TNI-AD Siap Dukung Segala Inovasi Tangani COVID-19 di Indonesia Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa saat memberikan keterangan pers di Mabesad, Jakarta, Rabu (24/6). ANTARA/Syaiful Hakim

Merahputih.com - TNI AD menyatakan siap mendukung segala inovasi yang dilakukan untuk menangani pandemi COVID-19, termasuk yang dilakukan peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

"TNI Angkatan Darat siap mendukung segala bentuk inovasi untuk menangani pandemi COVID-19 di Indonesia," kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Andika Perkasa dalam pernyataan tertulisnya, Senin (21/9).

Baca Juga

Beri Motivasi Mahasiswa Baru UGM, Jenderal Andika Perkasa: Jangan Kecewakan Orangtua Anda

UGM Yogyakarta melakukan penelitian tentang inovasi alat kesehatan untuk menangani pandemi virus COVID-19 yang diberi nama GeNose, sebuah alat tes pendeteksi virus COVID-19 dari tiupan napas.

Untuk menunjukkan dukungannya, KSAD menyempatkan menghadiri undangan UGM untuk memberikan paparan hasil penelitian dan ajakan kerja sama dalam proses penelitian tersebut, di sela agenda kunjungan kerjanya di Yogyakarta.

Andika Perkasa
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat olahraga pagi di di Mabesad, Jakarta, Rabu (24/6). Foto: MP/Kanu

Dalam acara tersebut, KSAD didampingi Komandan Resort Militer 072/Pamungkas, Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan beserta jajaran, mendengarkan paparan dari Dr Kuwat Triyana, selaku Tim Inventor Peneliti UGM mengenai hasil sementara penelitian.

"Kami coba untuk jelaskan prinsip kerjanya, seperti ini Bapak, kita ambil pakai kantong plastik kemudian ini kita ganti, nanti tinggal disedot menggunakan pompa masuk ke ruang sensor. Nanti ruang sensor ini yang ada di dalam ini yang nanti akan men-'sensing' gas-gas yang keluar dari napas tadi," beber dia.

Bahkan, Kuwat menyebutkan akurasi alat tes COVID-19 melalui tiupan nafas itu bisa mencapai 97 persen.

Baca Juga

KASAD Jenderal Andika Perkasa Bantah TNI AD Punya Data Hasil Pemilu 2019

Dari paparan itu, Andika merespons baik ajakan kerja sama dari pihak UGM dalam sambutannya, setelah mendengarkan paparan hasil penelitian.

"Uji diagnostik dengan uji klinis apa yang bisa kami bantu, misalnya dibutuhkan rumah sakit kami siap bantu, pokoknya kita dukung lebih cepat lebih bagus. Karena waktu ini kita urgen sekali, tanpa mem-'by pass' tadi multi central kita penuhi toh kami punya fasilitas perijinan segala macam akan lebih mudah. Saya pendukung 'inventions' apapun,” ujar KSAD. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jumlah Personel Pengamanan Sidang Rizieq Tergantung Tingkat Potensi Ancaman dan Kerawanan
Indonesia
Jumlah Personel Pengamanan Sidang Rizieq Tergantung Tingkat Potensi Ancaman dan Kerawanan

Sidang perkara kekarantinaan kesehatan bakal degelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur

LPSK Nilai Revisi UU ITE Sebagai Langkah Maju
Indonesia
LPSK Nilai Revisi UU ITE Sebagai Langkah Maju

"LPSK menilai saat ini adalah momentum yang tepat untuk meninjau ulang norma UU ITE," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu.

Jokowi Tunjuk Muhadjir Effendy Jadi Menteri Sosial Gantikan Juliari
Indonesia
Jokowi Tunjuk Muhadjir Effendy Jadi Menteri Sosial Gantikan Juliari

Presiden Jokowi menunjuk Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy untuk melaksanakan tugas sebagai Mesos menggantikan Juliari P Batubara.

Bupati Karanganyar Bolehkan Warga Adakan Salat Idulfitri di Masjid
Indonesia
Bupati Karanganyar Bolehkan Warga Adakan Salat Idulfitri di Masjid

Hal tersebut bertentangan dengan anjuran pemerintah pusat dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Lereng Merapi Jadi Favorit Wisatawan saat Libur Panjang Maulid Nabi
Indonesia
Lereng Merapi Jadi Favorit Wisatawan saat Libur Panjang Maulid Nabi

Destinasi wisata di lereng Gunung Merapi masih menjadi lokasi favorit para wisatawan menikmati liburan panjang peringatan Maulid Nabi akhir Oktober 2020.

KPK Didesak Selidiki Mafia Hukum Kasus Suap Djoko Tjandra
Indonesia
KPK Didesak Selidiki Mafia Hukum Kasus Suap Djoko Tjandra

Komjak meyakini penyidikan kasus itu belum selesai karena masih dapat didalami dari keterangan Djoko Tjandra dan Andi Irfan, yang juga dijerat pasal pemufakatan jahat.

COVID-19 Belum Mereda, Muktamar Muhammadiyah ke-48 Kembali Ditunda 2021
Indonesia
COVID-19 Belum Mereda, Muktamar Muhammadiyah ke-48 Kembali Ditunda 2021

Payung hukum tersebut akan disiapkan pada tanggal 19 Juli mendatang

Komnas Anak Curiga PPDB DKI Sengaja Dikacaukan
Indonesia
Komnas Anak Curiga PPDB DKI Sengaja Dikacaukan

Komnas Anak memanggil Pemprov DKI untuk mengkonfirmasi terhadap pelaksaan PPDB DKI 2020

 Kemenparekraf Kembali Sumbang APD Penanganan COVID-19
Indonesia
Kemenparekraf Kembali Sumbang APD Penanganan COVID-19

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BNPB karena telah menerima bantuan dan berkenan membantu dalam mendistribusikan kepada para tenaga medis.

Bio Farma Luncurkan Kemasan Baru Vaksin COVID-19
Indonesia
Bio Farma Luncurkan Kemasan Baru Vaksin COVID-19

Indonesia kembali menerima bahan baku vaksin COVID-19 gelombang ke-2 dari Sinovac sebanyak 10 juta dosis, Selasa (2/2).