TNI AD Jawab Isu Kerahkan Tank untuk Penyekatan Mudik Sebuah tank milik TNI AD diduga berada di perbatasan Bekasi-Bogor.(Tangkapan layar)

MerahPutih.com - TNI Angkatan Darat (TNI AD) membantah telah mengerahkan tank untuk melakukan penyekatan larangan mudik di perbatasan Bekasi-Bogor, Jawa Barat, seperti viral di media sosial.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan, keberadaan tank dan sejumlah prajurit TNI di lokasi tersebut untuk melakukan latihan. Lokasi latihan itu pun, kata dia, jaraknya tak jauh dengan lokasi penyekatan arus mudik.

Baca Juga

Pemerintah Diminta Bersiap Hadapi Skenario Terburuk Tsunami COVID-19

"Itu kegiatan latihan, kebetulan jaraknya dekat dengan tempat penyekatan arus mudik," kata Tatang ketika dikonfirmasi wartawan, di Jakarta, Jumat (7/5).

Menurut dia, prajurit TNI Angkatan Darat itu memang rutin melakukan latihan di wilayah itu.

"Rutin latihan untuk memelihara kemampuan baik personelnya juga alatnya ya," kata Jenderal bintang satu ini.

Ilustrasi Tank

Dalam video viral beredar yang menunjukkan tank milik TNI digunakan pada masa penyekatan larangan mudik. Pada video itu, sebuah tank baja milik TNI tampak disiagakan di pinggir jalan.

Suara dalam video berdurasi 30 detik itu menyebutkan, kegiatan itu adalah penyekatan mudik di perbatasan Bogor-Bekasi.

Tatang menegaskan tank baja yang terekam dalam video itu tidak digunakan untuk penyekatan.

Dalam kesempatan itu, Tatang juga menjelaskan tank tersebut tidak terlalu lama terparkir di wilayah tersebut.

Begitu selesai latihan, tank itu akan kembali ke markas.

Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran selama 12 hari terhitung sejak 6-17 Mei 2021.

Kebijakan ditempuh sebagai langkah pencegahan penularan COVID-19. Polisi melakukan Operasi Ketupat 2021 yang ditujukan untuk menyekat pemudik selama masa larangan berlangsung. (Knu)

Baca Juga

Satgas Kritik Lemahnya Kinerja 5 Provinsi Dalam Kendalikan COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Data Peserta Diduga Bocor, BPJS Kesehatan Ngaku Telah Lakukan Pengamanan Berlapis
Indonesia
Data Peserta Diduga Bocor, BPJS Kesehatan Ngaku Telah Lakukan Pengamanan Berlapis

Memastikan keamanan data, BPJS Kesehatan melakukan kerja sama strategis dengan BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) dan pihak profesional.

RUPS Garuda Indonesia: Perombakan Struktural hingga Fokus Perseroan ke Depan
Indonesia
RUPS Garuda Indonesia: Perombakan Struktural hingga Fokus Perseroan ke Depan

PT Garuda Indonesia melakukan perombakan struktural dengan mengurangi jumlah komisaris dan jajaran direksi.

Kemendagri Tunda Pelantikan Bupati Sabu Raijua Terpilih?
Indonesia
Kemendagri Tunda Pelantikan Bupati Sabu Raijua Terpilih?

Pasalnya, kader PDI Perjuangan (PDIP) itu saat ini masih tercatat sebagai warga negara Amerika Serikat (AS).

Kapolri Terbitkan SE soal UU ITE, Begini Reaksi Fraksi PKS
Indonesia
Kapolri Terbitkan SE soal UU ITE, Begini Reaksi Fraksi PKS

"Kita berharap agar pelaksana di lapangan, khususnya dari petugas hukum lebih bisa menyesuaikan dan lebih persuasif. Mudah mudahan SE ini betul betul bisa dijalankan," kata anggota DPR Fraksi PKS, Sukamta

Anies Tunggu Aturan Pemerintah Pusat soal Larangan Mudik
Indonesia
Polisi Pastikan Jozeph Paul Zhang Diproses Hukum Indonesia
Indonesia
Polisi Pastikan Jozeph Paul Zhang Diproses Hukum Indonesia

"Kalau saya tidak lepaskan saya ditangkap, dipulangin. Itu namanya berkhidmat," ujar Jozeph.

Kemenag Terbitkan Panduan Perayaan Tri Suci Waisak
Indonesia
Kemenag Terbitkan Panduan Perayaan Tri Suci Waisak

Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan panduan Perayaan Tri Suci Waisak 2565 pada Rabu (26/5) di tengah pandemi COVID-19.

KPK Bantah Surat Keberatan untuk Ombudsman sebagai Pembangkangan
Indonesia
KPK Bantah Surat Keberatan untuk Ombudsman sebagai Pembangkangan

Surat keberatan KPK berkaitan dengan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai yang dinyatakan malaadministrasi oleh Ombudsman.

Buntut TWK, Direktur KPK Nyatakan Perang Terbuka dengan Ketua BKN
Indonesia
Buntut TWK, Direktur KPK Nyatakan Perang Terbuka dengan Ketua BKN

Pernyataan perang terbuka yang disampaikan pria yang karib disapa Koko itu berkaitan dengan pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK) terhadap pegawai lembaga antirasuah.