Hari Ini, Baru 100 Ribu APD Distribusikan ke Wilayah Skala Prioritas COVID-19 Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendistribusikan sebanyak 100 ribu unit Alat Pelindung Diri (APD) untuk beberapa wilayah dengan skala prioritas (Dok BNPB)

Merahputih.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendistribusikan sebanyak 100 ribu unit Alat Pelindung Diri (APD) untuk beberapa wilayah dengan skala prioritas wilayah penyebaran COVID-19.

"Menurut laporan yang diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, sebanyak 40 ribu unit APD telah disalurkan menuju Balai Kota DKI Jakarta dengan pengawalan dari Kodam Jaya pada Minggu (22/3) malam," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo dalam keterangannya, Senin (23/3).

Baca Juga

Jumlah Pasien Positif Corona di Jawa Timur Capai 41 Orang

Kemudian sebanyak 25 ribu unit APD diterbangkan menuju Semarang, DI Yogyakarta, Surabaya dan Bali pada hari ini Senin (23/3) dari Bandung.

APD untuk tenaga medis tiba di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/3). Foto: @anies_baswedan

Selanjutnya sebanyak 25 ribu unit APD didistribusikan untuk wilayah Jawa Barat, Bogor dan Banten. Sedangkan 10 ribu unit APD akan disimpan sebagai cadangan.

Adapun dalam hal ini pihak penerima distribusi APD di tiap-tiap daerah adalah Komando Daerah Militer sebagai Gugus Tugas Daerah.

Baca Juga

Petugas Medis Jadi Korban Corona, Pemerintah Dianggap Lalai dan Gagal

"Setelah diterima oleh Kodam, maka selanjutnya APD tersebut disalurkan menurut skala prioritas masing-masing," tegas Agus. (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mendag Serahkan APD dan Peralatan New Normal ke 7 Pasar di DIY
Indonesia
Mendag Serahkan APD dan Peralatan New Normal ke 7 Pasar di DIY

Mendag mengungkapkan, COVID-19 telah berdampak pada unit-unit usaha kecil, salah satunya para pedagang di pasar rakyat

Pelonggaran PSBB Bakal Bermanifestasi Terjadinya 'Herd Immunity'
Indonesia
Pelonggaran PSBB Bakal Bermanifestasi Terjadinya 'Herd Immunity'

Persentase terbentuknya kekebalan pada populasi tersebut kurang lebih 70 persen

Kantor Pemkot Solo dan Rumah Pasien Positif Corona Disemprot Disinfektan
Indonesia
Kantor Pemkot Solo dan Rumah Pasien Positif Corona Disemprot Disinfektan

Penyemprotan disinfektan dilakukan sebagai upaya meminimalisir penyebaran virus corona di Kota Solo.

Mahfud Pastikan Penegak Hukum Tidak Penyelewengan Dana Otsus Papua
Indonesia
Mahfud Pastikan Penegak Hukum Tidak Penyelewengan Dana Otsus Papua

Pemerintah pusat perlu melakukan evaluasi bersama dengan Majelis Rakyat Papua dan Papua Barat, termasuk mengevaluasi kesenjangan antarwilayah adat yang masih terjadi.

Jenazah Wakil Jaksa Agung yang Tewas akibat Kecelakaan Bakal Dimakamkan Esok
Indonesia
Jenazah Wakil Jaksa Agung yang Tewas akibat Kecelakaan Bakal Dimakamkan Esok

Jenazah Arminsyah kini disemayamkan di rumah duka, di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

Pemprov DKI Belum Izinkan Live Music di Kafe, Bahayanya?
Indonesia
Pemprov DKI Belum Izinkan Live Music di Kafe, Bahayanya?

Pemerintah DKI hanya mengizinkan konser dengan konsep drive-in mulai 6-16 Juli 2020.

PKS Solo bakal Jadi Mitra Kritis Pemerintahan Gibran-Teguh
Indonesia
PKS Solo bakal Jadi Mitra Kritis Pemerintahan Gibran-Teguh

Ia menegaskan PKS akan tetap menjadi mitra kritis bagi Pemkot Solo terutama di tingkat DPRD, yang mana PKS Solo punya lima kursi.

Ma'ruf Amin Tegaskan Vaksinasi Nasional Tak Boleh Gagal
Indonesia
Ma'ruf Amin Tegaskan Vaksinasi Nasional Tak Boleh Gagal

Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021

  Dampak Virus Corona, Angka Kredit Macet di Solo Tembus 10,26 Persen
Indonesia
Dampak Virus Corona, Angka Kredit Macet di Solo Tembus 10,26 Persen

"Ya perusahaan itu operasionalnya terganggu. Biasanya mereka dengan mudah melakukan ekspor dan impor mengalami gangguan akibat viru corona," kata dia

Tilang Elektronik Bakal Diperluas, Cegah Potensi Penyimpangan
Indonesia
Tilang Elektronik Bakal Diperluas, Cegah Potensi Penyimpangan

Data pelanggaran lalu lintas menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih besar