TNI-Polri Bertambah Banyak di Lokasi Kontak Tembak, MIT Semakin Terjepit Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono. Foto: ANTARA

Merahputih.com - Satgas Madago Raya TNI/Polri melakukan penyisiran di lokasi kontak tembak untuk mempersempit ruang gerak aktivitas kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora.

"Setelah TNI dan Polri banyak di sana, aktivitas mereka (kelompok MIT) semakin terjepit, mudah-mudahan bisa segera diselesaikan kelompok Ali Kalora ini," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Rabu (3/3).

Baca Juga

Terduga Teroris di Jatim Sumbangkan Sebagian Gaji Untuk Kegiatan Jemaah Islamiyah

Rusdi juga belum bisa memastikan terkait kabar Ali Kalora tertembak dalam kontak tembak pada Senin (1/3) lalu. Namun yang pasti, dua orang yang tertembak pada baku tembak tersebut adalah 11 orang yang masuk DPO Kelompok MIT Poso pimpinan Ali Kalora.

"Yang jelas dapat dipastikan dua itu DPO dari kelompok MIT yang meninggal dunia. Itu yang bisa dipastikan," ucap Rusdi.

Dua orang yang tertembak tersebut adalah anggota kelompok MIT yang masuk daftar DPO sebanyak 11 orang. Keduanya tidak memiliki ikatan darah dengan Ali Kalora. Kendati demikian, keduanya adalah anggota kelompok sipil bersenjata MIT Poso, Sulawesi Tengah.

DPO MIT Poso sebelumnya berjumlah 11 orang, terbagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok berjumlah tujuh orang, dan satu kelompok berjumlah empat orang.

Sejumlah anggota Gegana Brimob Polda Sulteng melakukan olah TKP kontak senjata antara kelompok teroris Santoso dan aparat kemanan di Pegunungan Salum Pangi, Pairgi, (Antara Foto)
Sejumlah anggota Gegana Brimob Polda Sulteng melakukan olah TKP kontak senjata antara kelompok teroris Santoso dan aparat kemanan di Pegunungan Salum Pangi, Pairgi, (Antara Foto)

Kelompok yang berjumlah empat orang dipimpin Ali Kalora inilah yang terlibat baku tembak dengan tim Satuan Tugas Madago Raya, gabungan TNI/Polri, Senin (1/3).

Hingga kini Satgas Madago Raya, TNI/Polri masih melakukan pengejaran terhadap 9 DPO kelompok MIT pimpinan Ali Kalora. Keberadaan kelompok ini meresahkan masyarakat sekitar.

Dua DPO MIT Poso yang tewas dalam kontak tembak dengan TNI/Polri, yakni Samir alias Alfin asal Provinsi Banten dan Irul, warga Kabupaten Poso yang merupakan anak mantan pimpinan MIT Poso, Santoso.

Kontak tembak tersebut juga menewaskan seorang prajurit TNI Praka Dedi Irawan.

Baca Juga

Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris di Surabaya

Kontak tembak kembali terjadi sore ini di sekitar Pegunungan Kilo 7 Desa Gayatri, Kecamatan PPU, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (3/3) sekitar pukul 16.00 WITA menyebabkan satu orang anggota polisi Briptu Herlis gugur.

Seperti diketahui, sisa terduga kelompok sipil bersenjata MIT Poso yang dipimpin Ali Kalora masih melakukan teror-nya di wilayah Sulawesi Tengah, bahkan akhir 2020 warga di Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menjadi korban. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Alasan KPK Kukuh Tutup Rapat Nama 75 Pegawai Tak Lolos TWK
Indonesia
Alasan KPK Kukuh Tutup Rapat Nama 75 Pegawai Tak Lolos TWK

Diketahui, Firli Bahuri resmi melantik 1.271 pegawai KPK menjadi ASN di Gedung KPK, Selasa (1/6)

KPK Geledah 3 Rumah Azis Syamsuddin di Jakarta Selatan
Indonesia
KPK Geledah 3 Rumah Azis Syamsuddin di Jakarta Selatan

Sebelumnya, tim pènyidik KPK telah lebih dulu menggeledah ruang kerja Azis Syamsuddin di DPR beserta rumah dinasnya pada Rabu (28/4).

Masyarakat DKI Jakarta Didorong Kembangkan Usaha Hidroponik
Indonesia
Masyarakat DKI Jakarta Didorong Kembangkan Usaha Hidroponik

Hal ini upaya menyadarkan masyarakat pentingnya gaya hidup sehat melalui konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan organik.

Hilangnya Aturan Wajib Pendidikan Pancasila
Indonesia
Hilangnya Aturan Wajib Pendidikan Pancasila

Kurikulum pendidikan tinggi tertuang dalam pasal 40 ayat 3. Pada pasal itu, tercantum kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan, dan bahasa.

Polisi Sita Handphone Hingga Anak Kunci Sebagai Bukti Kebakaran Lapas Tangerang
Indonesia
Polisi Sita Handphone Hingga Anak Kunci Sebagai Bukti Kebakaran Lapas Tangerang

14 orang pegawai lapas yang melaksanakan piket pada hari itu rencananya akan diperiksa

Rakernas Perkin Ke-XIV Angkat Tema Bersatu untuk Kemajuan Kinologi Indonesia
Indonesia
Rakernas Perkin Ke-XIV Angkat Tema Bersatu untuk Kemajuan Kinologi Indonesia

Perkumpulan Kinologi Indonesia (Perkin) menyelenggarakan Rakernas Ke-XIV di JHL Solitaire Hotel Serpong, Tangerang, 20 dan 21 Maret 2021.

Kasus Penabrak dengan Todong Senjata di Duren Sawit Berakhir Damai
Indonesia
Kasus Penabrak dengan Todong Senjata di Duren Sawit Berakhir Damai

Untuk kasus kepemilikan senjata api oleh MFA tidak dihentikan. Polisi sendiri telah menetapkan MFA sebagai tersangka terkait ini.

Mendagri Terbitkan Aturan PPKM Mikro
Indonesia
Mendagri Terbitkan Aturan PPKM Mikro

"Pemberlakuan PPKM Mikro diperpanjang sejak tanggal 22 Juni 2021 sampai dengan tanggal 5 Juli 2021," bunyi diktum keenam belas.

ICW Tantang Kapolri Listyo Sigit Usut Dugaan Korupsi di Internal Polri
Indonesia
ICW Tantang Kapolri Listyo Sigit Usut Dugaan Korupsi di Internal Polri

Indonesia Corruption Watch (ICW) berharap, Jenderal Listyo Sigit dapat menyusun agenda kerja yang berorientasi pada menaikkan citra Polri di mata masyarakat

Ridwan Kamil Sebut 3 Kabupaten Rendah Cakupan Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Ridwan Kamil Sebut 3 Kabupaten Rendah Cakupan Vaksinasi COVID-19

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendorong tiga kabupaten/kota dengan cakupan vaksinasi yang masih rendah.