Tito Yakin Komjen Listyo Mampu Rangkul Senior-Junior Mendagri Tito Karnavian. (ANTARA/HO-Kemendagri)

MetahPutih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meyakini calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo mampu merangkul senior maupun junior di tubuh Korps Bhayangkara.

Tito menilai, Listyo merupakan pribadi yang santun sehingga mampu merangkul semua pihak.

"Termasuk kemampuan beliau merangkul semua pihak senior-junior, kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik," kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/1).

Baca Juga:

Kompolnas Beberkan Sederet Tantangan Bagi Komjen Listyo Sigit

Tito saat jadi Kapolri pada periode 2016 hingga 2019 pernah menjadi atasan Listyo. Listyo saat itu menduduki dua jabatan strategis, yakni Kapolda Banten dan Kadiv Propam Mabes Polri.

"Situasi Banten, saya lihat tenang, cool, dan kinerja yang sangat baik selama di Polda Banten. Kemudian yang kedua saat Kadiv Propam juga, beliau sangat membantu saya dan sangat mendukung, terutama dalam rangka untuk mengawasi kinerja anggota," bebernya.

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (Foto: ANTARA/Istimewa)
Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (Foto: ANTARA/Istimewa)

Apalagi, kata Tito, Listyo yang lebih dari setahun menjabat Kabareskrim menorehkan kinerja yang memuaskan. Dengan segudang pengalaman itu, menurut Tito, Listyo layak menjadi Kapolri.

"Saya merasa bahwa Pak Sigit meskipun berusia muda tapi matang. Saya sangat paham Pak Sigit sangat tegas, beliau sangat tegas. Sehingga sekali lagi, saya berpandangan Pak Sigit sudah sangat siap jadi Kapolri," kata Tito.

Baca Juga:

Pesan BPIP untuk Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo

Lebih lanjut, purnawirawan jenderal bintang empat ini memberi selamat dan dukungan pada Listyo.

"Saya doakan semoga prosesnya lancar, dan saya doakan bisa mengemban amanah ini dengan baik," kata Tito. (Pon)

Baca Juga:

Listyo Sigit 'Langkahi' Dua Angkatannya, Kompolnas: Semua Pasti Menerima

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mahasiswa PTN Yogyakarta KKN di Masa Pandemi, Bagaimana Caranya?
Indonesia
Mahasiswa PTN Yogyakarta KKN di Masa Pandemi, Bagaimana Caranya?

Mahasiswa melakukan pemberdayaan masyarakat dari lokasi masing-masing.

NU dengan Senang Hati Maafkan Nadiem Makarim, Tapi...
Indonesia
Kapolri Copot Kewenangan Penyidikan 1.062 Polsek se-Indonesia
Indonesia
Kapolri Copot Kewenangan Penyidikan 1.062 Polsek se-Indonesia

Keputusan merujuk Surat Kapolri yang diteken 23 Maret 2021.

Mahfud MD Tegaskan Pemerintah tak Proses Hukum Din Syamsuddin
Indonesia
Mahfud MD Tegaskan Pemerintah tak Proses Hukum Din Syamsuddin

Untuk itu, pemerintah tidak akan pernah memproses hukum Din atas sikap kritisnya.

Pencopotan Dua Jenderal Bukti Negara Tak Main-main Hadapi Rizieq Shihab
Indonesia
Pencopotan Dua Jenderal Bukti Negara Tak Main-main Hadapi Rizieq Shihab

Stanislaus menyebut, pencopotan ini langkah tegas dari negara sekaligus peringatan kepada pejabatnya untuk tidak main-main dalam situasi pandemi COVID-19.

Rizieq Mangkir Dipanggilan Pertama, Polisi Layangkan Panggilan Kedua
Indonesia
Rizieq Mangkir Dipanggilan Pertama, Polisi Layangkan Panggilan Kedua

"Selama patut dan wajar alasannya serta diterima penyidik, makanya kita pasti jadwalkan ulang," kata Yusri.

Pimpinan DPR Sebut Gerakan Pembebasan Papua Barat Perlu Diproses Hukum
Indonesia
Pimpinan DPR Sebut Gerakan Pembebasan Papua Barat Perlu Diproses Hukum

Azis juga mengutuk klaim ULMWP pimpinan Benny Wenda

Bansos Bagi Lansia, Anak dan Disabilitas Jakarta Cair 16 Maret
Indonesia
Bansos Bagi Lansia, Anak dan Disabilitas Jakarta Cair 16 Maret

Gubernur Anies menegaskan, pengambilan uang tersebut dapat ditarik melalui ATM Bank DKI manapun.

Usai Demo Berujung Rusuh, Wali Kota Risma Marah-marah
Indonesia
Usai Demo Berujung Rusuh, Wali Kota Risma Marah-marah

Bentrokan antara pendemo dengan polisi di sekitaran gedung negara Grahadi, Surabaya, yang berlangsung selama tiga jam, akhirnya mereda.

Mahfud Pertanyakan Bukti Pelanggaran HAM Berat Kematian Laskar FPI
Indonesia