Tito Ingin Alat Peraga Kampanye Berupa Masker dan Hand Sanitizer Mendagri Tito Karnavian tegaskan lockdown iut kewenangan pemerintah pusat (Foto: antaranews)

Merahputih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong alat peraga kampanye pasangan calon di ajang Pemilihan Kepala Daerah serentak 2020 berupa masker dan hand sanitizer.

“Saran saya juga kepada KPU, kalau bisa alat peraganya (peraga kampanye) juga adalah masker dan hand sanitizer, karena ini adalah senjata penting untuk memblok tiga jenis penularan COVID-19,” ujar Tito Karnavian dalam rilisnya yang diterima di Jakarta, Minggu (19/7).

Baca Juga

Mendagri Tito Prediksi Corona Berakhir 2022

Dengan membagikan alat peraga kampanye berupa masker maupun hand sanitizer, masyarakat diharapkan memiliki kesadaran tinggi terhadap bahaya COVID-19 dan tidak melalaikan cara penularannya.

“Yang paling banyak lalai, yaitu penyebaran melalui objek, ini pasti banyak yang lalai, semua benda yang dipegang oleh yang positif kemudian ada semburan atau cairan dari yang positif ke benda itu, maka akan menular ke benda itu virusnya," ungkap dia.

Kemudian jika benda itu dipegang oleh orang yang negatif, orang tersebut juga bisa langsung positif COVID-19 apabila tangan yang terkontaminasi memegang area wajah, hidung, mata, atau mulut.

Mendagri Tito Karnavian (kiri) menyerahkan penghargaan dan uang dana inovasi daerah (DID) kepada perwakilan pemerintah daerah pemenang inovasi berupa simulasi protokol kesehatan dalam penyediaan layanan publik di tengah pandemi COVID-19 di Gedung Kemendagri Jakarta, Senin (22/6/2020). (Fransiska Ninditya)
Mendagri Tito Karnavian (kiri) menyerahkan penghargaan dan uang dana inovasi daerah (DID) kepada perwakilan pemerintah daerah pemenang inovasi berupa simulasi protokol kesehatan dalam penyediaan layanan publik di tengah pandemi COVID-19 di Gedung Kemendagri Jakarta, Senin (22/6/2020). (Fransiska Ninditya)

Oleh karena itu, ia berharap pilkada tidak menjadi klaster penyebaran baru COVID-19, caranya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan penyediaan perlengkapan pencegahan penularan, disamping alat peraga kampanye.

“Jangan sampai pilkada ini jadi klaster baru, maka selain alat peraga, nanti pada saat pemungutan suara, semua diberikan alat proteksi, itu semua disiapkan juga, masker, alat cuci tangan, sarung tangan, hand sanitizer untuk para pemilih di TPS,” beber dia.

Baca Juga

Mendagri Ingatkan Para Kepala Daerah Hindari Penumpukan Massa Saat Rapid Test COVID-19

Dengan menerima alat peraga kampanye berupa masker dan hand sanitizer, sebagaimana dikutip Antara, diharap masyarakat menerima manfaat sekaligus momentum untuk menekan laju penyebaran COVID-19 dan penanganan dampak sosial-ekonominya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Meski Jadi Tersangka 'Red Notice' Djoko Tjandra, Jenderal Bintang Dua Ini Tak Ditahan
Indonesia
Hormati Pramono Edhie, TNI AD Kibarkan Bendera Setengah Tiang 7 Hari
Indonesia
Hormati Pramono Edhie, TNI AD Kibarkan Bendera Setengah Tiang 7 Hari

Jenazah Pramono Edhie akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (14/6).

Besok Sekolah di DKI Mulai Belajar Tatap Muka, Orang Tua Boleh Tak Izinkan Anaknya Ikut
Indonesia
Besok Sekolah di DKI Mulai Belajar Tatap Muka, Orang Tua Boleh Tak Izinkan Anaknya Ikut

Setiap butir penilaian yang ada pada Siap Belajar memiliki kriteria yang disesuaikan

Jakarta Kembali PSBB, Pemerintah Pusat Tetap Ingin PNS dan Pekerja Ngantor
Indonesia
Jakarta Kembali PSBB, Pemerintah Pusat Tetap Ingin PNS dan Pekerja Ngantor

"Kita melihat pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi, kita bergerak dalam satu bahasa dan satu tindakan," kata Airlangga.

RSUD Batam Tutup Pelayanan IGD
Indonesia
RSUD Batam Tutup Pelayanan IGD

Keputusan diambil setelah tenaga kesehatan di sana dinyatakan terpapar virus corona.

Buka Trade Expo Virtual, Jokowi Perintahkan Jangan Biasa Saja
Indonesia
Buka Trade Expo Virtual, Jokowi Perintahkan Jangan Biasa Saja

Trade Expo virtual ini merupakan pengalaman baru untuk meningkatkan nilai tambah produk unggulan Indonesia.

ICW: Empat Hal Hilang di Dakwaan Jaksa Pinangki
Indonesia
ICW: Empat Hal Hilang di Dakwaan Jaksa Pinangki

ICW meragukan kelengkapan berkas perkara Pinangki. Hal ini lantaran ICW menilai terdapat sejumlah hal yang "hilang" dari surat dakwaan jaksa terhadap Pinangki.

Nyaris 10 Ribu Wisatawan Padati Pulau Seribu Saat Libur Panjang
Indonesia
Nyaris 10 Ribu Wisatawan Padati Pulau Seribu Saat Libur Panjang

Jika semua patuh terhadap protokol kesehatan, pariwisata terus berjalan

Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut 2 Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut 2 Tahun Penjara

Rizieq Shihab dituntut dua tahun penjara dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Kasus Corona di Indonesia Kini Mencapai 23.851
Indonesia
Kasus Corona di Indonesia Kini Mencapai 23.851

Yuri mengungkapkan jumlah penambahan 180 pasien menjadi 6.057 yang sembuh.