 2021.

KPK Akan Ambil Alih Perkara Jaksa Pinangki Jika....
Indonesia
KPK Akan Ambil Alih Perkara Jaksa Pinangki Jika....

Kembangkan jika ada fakta-fakta keterlibatan pihak lain

Sembilan Wilayah di Jakarta Timur Masih Kebanjiran
Indonesia
Sembilan Wilayah di Jakarta Timur Masih Kebanjiran

sejumlah wilayah yang masih terendam banjir di antaranya berlokasi di RW04 dan RW03 Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar.

Pertamina Sulap Lapangan Bola Simprug Jadi Rumah Sakit Darurat COVID-19
Indonesia
Pertamina Sulap Lapangan Bola Simprug Jadi Rumah Sakit Darurat COVID-19

“Tahapan pembangunan meliputi konstruksi fisik, penyediaan alat kesehatan (alkes), tenaga medis, IT dan setup Alkes" ujar Fajriya

Cakada Diduga Koruptif Jangan Dipilih Saat Pilkada, MAKI Sebut Nama-namanya
Indonesia
Cakada Diduga Koruptif Jangan Dipilih Saat Pilkada, MAKI Sebut Nama-namanya

Calon kepala daerah yang disajikan dalam pilkada untuk dipilih oleh pemilih seharusnya tidak bermasalah`

[HOAKS Atau FAKTA]: Mengunyah Daun Sirih Bikin Sembuh Dari COVID-19
Indonesia
[HOAKS Atau FAKTA]: Mengunyah Daun Sirih Bikin Sembuh Dari COVID-19

Dalam pembuatan antiseptik dari daun sirih juga perlu memerhatikan ukuran, dosis dan konsentrasi secara tepat, sehingga tidak menimbulkan resistensi.

Rencana Revisi UU ITE, Pemidanaan Bagi Aktivis yang Kritis Harus Dihentikan
Indonesia
Rencana Revisi UU ITE, Pemidanaan Bagi Aktivis yang Kritis Harus Dihentikan

"(SE Kapolri) membuktikan bahwa suasananya telah berubah, maka pemidanaan aktivis atas sikap kritis mereka sebaiknya dihentikan,"

Wagub Riza Negatif COVID-19, Gerindra: Senin Mulai Kerja
Indonesia
Wagub Riza Negatif COVID-19, Gerindra: Senin Mulai Kerja

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dinyatakan sudah sembuh dari COVID-19.