TKN Balas Kritik Wacana Awang-Awang Kubu Prabowo Prabowo-Sandiaga. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Berbagai kritik dan pernyataan terus dilontarkan kubu pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto -Sandiaga Uno terhadap program Kartu Sakti yang diusung pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-KH Maruf Amin.

Terakhir Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyindir ucapan capres petahana Jokowi soal program janji Kartu Pra Kerja. Jokowi sebelumnya bilang penerima program ini nantinya bukan pengangguran. Menurut Dahnil, pernyataan Jokowi membuat masyarakat semakin bingung.

Menjawab kritik kubu Prabowo itu, Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi- Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago mengatakan yang sebenarnya bingung adalah kubu BPN yang tidak memiliki program konkrit.

"Jokowi mengeluarkan program 3 kartu baru, yakni kartu pra kerja, kartu sembako, dan kartu indonesia pintar untuk level universitas. Pemaparan mengenai program 3 kartu sakti Jokowi ini sudah sangat jelas, jika dibandingkan dengan kubu oposisi yang cenderung masih wacana di awang-awang," ujar Irma di Jakarta, Selasa (11/3).

Irma TKN
Jubir TKN KIK Irma Suryani Chaniago. (Foto; MP/Fadhli)

Irma menyebut janji penyediaan lapangan kerja yang diusung Prabowo-Sandi tidak diikuti penjelasan terperinci tentang cara mencapainya dan berapa sasarannya.

"Kalau Jokowi sudah jelas menciptakan 10,3 juta lapangan pekerjaan. Tahapannya juga jelas untuk meningkatkan kemampuan dari lulusan SMA/SMK dan universitas yang baru lulus. Kalau kubu sebelah apa langkah konkritnya," tanya Irma.

Oleh karena itu politisi dari Partai Nasdem itu sangat menyayangkan kritik yang diberikan oleh kubu oposisi terhadap program kartu sakti Jokowi.

"Menurut kami seharusnya BPN bisa lebih concern terhadap program kerja yang akan mereka lakukan kedepannya, bukan sibuk mengkritik petahana," tandasnya. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH