Tito Usul Diskualifikasi Cakada Yang Langgar Protokol Kesehatan Massa Pilkada di Gorontalo. (Foto: Media Sosial).

MerahPutih.com - Penyelenggaran Pilkada serentak diingatka harus disertai dengan penerapan protokol kesehatan. Badan Pengawas Pemilu, telah menerima hampir 300 laporan pelanggaran Pilkada, yaitu terkait adanya kerumunan masa dan mengabaikan protokol Kesehatan saat berkampanye.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan, fokus utama pemerintah adalah menjaga kesehatan masyarakat termasuk dalam kegiatan Pilkada, oleh karena itu para kontestan dan masyarakat diingatkan harus disiplin terhadap protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Ia juga mengingatkan, masyarakat yang mau berpartisipasi di dalam pilkada, terutama baik tim sukses atau sebagai pemilih, supaya tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Baca Juga:

Nyaris 70 Petahana Langgar Protokol Kesehatan, Ini Sikap Kemendagri

"Karena yang bisa menyelamatkan dan mengendalikan Covid, adalah disiplin terhadap protokol kesehatan itu kuncinya," tuturnya.

Mahfud MD
Mahfud MD. (Foto: setkab.go.id)

Mendagri Tito Karnavian mengatakan, telah memberikan sanksi berupa teguran dan juga kemungkinan untuk mendiskualifikasi petahana yang tercatat melakukan pelanggaran. Namun, yang di luar petahana karena bukan ASN, dilakukan Bawaslu.

Kemudian selain teguran, kemungkinan akan ada aturan diskualifikasi jika pelanggaran dilakukan berulang-ulang," tegas Tito dikutip Kantor Berita Antara.

Baca Juga:

Langgar Protokol Kesehatan, Cakada Tega Korbankan Nyawa Rakyat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Pusat Tanggung Isolasi di Hotel Bintang 2 dan 3
Indonesia
Pemerintah Pusat Tanggung Isolasi di Hotel Bintang 2 dan 3

"Kami akan terus menambah kapasitas tempat tidur, tenaga kesehatan, dan fasilitas pendukung atau obat-obatan," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ingin Masuk Gedung DPR/MPR, Belasan Orang dari Kelompok 'Anti Kemapanan' Diciduk Polisi
Indonesia
Anies Sebut Peringkat Kemacetan Jakarta Turun, PSI: Jangan Bohong!
Indonesia
Anies Sebut Peringkat Kemacetan Jakarta Turun, PSI: Jangan Bohong!

Ia mengatakan bahwa peringkat yang turun dari 7 menjadi 10 sejatinya bukan karena kemacetan di Jakarta menurun sehingga grafik peringkat ibukota Indonesia itu menjadi lebih baik.

MA Sunat Hukuman Anas, KPK: Biar Rakyat Menilai
Indonesia
MA Sunat Hukuman Anas, KPK: Biar Rakyat Menilai

Mahkamah Agung (MA) memotong hukuman mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Kasus Nurhadi Family Corruption, KPK Diminta Usut Dugaan TPPU
Indonesia
Kasus Nurhadi Family Corruption, KPK Diminta Usut Dugaan TPPU

Menurutnya, KPK bisa mengusut kasus dugaan pencucian uang melalui istri Nurhadi, Tin Zuraida.

Pagebluk COVID-19, OJK Solo Restrukturisasi 26.922 Debitur
Indonesia
Pagebluk COVID-19, OJK Solo Restrukturisasi 26.922 Debitur

Dari data tersebut, total outstanding kreditnya sebesar Rp3,6 triliun telah direstrukturisasi oleh Industri Jasa Keuangan (IJK) Solo, Jawa Tengah.

 WHO Belum Temukan Vaksin Corona, Pemerintah Hanya Ingatkan Warga Waspada
Indonesia
WHO Belum Temukan Vaksin Corona, Pemerintah Hanya Ingatkan Warga Waspada

"Kita belum mampu melawan secara langsung karena belum ada vaksin yang bisa diproduksi dan memunculkan kekebalan pada orang yang belum sakit," kata Yuri

Libatkan Anak Saat Pilkada, Psikologis Anak Bakal Terganggu
Indonesia
Libatkan Anak Saat Pilkada, Psikologis Anak Bakal Terganggu

Adanya peran aktif semua kalangan di masyarakat tentang kepedulian dan perlindungan hak-hak anak.

Edhy Ngaku Tidak Kenal Dengan Saksi Penting Suap Benur Yang Meninggal
Indonesia
Edhy Ngaku Tidak Kenal Dengan Saksi Penting Suap Benur Yang Meninggal

Nama Deden juga merupakan satu dari empat nama yang dicegah KPK untuk bepergian ke luar negeri untuk enam bulan ke depan.

Mobil Patroli Dihantam Kereta Api, 2 Polisi Tewas dan 1 TNI Hilang
Indonesia
Mobil Patroli Dihantam Kereta Api, 2 Polisi Tewas dan 1 TNI Hilang

Kereta Api (KA) Brantas jurusan Pasar Senen-Blitar menabrak mobil patroli Mitsubishi Strada milik Polsek Kalijambe, Kabupaten Sragen.