Tito Tugasi Karawang-Bekasi Selamatkan Sentra Ekonomi dari Badai Corona Mendagri Tito Karnavian tegaskan lockdown iut kewenangan pemerintah pusat (Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Kabupaten/Kota Bekasi dan Kabupaten Karawang untuk menekan penyebaran COVID-19 dan menyelamatkan sentra ekonomi.

Menurut Tito, Bekasi dan Karawang adalah salah satu daerah ekonomi yang penting dalam supply chain and production chain logistik nasional. Karena itu, kata dia, kedua wilayah itu harus mampu menjaga agar industri ke depan tetap bisa berjalan meskipun vaksin belum ditemukan.

Baca Juga:

Klaster HIPMI Karawang Jalani Tes COVID-19

"Saya mengharapkan terobosan dari otoritas di Bekasi, kemudian Ibu Bupati Karawang, Bupati Bekasi dan semua unsur di dalamnya semua silakan berkreasi, berinovasi dengan misi seperti itu. Mampu menekan Covid-19 sehingga akhirnya melandai atau menurun drastis, ditambah dengan kesiapan kita untuk membuka ekonomi kembali agar ekonomi kita bisa pulih dan bangkit,” kata Tito, di Gedung Swantra Wibawa Mukti Kompleks Kantor Pemda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (12/5).

Petugas kesehatan Pemda Provinsi Jabar mengambil darah 160 anggota HIPMI peserta Musda Karawang. (Foto: Mauritz)
Petugas kesehatan Pemda Provinsi Jabar mengambil darah 160 anggota HIPMI peserta Musda Karawang. (Foto: Mauritz)

Tito mengatakan pabrik-pabrik yang ada ke depan boleh buka, tapi harus membuat protokol kesehatan yang kuat. Misalnya ketika masuk pabrik harus diperiksa dengan thermal gun, tempat cuci tangan disiapkan di mana-mana, hand sanitizer di mana-mana, semua wajib pakai masker.

Baca Juga:

Jokowi Rilis Daftar Defisit Bahan Pokok, Terparah Gula dan Bawang Putih

"Kemudian di tempat kerja ada jaraknya, moda transportasi juga begitu, restoran, hotel, memperlakukan hal yang sama. Mereka tidak mungkin akan tutup terus- menerus, PHK akan berguguran, akan makin banyak, tapi itu ke depan. Kita sekarang maksimalkan dulu melaksanakan PSBB ini,” tutur Mendagri.

Mengutip pernyataan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, Tito juga meminta masyarakat untuk mampu berdamai dengan kondisi pandemi dengan tetap menjaga protokol kesehatan, menjaga sistem imunitas tubuh, melakukan pencegahan, setelah mengenali karakteristik virus tersebut.

“Ke depan kalau belum selesai COVID-19, kita memang terpaksa harus berdamai, bersahabat, artinya kita me-manage," tutup mantan Kapolri itu. (Pon)

Baca Juga:

Istana Jelaskan Maksud Jokowi Berdamai dengan COVID-19 Itu The New Normal

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cek New Normal di Boyolali, Mendag: Pasar Tradisional Harus Dibuka untuk Gerakkan Ekonomi
Indonesia
Cek New Normal di Boyolali, Mendag: Pasar Tradisional Harus Dibuka untuk Gerakkan Ekonomi

Agus meninjau penerapan new normal di Pasar Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (1/7).

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy Terpapar COVID-19
Indonesia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy Terpapar COVID-19

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy masuk rumah sakit setelah terinfeksi virus corona awal pekan ini.

Wali Kota Bogor Bersaksi di Sidang Rizieq Shihab
Indonesia
Wali Kota Bogor Bersaksi di Sidang Rizieq Shihab

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menjadi salah satu saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan Rizieq Shihab (HRS) terkait perkara tes Swab RS UMMI Bogor.

Ini Dana PNS Yang Dialihkan Pemerintah ke BP Tapera
KPR
Ini Dana PNS Yang Dialihkan Pemerintah ke BP Tapera

Saat ini, tengah melakukan finalisasi seluruh aturan terkait BP Tapera. Dari 10 peraturan terkait BP Tapera, delapan peraturan diantaranya telah selesai diundangkan.

MPR Sebut Rencana Penghapusan Pendidikan Pancasila Coreng Wajah Jokowi
Indonesia
MPR Sebut Rencana Penghapusan Pendidikan Pancasila Coreng Wajah Jokowi

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Basarah Mendesak Pemerintah terutama Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan.

[Hoaks atau Fakta]: Bantuan Rp600 Ribu Buat Yang Diam di Rumah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Bantuan Rp600 Ribu Buat Yang Diam di Rumah

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi bohong atau hoaks serta apabila mendapatkan informasi mengenai bantuan dari pemerintah.

Tunggu Aturan, Bio Farma Belum Buka Layanan Pre Order Vaksin COVID-19
Indonesia
Tunggu Aturan, Bio Farma Belum Buka Layanan Pre Order Vaksin COVID-19

Saat ini, belum ada ketentuan maupun pengaturan teknis dari pemerintah terkait vaksinasi mandiri.

Geledah Rumdin Wali Kota Batu, KPK Amankan Dokumen Terkait Kasus Gratifikasi
Indonesia
Geledah Rumdin Wali Kota Batu, KPK Amankan Dokumen Terkait Kasus Gratifikasi

Dokumen-dokumen tersebut selanjutnya akan diverifikasi dan dianalisis

Laporkan Kasus Dugaan KDRT, Istri Dirut Taspen Diperiksa Polisi
Indonesia
Laporkan Kasus Dugaan KDRT, Istri Dirut Taspen Diperiksa Polisi

Didampingi kuasa hukumnya, Rina memberikan bukti kekerasan yang dilakukan Antonius terhadap dirinya.

Setelah Suami-Istri, Ayah dan Anak Terpilih Jadi Kepala Daerah di Kepri
Indonesia
Setelah Suami-Istri, Ayah dan Anak Terpilih Jadi Kepala Daerah di Kepri

Ansar Ahmad dan putranya Roby Kurniawan, terpilih sebagai kepala daerah pada pilkada serentak di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 9 Desember 2020.