TNI Pastikan Tak Pengerahan Tentara ke Papua Jelang Perayaan Natal Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi (ANTARA/-)

MerahPutih.com - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi memastikan tak ada pengamanan khusus di Papua saat perayaan Natal. Menurut Sisriadi, sampai saat ini kondisi keamanan di Papua terpantau kondusif.

"Pakai pasukan yang sudah digelar, baik organik, kodam, maupun yang sudah berkekuatan sejak lama, sejak beberapa bulan yang lalu," kata Sisriadi kepada wartawan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (20/12).

Baca Juga:

Sekitar 4,7 juta Kendaraan Bakal Tinggalkan Jakarta Saat Natal dan Tahun Baru

Ia menambahkan, pengamanan Natal yang dilakukan TNI pada intinya membantu tugas utama Polri yang melakukan pengamanan di sana.

"Jadi terkait dengan kegiatan pengamanan Natal dan tahun baru, TNI menyiagakan pasukan, prajurit, dan alutsista pendukung. Terutama untuk pergerakan bila diperlukan," ujar Sisriadi.

Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Poliai Paulus Waterpauw. ANTARA/Evarukdijati.
Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Poliai Paulus Waterpauw. ANTARA/Evarukdijati.

Menurut dia, komando pengendaliannya di Polri yang tersebar di seluruh wilayah.

"Dan pengerahannya didistribusikan ke wilayah-wilayah, Di kotama-kotama TNI langsung membantu di polda-polda dan kepolisian-kepolisian di daerah sampai polres," lanjut dia.

Soal penambahan dan penarikan pasukan keamanan perbatasan Papua, tergantung permintaan dari Polri.

"Jadi operasi yang digelar di Papua selain operasi yang dilakukan oleh TNI, seperti operasi pengamanan perbatasan, itu operasi TNI sendiri. Tapi yang operasi lainnya adalah operasi penegakan hukum yang membantu Polri," sambungnya.

Baca Juga:

Solo Masuk Daerah Rawan Natal dan Tahun Baru, Polisi: Berani Sweeping Kita Tindak Tegas

TNI menjamin warga Papua bisa melaksanakan perayaan Natal dan tahun baru 2020 dengan aman.

"Kami hanya mengharap, masyarakat Papua bisa merayakan Natal dan tahun baru dengan penuh kedamaian, itu saja. Jadi kita tidak berharap mereka melakukan apa-apa, merayakan Natal secara damai," ucapnya.

Apel Operasi Lilin Matoa di Mapolres Jayawijaya, Kamis, (19/12).(ANTARA/Marius Frisson Yewun)
Apel Operasi Lilin Matoa di Mapolres Jayawijaya, Kamis, (19/12).(ANTARA/Marius Frisson Yewun)

Sebelumnya, Polri telah memetakan sejumlah daerah prioritas dalam Operasi Lilin pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020.

Sebanyak 100.000 personel dikerahkan untuk melakukan pengamanan di penghujung tahun di seluruh Indonesia.

Selain itu, polisi juga akan mengamankan tempat ibadah, tempat rekreasi, hingga tempat perbelanjaan.

Kemudian, aparat juga akan mengantisipasi kemacetan lalu lintas. (Knu)

Baca Juga:

Menhub Ingatkan Pemudik Natal-Tahun Baru Jangan Gunakan Sepeda Motor


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH