TNI Diminta Jadi Relawan Penyuntikan Vaksin COVID-19 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Pemprov Jabar).

MerahPutih.com - Proses vaksinasi COVID-19 yang akan dilakukan di Indonesia, memerlukan sumber daya yang luar biasa. Ketersedian SDM akan membuat vaksinasi berlangsung cepat.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta, anggota TNI menjadi relawan petugas penyuntikan vaksin COVID-19.

"Apabila hal itu terjadi, akan menjadi sebuah sikap yang luar biasa untuk kemaslahatan masyarakat dalam menyambut kehidupan yang lebih baik pasca pandemi COVID-19,” ucapnya.

Baca Juga:

Beda Kelemahan Vaksin Astra Zenica dan Vaksin Sinovac Bandung

Ridwan Kamil yakin, anggota TNI dan perwira TNI, sangat diharapkan sebagai inspirasi sebagai benteng kedisiplinan penanganan COVID-19 sambil menunggu vaksin.

“TNI dan perwira ini merupakan sosok dan contoh untuk masyarakat, agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak),” kata Kang Emil.

Ridwan Kamil menceritakan tentang kepemimpinannya dalam menangani COVID-19. Dimulai dari menghadapi dinamika di lapangan, hingga beberapa keputusan yang diambilnya mengalami tanggapan pro kontra masyarakat.

“Saya ceritakan bahwa dinamika penanganan COVID-19 di lapangan itu sangat beragam, dan tantangannya pun tidak mudah, banyak keputusan yang didapat dengan eksperimen dan masih sering terjadi trial and error,” ujarnya.

Lab Vaksin Bio Farma
Lab Vaksin Bio Farma. (Foto: bumn.go.id).

Selain itu, dirinya pun menyebutkan empat tipe kepemimpinan dalam penanganan COVID-19, yang pertama adalah kepemimpinan sensitif yang selalu menghadirkan solusi-solusi untuk keluar dari tekanan.

“Kedua, kepemimpinan responsif, di mana pemimpin langsung cepat tanggap untuk datang ke setiap lokasi kejadian penularan COVID-19 dan bisa memberikan rasa tenang masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, jadi pemimpin jangan sampai menerapkan pola kepemimpinan defensif dan represif yang pada kenyataannya tidak akan memberikan ketenangan, serta solusi untuk kebutuhan masyarakat. “Jadi pemimpin itu, harus memberikan sense of hope untuk masyarakat,” tutur Kang Emil. (Iman HA/Jawa Barat).

Baca Juga:

Diplomasi Vaksin COVID-19 Ala Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemendikbud Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan Pencegahan Penyakit Pneumonia
Indonesia
Kemendikbud Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan Pencegahan Penyakit Pneumonia

Warga sekolah juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan

Wujudkan Ikhtiar Menolong Sesama saat Pandemi Lewat Aksi #Donordirumahaja
Indonesia
Wujudkan Ikhtiar Menolong Sesama saat Pandemi Lewat Aksi #Donordirumahaja

Nur Azizah (28), perempuan pekerja swasta yang berinisiatif membuat gerakan donor darah bersama.

Masuki Massa Transisi di DKI, Pengguna KRL Melonjak
Indonesia
Masuki Massa Transisi di DKI, Pengguna KRL Melonjak

Penambahan jadwal ini melihat kecenderungan dalam tiga hari terakhir terdapat peningkatan jumlah pengguna sekitar 10 – 13 persen.

Jadi Anggota Komunikasi Penanganan COVID-19, Ini Tugas dan Profil Reisa Broto Asmoro
Indonesia
Jadi Anggota Komunikasi Penanganan COVID-19, Ini Tugas dan Profil Reisa Broto Asmoro

Reisa masuk menjadi anggota tim komunikasi Gugus Tugas karena latar belakangnya sebagai dokter, penggiat lawan corona, dan publik figur.

Djoko Tjandra Jadi Tersangka Pemberi Suap untuk Pinangki
Indonesia
Djoko Tjandra Jadi Tersangka Pemberi Suap untuk Pinangki

Pemberian suap diduga berkaitan dengan permohonan Peninjauan Kembali (PK) dan pengurusan fatwa ke Mahkamah Agung (MA).

Polisi Dinilai Punya Dasar Hukum Tolak Laporan Munarman
Indonesia
Polisi Dinilai Punya Dasar Hukum Tolak Laporan Munarman

Agar laporan kepada polisi ditindaklanjuti perlu memerhatikan tentang dugaan tindak pidana yang dilaporkan

Pembantaian Satu Keluarga di Sigi Bukti Negara Tak Hadir Melindungi Warga
Indonesia
Pembantaian Satu Keluarga di Sigi Bukti Negara Tak Hadir Melindungi Warga

"Kelompok MIT ini sudah beberapa kali melakukan aksi teror dengan memenggal kepala orang yang dianggap sebagai musuh," jelas Stanislaus

Jokowi Ingatkan Jangan Lupakan Petani dalam Stimulus Ekonomi COVID-19
Indonesia
Jokowi Ingatkan Jangan Lupakan Petani dalam Stimulus Ekonomi COVID-19

Harus diarahkan untuk para petani agar mereka tetap dapat menjaga produksi pangan di dalam negeri.

Terdampak Corona, Penjualan Daging Sapi di Yogyakarta Masih Merosot Tajam
Indonesia
Terdampak Corona, Penjualan Daging Sapi di Yogyakarta Masih Merosot Tajam

"Awal-awal corona orang pada nggak gelar hajatan. Yang punya cathering sepi order. Jadi daging nggak laku," kata wanita yang biasa dipanggil Tuti ini

Pegawai Hiburan Malam Minta Diskotek Dibuka, DPRD DKI: Sabarlah
Indonesia
Pegawai Hiburan Malam Minta Diskotek Dibuka, DPRD DKI: Sabarlah

"Misal seandainya terjadi kluster baru ditempat tertutup, yang akan dirugikan kan mereka sendiri," ungkapnya.