TNI AL Evakuasi Benda Mirip Rudal dengan Tulisan China di Anambas Benda mirip rudal ditemukan di Anambas, Kepri, Selasa (19/1). (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Personel Pangkalan TNI AL (Lanal) Tarempa telah mengevakuasi benda menyerupai peluru kendali (rudal) yang ditemukan warga Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.

"Benda tersebut telah diamankan ke Lanal Tarempa agar warga setempat tidak khawatir," kata Danlanal Tarempa Letkol (P) Efran Indra melalui Kepala Dispen Lantamal IV Tanjungpinang Mayor Mar Saul Jamlaay, Jumat (22/1).

Kendati demikian, Saul menyatakan sampai saat ini pihaknya belum mengetahui apa sebenarnya benda tersebut.

Baca Juga:

TNI AL Dukung Operasi Lanjutan Pencarian Korban Sriwijaya Air

"Masih diidentifikasi. Kami segera informasikan kalau memang sudah ada hasilnya," ujar Saul dikutip Antara.

Sebelumnya, benda mirip rudal berwarna biru dengan beberapa tulisan China itu ditemukan oleh seorang nelayan bernama Ain dan putranya Aris di tepian pantai di Kecamatan Siantan, sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa (19/1).

Peta Kepulauan Anambas. (Foto: MP/Google Maps)
Peta Kepulauan Anambas. (Foto: MP/Google Maps)

Berat benda tersebut diperkirakan sekitar 25 kilogram dengan panjang 1,5 meter.

Ain mengaku kebingungan ketika pertama kali menemukan benda itu, karena tidak pernah melihat sebelumnya.

Baca Juga:

Tangani Korban Gempa, RS Terapung TNI AL Bersandar di Mamuju Sulbar

"Saya memang tidak tahu nama alat ini," kata Ain.

Atas penemuan benda itu, kata dia, warga sekitar langsung melaporkan ke Pemkab Anambas serta pihak yang berwajib. (*)

Baca Juga:

TNI AL Kerahkan Pasukan Khusus Buat Evakuasi Korban Banjir Kalsel

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polemik Celeng Vs Banteng di PDIP, Aria Bima: Kader Jangan Kebablasan
Indonesia
Polemik Celeng Vs Banteng di PDIP, Aria Bima: Kader Jangan Kebablasan

"Dinamika politik itu hal biasa, tetapi jangan kebablasan," kata dia.

PKS Nilai PP Statuta UI Jadi Preseden Buruk bagi Independensi Akademik
Indonesia
PKS Nilai PP Statuta UI Jadi Preseden Buruk bagi Independensi Akademik

Ia menilai PP Statuta UI yang baru preseden buruk bagi independensi akademik.

Kemenkes Laporkan 5.227 Kasus Omicron di Indonesia
Indonesia
Kemenkes Laporkan 5.227 Kasus Omicron di Indonesia

Jumlah kasus Omicron di Indonesia berdasarkan hasil deteksi acak hingga saat ini berjumlah 5.227 kasus yang didominasi transmisi lokal.

Di Kaltim, 508 Anak Yatim Piatu Akibat Pandemi COVID-19
Indonesia
Di Kaltim, 508 Anak Yatim Piatu Akibat Pandemi COVID-19

Empat kabupaten belum memasukan data anak yatim, piatu dan yatim piatu di daerahnya. Yakni, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Paser dan Kabupaten Mahakam Ulu.

Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Tangerang Lompati Target
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Tangerang Lompati Target

Kabupaten Tangerang diklaim mencapai target 70 persen pencapaian target minimal vaksinasi COVID-19 yang ditetapkan pemerintah.

Begini Cara Dapatkan Kartu Nikah Digital
Indonesia
Begini Cara Dapatkan Kartu Nikah Digital

Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan untuk menghentikan penerbitan kartu nikah fisik. Sebagai gantinya, Kementerian Agama meluncurkan kartu nikah digital yang mulai dirilis pada akhir Mei 2021.

Terduga Teroris di Lampung Kumpulkan Dana Rp 70 Juta per Bulan dari Kotak Amal
Indonesia
Terduga Teroris di Lampung Kumpulkan Dana Rp 70 Juta per Bulan dari Kotak Amal

"Setiap bulan rata-rata untuk BM ABA Lampung mampu menghimpun dana sebesar 70 juta per bulan," terang Kabag Bantuan Operasi Densus 88, Kombes Aswin Siregar

KPK Periksa Kabag Sekretariat MKD DPR Terkait Kasus Walkot Tanjungbalai
Indonesia
KPK Periksa Kabag Sekretariat MKD DPR Terkait Kasus Walkot Tanjungbalai

Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SRP

Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS Kemenkumham Batal Gara-Gara 14 Orang
Indonesia
Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS Kemenkumham Batal Gara-Gara 14 Orang

Hasil Tes SKD CPNS Kemenkumham yang harusnya sudah dirilis 13-14 November 2021 lalu ditunda.

Belum Usul Nama Capres dari Internal, PPP Fokus ke Hal Ini
Indonesia
Belum Usul Nama Capres dari Internal, PPP Fokus ke Hal Ini

Menurutnya, banyak energi bangsa Indonesia yang seharusnya dijadikan produktivitas namun menjadi hal yang tidak produktif