Tjahjo Ancam Pecat PNS Pusat yang Enggak Mau Pindah ke Ibu Kota Baru Menpan RB Tjahjo Kumolo. ANTARA/Boyke Ledy Watra

MerahPutih.com - Menteri Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo memastikan seluruh aparatur sipil negara (ASN) pemerintahan pusat wajib mau dipindah tugas ke ibu kota baru nantinya. Jika tidak mau, mereka bakal terancam dipecat sebagai ASN.

"Mundur kalau tidak mau, tidak mau itu ya tidak bisa, itu prinsipnya," kata Tjahjo, uai menjadi pembicara dalam rangkaian acara Hari Pers Nasional (HPN) di Kalsel, di Hotel Area Barito, Banjarmasin, Jumat (7/2).

Baca Juga:

Jika Ibu Kota Indonesia Pindah, Sejuta ASN Juga Ikut

Namun, Tjahjo memberikan pengecualian bagi ASN yang sudah masuk pensiun atau sudah sakit-sakitan. Menurut dia, saat ini Kemenpan-RB tengah menginventarisir ASN pusat yang pada 2023 dan 2024 berapa yang akan pensiun.

ASN
Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). (Net/Ist)

"Kalau tidak seperti itu, ya tidak bisa, sebab ASN itu harus siap ditempatkan di mana saja," tegas kader PDIP itu, dikutip dari Antara.

Menpan-RB beralasan negara sudah memberikan pendidikan kepada ASN dengan biaya yang tidak sedikit, hingga keahliannya atau kemampuannya harus dicurahkannya demi negara. "Tidak bisa mau enak-enak saja di Jakarta," ujar dia.

Lebih jauh, Tjahjo menekankan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pemindahan ibu kota negara yang baru nanti di wilayah Kalimantan Timur dilakukan sekaligus, termasuk ASN. Apalagi, kata dia, sudah dipikirkan matang untuk pemindahan ibu kota baru yang serba smart dan moderen itu dibutuhkan SDM yang mempuni.

"Karena ini kota baru ini akan berkelas dunia, yang bisa juga menyerap investasi," tutup Menpan-RB. (*)

Baca Juga:

Skema Pembiayaan Ibu Kota Baru Bakal Dirombak



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH