TNI Bangun Dua Posko Crisis Center Kapal Selam Hilang Kontak Foto arsip KRI Nanggala tahun 2012. Kapal Selam KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak di perairan Bali pada Rabu (21/4/2021). (Dok ANTARA Jatim/M Risyal Hidayat/zk)

MerahPutih.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendirikan dua Posko Crisis Center terkait hilang kontaknya kapal selam KRI Nanggala 402 di utara perairan Bali pada Rabu (21/4) kemarin.

Posko Crisis Center didirikan di Markas Komando Armada II di Surabaya, Jawa Timur dan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi, Jawa Timur.

"Sebagai Posko Crisis Center itu direncanakan di Mako Armada 2 Surabaya dan juga direncanakan ada di Lanal Banyuwangi," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad dalam keterangan pers, Kamis (22/4).

Baca Juga:

Ada Tumpahan Minyak di Lokasi Hilangnya Kapal Selam KRI Nanggala

Menurut Achmad Riad, proses pencarian masih terus dilakukan.

Saat ini, terdapat lima KRI dan satu helikopter yang dikerahkan untuk mencari dan memastikan keadaan KRI Nanggala 402.

"Saat ini ada lima KRI dan satu helikopter yang melakukan operasi pencarian dengan kekuatan personel 400 orang," kata Achmad Riad.

Posko Crisis Center didirikan untuk memudahkan koordinasi proses pencarian dan penyelamatan.

Untuk itu, Posko Crisis Center akan dilengkapi berbagai perlengkapan.

"Beberapa peralatan pendukung, seperti ambulans MHT, hiperbarik chamber itu apabila ditemukan crew, jadi langsung dilakukan penyelamatan," katanya.

Kapal selam KRI Nanggala 402. Foto: ANTARA
Kapal selam KRI Nanggala 402. Foto: ANTARA

Salah satu KRI yang dikerahkan adalah KRI Rigel 933.

KRI Rigel pernah terlibat dalam operasi pencarian pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Januari 2021 lalu.

Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL) Kementerian ESDM turut membantu pencarian KRI Nanggala 402.

Baca Juga:

Cari Kapal Selam, KRI RE Martadinata Sempat Deteksi Pergerakan Bawah Air

Tak hanya dari dalam negeri, sejumlah negara juga menawarkan bantuan untuk mencari KRI Nanggala 402.

Dua negara tetangga, Singapura dan Malaysia menawarkan bantuan untuk mengerahkan kapal penyelamat.

Kapal MV Swift Rescue yang dikerahkan Singapura diperkirakan akan tiba pada Sabtu (24/4) dan Kapal MV Mega Bakti milik Malaysia diperkirakan akan tiba di lokasi pada Senin (26/4). (Knu)

Baca Juga:

TNI AL Kerahkan Dua Kapal Selam Cari KRI Nanggala 402

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mulai Agustus, SIM C Kendaraan Bermotor Dibagi Tiga Jenis
Indonesia
Mulai Agustus, SIM C Kendaraan Bermotor Dibagi Tiga Jenis

Untuk dapat memiliki SIM CII maka SIM CI yang dimiliki telah digunakan selama 12 bulan sejak SIM CI diterbitkan

Pencarian Pesawat Sriwijaya Air Diperluas, Tim SAR Fokus di Bawah Permukaan Laut
Indonesia
Pencarian Pesawat Sriwijaya Air Diperluas, Tim SAR Fokus di Bawah Permukaan Laut

Tim SAR terus melakukan pencarian korban dan bangkai pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan utara Jakarta.

BMKG Minta Waspadai Hujan Lebat di Sebagian Sumatera hingga Papua
Indonesia
BMKG Minta Waspadai Hujan Lebat di Sebagian Sumatera hingga Papua

BMKG mengingatkan untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

6 Fraksi Desak Ketua DPRD Gelar Pelepasan Saham Miras DKI
Indonesia
6 Fraksi Desak Ketua DPRD Gelar Pelepasan Saham Miras DKI

Sebanyak 6 fraksi DPRD DKI sudah mengirimkan surat resmi ke pimpinan Prasetyo Edi Marsudi untuk mendesak pembahasan pelepasan saham bir milik pemprov di PT Delta Jakarta.

Pengesahan UU Ciptaker Bentuk Persekongkolan Jahat Pemerintah, DPR dan Pengusaha
Indonesia
Pengesahan UU Ciptaker Bentuk Persekongkolan Jahat Pemerintah, DPR dan Pengusaha

Din menyebut pengesahan UU sapu jagad tersebut sebagai bentuk persekongkolan jahat.

Pemkot Tutup Pedestrian Lingkar Kebun Raya Bogor
Indonesia
Pemkot Tutup Pedestrian Lingkar Kebun Raya Bogor

Pemerintah Kota Bogor segera menutup pedestrian yang melingkari Kebun Raya Bogor atau jalur sistem satu arah (SSA) dari aktivitas warga.

5 Seleksi Mandiri ITB, Salah Satunya Bisa Bebas Biaya Kuliah
Lainnya
5 Seleksi Mandiri ITB, Salah Satunya Bisa Bebas Biaya Kuliah

Seleksi Mandiri ITB 2021 juga menerima pendaftar pemegang Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) yang jika lolos seleksi akan dibebaskan dari biaya kuliah atau masuk kategori UKT1 Rp0.

KPK Periksa Eks Bos Sarana Jaya Terkait Kasus Korupsi Lahan DKI
Indonesia
KPK Periksa Eks Bos Sarana Jaya Terkait Kasus Korupsi Lahan DKI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap eks Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles, Jumat (23/7).

Pilkada Berlanjut, Pemerintah dan DPR Hanya Mikir Kekuasaan
Indonesia
Pilkada Berlanjut, Pemerintah dan DPR Hanya Mikir Kekuasaan

"Kekuasaan disamakan dengan kepemimpinan dan kekuasaan tidak lagi mengindahkan aspek moral dalam kehidupan kita sebagai bangsa," tutur Allisa.