Tjahjo Serahkan Nama Wakilnya ke Jokowi MenPAN RB Tjahjo Kumolo. (Foto: Antara)

Merahputih.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo mengaku tak tahu dan enggan memilih siapa yang bakal mendampinginya. Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 47 Tahun 2021, akan ada posisi baru di Kementerian PAN-RB, yakni Wakil Menteri.

"Apakah diisi oleh orang profesional, orang partai politik, apapun. Jabatan menteri, wakil menteri itu jabatan politis. Sah-sah saja terserah bapak presiden," kata Tjahjo dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR, Selasa (8/6).

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Miliki Mobil Dengan Plat Nomor Sendiri di Luar Negeri

Menurut Tjahjo, perpres tersebut dibuat supaya pengisian posisi wakil menteri dapat segera diisi bila nanti telah dibutuhkan oleh presiden.

"Perpres semua kementerian kami persiapkan oleh (Kementerian) PAN-RB dan Setneg sehingga hak prerogatif presiden kalau sewaktu-waktu menambah kementerian, menambah wamen itu tidak perlu harus dipersiapkan dulu," beber dia.

Politikus PDIP itu menekankan, perpres tersebut diteken supaya presiden dapat segera menunjuk seorang wamenpan-RB bila nyatanya posisi itu dibutuhkan.

"Misalnya beliau nanti akan 'besok kalau ada tiga wamen lagi' sudah siap perpresnya. Jadi itu, jadi kami dengan setneg sudah mempersiapkan rancangan perpresnya, sudah beliau teken," ujar Tjahjo.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo. (ANTARA/HO Humas MENPANRB/pri.)
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo. (ANTARA/HO Humas MENPANRB/pri.)

Tjahjo menjelaskan selama ini memang aturan tentang kementerian negara diminta untuk mencantumkan jabatan wakil menteri. KemenPAN-RB hanya menyiapkan rancangan aturan terkait hal itu.

"Kami hanya koordinasi dengan Setneg mengenai rancangan peraturan," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah merestui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) untuk memiliki tangan kanan, alias wakil menteri.

Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) 47/2021 tentang Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Baca Juga:

PKS Nilai Posisi Wamen PAN-RB Mubazir dan Habisin Anggaran Negara

Adapun posisi wakil menteri diatur dalam pasal 2 yang menyebut, wakil menteri diangkat dan diberhentikan oleh presiden untuk membantu kerja menteri di Kementerian PAN-RB.

"Dalam memimpin KemenPAN-RB, menteri dapat dibantu oleh wakil menteri sesuai dengan penunjukan Presiden," bunyi pasal 2 ayat 1 aturan tersebut.

Menilik ke belakang, Jokowi memang kerap menambah posisi wakil menteri dalam struktur anggota Kabinet Indonesia Maju. Tercatat sudah ada 15 wakil menteri dari 34 Kementerian/Lembaga sebelum aturan ini ditandatangani. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Perkirakan 80 Juta Orang Mudik, 47 Persen Pakai Transportasi Darat
Indonesia
Polri Perkirakan 80 Juta Orang Mudik, 47 Persen Pakai Transportasi Darat

Dari jumlah tersebut, lanjut Firman, 47 persen pemudik Lebaran 2022 akan menggunakan transportasi jalur darat.

DPD Dorong Pemerintah Kembangkan Pengolahan Limbah Medis
Indonesia
DPD Dorong Pemerintah Kembangkan Pengolahan Limbah Medis

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendorong Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) berkolaborasi mengembangkan teknologi pengolahan limbah medis.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditetapkan Tersangka
Indonesia
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditetapkan Tersangka

Polisi telah menetapkan Nia Ramadhani dan suaminya Ardi Bakrie sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba.

Arus Balik Mudik Mulai Nampak di Tol Palikanci
Indonesia
Arus Balik Mudik Mulai Nampak di Tol Palikanci

Kendaraan arus balik Lebaran 2022 ke arah Jakarta di Tol Palikanci, Cirebon pada Rabu (4/5) sudah mulai terlihat. Manajer Area Jasa Marga Tollroad Operator (JMTO), Ade Rukmana mengatakan, ribuan kendaraan yang melakukan arus balik ke Jakarta mulai terlihat setelah pukul 12.00 WIB.

Setelah Anggaran Bengkak, PT KAI Diusulkan Ambil Alih Pimpinan Proyek Kereta Cepat
Indonesia
Setelah Anggaran Bengkak, PT KAI Diusulkan Ambil Alih Pimpinan Proyek Kereta Cepat

Proyek tersebut diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar USD 6,07 miliar atau Rp 86,8 triliun. Namun, setelah proyek berjalan, biaya proyek tersebut diperkirakan mencapai USD 8 miliar atau sekitar Rp 114,4 triliun.

Pemprov DKI Baru Cairkan BST ke 907.616 Orang, Per Warga Terima Rp 600 Ribu
Indonesia
Pemprov DKI Baru Cairkan BST ke 907.616 Orang, Per Warga Terima Rp 600 Ribu

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sosial melakukan pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 5 dan 6 hari ini, Senin (19/7), kepada warga terdampak PPKM Darurat.

Jumlah Pasien Sembuh Hampir Dua Kali Lipat Penambahan Harian Kasus COVID-19
Indonesia
Jumlah Pasien Sembuh Hampir Dua Kali Lipat Penambahan Harian Kasus COVID-19

Akumulasi positif saat ini lebih dari 4 juta atau sebanyak 4.043.736 kasus.

Sejumlah Obat dan Terapi Plasma Konvalesen Tak Lagi Dianjurkan untuk Tangani COVID-19
Indonesia
Sejumlah Obat dan Terapi Plasma Konvalesen Tak Lagi Dianjurkan untuk Tangani COVID-19

Ada pedoman baru soal obat bagi pasien yang tengah menjalani perawatan maupun isolasi mandiri.

PKS Tegaskan PP yang Bolehkan Rektor UI Rangkap Jabatan Harus Digugat
Indonesia
PKS Tegaskan PP yang Bolehkan Rektor UI Rangkap Jabatan Harus Digugat

Mengurus UI yang besar dan jadi tumpuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa saja sudah amanah besar

Wagub DKI Yakin Pembangunan Sirkuit Formula E Rampung Tepat Waktu
Indonesia
Wagub DKI Yakin Pembangunan Sirkuit Formula E Rampung Tepat Waktu

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyakini lintasan Formula E yang akan dibangun di Ancol akan selesai tepat waktu.