Tjahjo Anggap Usulan ASN Diberdayakan Jadi 'Influencer' Baik-Baik Saja MenPAN-RB Tjahjo Kumol (MP/Ponco)

Merahputih.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menanggapi adanya wacana Kementerian Komunikasi dan Informatika yang ingin memberdayakan aparatur sipil negara menjadi influencer.

"Saya kira baik-baik saja. Pada prinsipnya, pemerintah ingin membangun sistem ASN yang profesional, memanfaatkan waktu kerja secara maksimal dan memberikan prestasi untuk menciptakan inovasi-inovasi," kata Tjahjo di Kantor Kemenpan RB, Sabtu (7/12).

Baca Juga

Lewat Online, Begini Alur Pendaftaran CPNS 2019

Pemerintah membebaskan setiap usulan kebijakan apa pun selama dikoordinasikan. Tjahjo mencontohkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa yang memiliki ide agar sebagian ASN dengan pertimbangan tertentu bisa bekerja dari rumah.

Ia mengatakan bahwa Suharso Monoarfa langsung menyiapkan konsep dari ide tersebut untuk bisa dipelajari secara bersama-sama.

"Itu 'kan baik. Sepanjang itu efektif dan efisien serta bisa lebih mengoptimalkan kinerja, mempercepat pengambilan keputusan dan kebijakan, enggak ada masalah," ujar Tjahjo.

tjahjo
MenPAN-RB Tjahjo Kumolo (MP/Kanu)

Kementerian Komunikasi dan Informatika merangkul influencer atau penggiat media sosial untuk ikut mensosialisasikan dan menginformasikan program-program pemerintah agar sebarannya menjadi lebih luas.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Widodo Muktiyo mengatakan bahwa penggiat media sosial bisa membantu menyiarkan informasi tentang program-program pemerintah kepada masyarakat, terutama generasi milenial.

Baca Juga:

Pemkot Solo Anggarkan Dana Rp1,5 Miliar untuk Rekrutmen CPNS

ASN yang aktif di media sosial dan memiliki jumlah follower yang besar bakal mendapat wewenang khusus untuk menyebar informasi terkait dengan program pemerintah kepada masyarakat. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Akumulasi Kekecewaan Pada Jokowi
Indonesia
Akumulasi Kekecewaan Pada Jokowi

Peristiwa penolakan UU Cipta Kerja merupakan akumulasi dari kekecewaan masyarakat terhadap periode kedua pemerintahan Joko Widodo, tidak bisa dilihat semata-mata karena UU Omnibus Law.

Kebakaran Gedung Kejagung, Polisi Masih Kaji Keterangan dari 99 Saksi
Indonesia
Kebakaran Gedung Kejagung, Polisi Masih Kaji Keterangan dari 99 Saksi

Keterangan ini dibutuhkan untuk mengungkap apakah ada unsur kesengajaan atau peristiwa ini murni musibah

Wah, Puncak Bogor Bakal Dilengkapi Rest Area  Seluas 7 Hektar
Indonesia
Wah, Puncak Bogor Bakal Dilengkapi Rest Area Seluas 7 Hektar

Pembangunan rest area ini, kata Basuki, merupakan bagian dari program penataan kawasan Puncak bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor .

Pemerintah Khawatir Ekonomi Terhenti jika Lockdown
Indonesia
Pemerintah Khawatir Ekonomi Terhenti jika Lockdown

Pusat sudah memerintahkan pemerintah daerah segera melakukan konsolidasi terhadap daerah yang sudah ada temuan positif virus corona.

RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Rawat 428 Pasien COVID-19
Indonesia
RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran Rawat 428 Pasien COVID-19

Dari 428 pasien yang tengah mendapat perawatan isolasi, di antaranya 81 orang berstatus orang dalam pemantauan

Pemprov DKI Kerahkan Mobil Lab Percepat Deteksi COVID-19 di Zona Merah
Indonesia
Pemprov DKI Kerahkan Mobil Lab Percepat Deteksi COVID-19 di Zona Merah

Kolaborasi ini mendapat dukungan pendanaan dari Nama Foundation.

KPK Usul Pegawai Tetap Tak Perlu Tes Jadi ASN
Indonesia
KPK Usul Pegawai Tetap Tak Perlu Tes Jadi ASN

KPK telah mengusulkan agar pegawai tetap lembaga antirasuah tak perlu mengikuti tes ketika beralih status menjadi aparatur sipil negara.

Menhub Cek Kesiapan KRL Solo-Yogyakarta Pengganti KA Prameks
Indonesia
Menhub Cek Kesiapan KRL Solo-Yogyakarta Pengganti KA Prameks

Sesuai rencana KRL akan dioperasikan pada Oktober tahun ini.

PDP dan Positif Terus Bertambah, Pemkot Solo Siapkan Rumah Sakit Khusus Tangani COVID-19
Indonesia
PDP dan Positif Terus Bertambah, Pemkot Solo Siapkan Rumah Sakit Khusus Tangani COVID-19

"Yang terjadi jika RSUD Bung Karno benar-benar dimanfaat sebagai rumah sakit khusus covid-19 justru kekurangan tenaga medis," kata dia.

Bank DKI Gandeng Ancol Terapkan Transaksi Non Tunai
Indonesia
Bank DKI Gandeng Ancol Terapkan Transaksi Non Tunai

Adapun layanan non tunai e-channel Bank DKI seperti JakCard, Kartu Debit GPN baik Bank DKI ataupun bank lain serta menerima transaksi QR Code JakOne Mobile ataupun QRIS.