TKN Beri Bocoran Mengapa Prabowo Kalah Telak di Kandang Banteng Capres 02 Prabowo Subianto saat hendak sujud syukur klaim menangi Pilpres 2019 (MP//Ponco Sulaksono)

Merahputih.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menyatakan upaya kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang membangun posko dan berkampanye secara massif di Jawa Tengah tak berjalan dengan baik.

Sekertaris TKN, Hasto Kristiyanto mengatakan salah satu alasan Prabowo kalah di Jawa Tengah lantaran gaya kampanye seperti itu justru dinilai negatif oleh masyarakat.

"Nah justru dengan berbagai upaya dari Pak Prabowo dan Pak Sandi yang membuat posko di samping tempat kemenangan Pak Jokowi, itu dinilai negatif dalam kultur masyarakat Jawa," kata Hasto kepada wartawan, Kamis (18/4).

Menurut Hasto, kultur masyarakat Jawa tidak menyukai hal-hal yang bersifat kontradiktif. Ia menilai strategi mendirikan posko di basis Jokowi adalah hal yang keliru.

"Ini yang kemudian merupakan bagian menurut kami kekeliruan strategi ketika masuk ke Jateng dengan menggunakan berbagai pendekatan, bahkan ada kecenderungan juga untuk menggunakan sebuah isu yang tidak sesuai dengan kultur masyarakat Jawa," ujar Hasto.

Sekjen PDI Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI Hasto Kristiyanto (MP/Ponco Sulaksono)

Sementara itu, untuk provinsi Jawa Barat, Hasto menargetkan hilangnya suara Jokowi harus lebih kecil dari Pilpres 2014 lalu. Makin kecilnya selisih suara Jokowi-Ma'ruf dengan Prabowo-Sandi di Jawa Barat disebut Hasto sebagai kemajuan yang baik.

Jika dari analisis dua minggu sebelumnya, Hasto memperkirakan di Jawa Barat targetnya, mendapat 2 juta suara.

"Sehingga ketika kita bisa memperkecil dari 4,6 juta itulah menunjukkan suatu progres yang sangat baik bagi Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin," jelas Hasto. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH