TNI-Polri Diturunkan Patuhkan Warga, Pengamat: Level Kedisiplinan Publik Masih Memerlukannya Pengamat politik AS Hikam saat diskusi bertajuk “Kebangkitan PKI, Isu atau Realitas?” di Balai Sarwono, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/6). (MP/Ponco Sulaksono)

Merahputih.com - Pengamat politik, Muhammad AS Hikam menilai kebijakan Presiden Joko Widodo yang mengerahkan anggota TNI dan Polri dalam mengawal jalannya new normal akibat COVID-19 sudah tepat. Mental kedisiplinan warga Indonesia perlu diperketat dengan aparat keamanan.

“Alasan saya sederhana dan berdasar alias common sense saja karena memang level kedisiplinan publik kita masih memerlukannya,” kata Hikam dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (28/5).

Baca Juga:

Kemenkes Terbitkan Protokol 'New Normal' Bagi Perkantoran dan Industri, Apa Saja Isinya?

Hanya saja apapun yang menjadi gagasan dan kebijakan Presiden, harus diterapkan dengan baik saat diimplementasikan di lapangan. “Saya juga tetap menggarisbawahi syarat konsistensi antara aturan dengan penerapannya di lapangan. Semoga terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Akademisi dari President University ini pun meminta kepada semua pihak agar tidak menggaduhkan terlebih dahulu terkait dengan kebijakan pemerintah pusat itu.

Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung pusat perbelanjaan Plaza Indonesia di Jakarta, Kamis (5/3/2020). Pemeriksaan suhu tubuh tersebut merupakan upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pras.
Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung pusat perbelanjaan Plaza Indonesia di Jakarta, Kamis (5/3/2020). Pemeriksaan suhu tubuh tersebut merupakan upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pras.

Ia meminta semua pihak melihat dulu bagaimana sebuah kebijakan tersebut dijalankan oleh pemerintah, apakah pelaksanaan di lapangan sesuai dengan tujuan atau tidak.

“Usul saya, kalau bisa beleid itu tak usah dieyeli atau dijadikan bahan kontroversi sebelum dijalankan. Kita lihat dan buktikan efektifitasnya di lapangan dulu,” pungkasnya..

Perlu diketahui, bahwa kabarnya ada sekitar 340 ribu personel TNI dan POLRI yang akan dikerahkan oleh Pemerintah untuk melakukan penjagaan terhadap pelaksanaan program New Normal dalam konteks penanggulangan wabah pandemi COVID-19.

“TNI dan Polri ini adalah mengawasi pelaksanaan di lapangan,” kata Presiden Joko Widodo di Summarecon Mal Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/5).

Baca Juga:

Panduan Menkes Soal 'New Normal' Justru Jadi Alasan untuk Longgarkan PSBB

Kemudian, para personel TNI dan Polri alan dikerahkan di 4 Provinsi dan 25 Kabupaten/Kota. Di antaranya, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Gorontalo. Sementara untuk kota, ada Surabaya dan Malang. Selanjutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Surakarta itu akan mengevaluasi penerapan New Normal selama satu pekan.

Dengan menimbang dampak dari kebijakan ini, ia mengatakan akan memperluas penerapannya di wilayah lain bila hasilnya bagus. “Akan kami lebarkan ke provinsi dan kabupaten, kota yang lainnya apabila dirasa terdapat perbaikan-perbaikan yang signifikan,” ujarnya. (knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bahas Utang PLN, DPR Bakal Gelar Rapat Gabungan
Indonesia
Bahas Utang PLN, DPR Bakal Gelar Rapat Gabungan

Masalah ini harus segera ditanggapi serius karena sesuai perhitungan, apabila tak dibayarkan, PLN akan segera mengalami kebangkrutan.

Jakarta Pusat Kondusif, Pengamanan Pusat Transportasi Dikendurkan
Indonesia
Kejar Penjualan Saat Pandemi, BTN Gelar Pameran Rumah Secara Virtual
KPR
Kejar Penjualan Saat Pandemi, BTN Gelar Pameran Rumah Secara Virtual

Melalui virtual expo ini, BTN memberikan kemudahan akses bagi masyarakat berpenghasilan tetap dan tidak tetap untuk memiliki rumah secara online dengan bunga KPR murah

Juliari Batubara Akui Kerap Sewa Pesawat Khusus untuk Kunjungan Kerja
Indonesia
Juliari Batubara Akui Kerap Sewa Pesawat Khusus untuk Kunjungan Kerja

Bekas Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara mengakui sering menyewa pesawat khusus untuk kunjungan kerja ke luar kota.

BMKG: Kualitas Udara di Jakarta Kini Membaik
Indonesia
BMKG: Kualitas Udara di Jakarta Kini Membaik

Berhentinya pabrik (sementara) bisa berpengaruh juga ke kualitas udara Jakarta.

[HOAKS atau FAKTA]: Empat Orang Alami Kelumpuhan Wajah Setelah Disuntik Vaksin Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Empat Orang Alami Kelumpuhan Wajah Setelah Disuntik Vaksin Corona

Akun Instagram @geloranews mengunggah gambar tangkapan layar artikel di situs Gelora News yang berjudul “4 Orang Alami Kelumpuhan Wajah Setelah Disuntik Vaksin Corona” pada tanggal 10 Desember 2020.

Pengusaha E-Commerce Apresiasi Bantuan Rp2,4 Juta bagi UMKM
Indonesia
Pengusaha E-Commerce Apresiasi Bantuan Rp2,4 Juta bagi UMKM

Pelaku usaha mikro, kata ia, memiliki peranan dalam memulihkan perekonomian nasional.

Hasto Ungkap Strategi PDIP Menangkan Pilkada 2020
Indonesia
Hasto Ungkap Strategi PDIP Menangkan Pilkada 2020

Hasto Kristiyanto menanggapi pertanyaan wartawan soal strategi yang akan digunakan partai itu di Pilkada 2020.

KPK Akhirnya Tangkap Nurhadi, Buron Kasus Mafia Peradilan MA
Indonesia
KPK Akhirnya Tangkap Nurhadi, Buron Kasus Mafia Peradilan MA

Nurhadi dan menantunya diamankan di sebuah rumah di kawasan Jakarta Selatan

KPAI Kritik Wacana Polisi Persulit Pelajar Ikut Demo UU Ciptaker Dapat SKCK
Indonesia
KPAI Kritik Wacana Polisi Persulit Pelajar Ikut Demo UU Ciptaker Dapat SKCK

Mereka terancam sulit mendapatkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang biasanya digunakan untuk melamar pekerjaan. Hal itu salah satunya bakal diterapkan oleh Polresta Tangerang, Banten.