TNI Bersihkan Sejumlah Stasiun dan Rumah Ibadah untuk Cegah Penyebaran Corona TNI melakukan pembersihan di beberapa fasiltas publik menggunakan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerehPutih.com - Sejumlah personel TNI melakukan pembersihan di beberapa fasiltas publik menggunakan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona. Lokasi yang menjadi perhatian antara lain stasiun dan pusat keramaian.

Seperti di Stasiun Gambir, tampak sejumlah aparat TNI melakukan pembersihan dengan menyemprotkan disinfektan ke beberapa titik. Mereka juga mengenakan pakaian pelindung untuk mencegah tubuh terkena kuman.

Baca Juga:

Satu Pasien Corona yang Dirawat di RSPI Meninggal

Menurut Dandim 0501/JP BS Kolonel (Inf) Wahyu Yudhayana, penyemprotan disinfektan perlu untuk mencegah adanya virus corona.

"Ini kami masifkan. Kami fokuskan karena ini titik masuk dan keluar masyarakat. Seperti Stasiun Gambir, Stasiun Senen, Juanda, Tanah Abang, Palmerah, dan Kemayoran," kata Wahyu di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3).

Di stasiun sendiri yang menjadi fokus pembersihan adalah railink, pegangan tangan, tangga naik, kursi, lift dan ruang tunggu.

"Pokoknya akses yang banyak berkumpul masyarakat," imbuh Wahyu.

Dandim 0501/JP BS Kolonel (Inf) Wahyu Yudhayana. (Foto: MP/Kanugrahan)
Dandim 0501/JP BS Kolonel (Inf) Wahyu Yudhayana. (Foto: MP/Kanugrahan)

Wahyu melanjutkan, pihaknya juga akan melakukan pembersihan di masjid yakni dengan mengerahkan babinkantibmas untuk melipat karpet salat dan membersihkanya.

"Karena masyarakat salat pakai karpet. Makanya itu kami bersihkan. Itu juga salah satu sarana yang bisa membuat kuman berkumpul. Ini waktunya kami bersihkan sehinga saat salat subuh sudah bersih," jelas Wahyu.

Ia juga bakal melakukan program pembersihan di wilayah koramil untuk menenkam pola hidup sehat.

"Babinsa juga yang sering ketemu masyarakat. Diminta menjaga kebersihan, menggunakan masker. Pokoknya selalu menjaga kebersihan," sebut Wahyu.

Baca Juga:

Pemprov Bali dan Jubir Pemerintah Kasus Corona tidak Kompak, Begini Reaksi Moeldoko

Masyarakat, lanjut Wahyu, juga diminta untik tenang dan tak terpancing dengan isu virus corona.

"Masyarakat tenang, tak percaya isu-isu yang tak benar. Jangan resah dan tenang dulu. Lalu teratur hidupnya dan makan yang sehat;" sebut lulusan AKMIL 1998 ini.

Operasi pembersihan ini berlangsung sampai virus corona menghilang. "Pokoknya sampai corona dinyatakan hilang oleh pemerintah," sebut Wahyu. (Knu)

Baca Juga:

3 Pasien Positif Corona RS Persahabatan Sembuh, 1 Sudah Pulang


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH