Titik-Titik yang Perlu di Waspadai Saat Mudik via Jalur Trans Sulawesi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 29 Mei 2018
Titik-Titik yang Perlu di Waspadai Saat Mudik via Jalur Trans Sulawesi

Pengendara melintasi lokasi proyek pembangunan dan peningkatan infastruktur pada jalur jalan nasional Trans Sulawesi yang masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kawasan Pegunungan Kebun Kop

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Seluruh ruas jalan trans Sulawesi di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara dalam kondisi baik menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2018.

"Sebelum musim angkutan lebaran pada H-10 sampai H+10, seluruh ruas jalan dipastikan fungsional. Sebagian besarnya dalam kondisi mulus dengan aspal hotmix," kata Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XIV Sulteng-Sultra, Akmad Cahyadi, Selasa (29/5).

Dari kunjungan selama lima hari, 23 hingga 27 Mei 2018 dengan menempuh perjalanan sekitar 1.700 kilometer, Cahyadi menemukan beberapa titik di ruas-ruas jalan tersebut yang memerlukan kehati-hatian pengemudi. Pasalnya, badan jalan yang sebelumnya sudah siap dipergunakan terkena bencana sehingga terjadi longsoran atau badan jalannya amblas. Di ruas Tomata-Beteleme, Kabupaten Morowali, misalnya. Ada enam titik dimana badan jalannya amblas dan berlubang-lubang sehingga kendaraan harus berjalan perlahan-lahan.

Sementara itu di Desa Tangofa, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, beberapa kilometer sebelum memasuki garis batas Sulteng-Sultra, terdapat pula jalan amblas hingga dua meter sehingga untuk sementara waktu arus lalulintas tertutup total. Di pegunungan Bete-bete, Kabupaten Morowali, juga terdapat badan jalan sekitar lima lima kilometer yang aspalnya terkelupas dan keluar bebatuan dari dasar jalan yang bisa mengganggu arus lalulintas kalau pengemudi tidak hati-hati.

Sementara itu, pada ruas jalan nasional Kendari-Kolaka-Lasusua-batas Sulsel, tidak ada hambatan berarti. "Kecuali jalan aspal yang mulai berlubang akibat beban berat kendaraan serta tanjakan yang cukup tajam di pegunungan Tamborasi dan Lelewawo, Kabupaten Kolaka Utara, yang disertai jalan berlubang," jelasnya dikutip Antara.

Kendaraan pemudik melintasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatra Jambi-Pekanbaru di Jambi, Selasa (20/6). (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Sedangkan di ruas Kolaka-Boepinang-Kasipute-Kendari, Sultra, kondisi jalan umumnya baik meski beberapa bagian badan jalan beraspal sudah berlubang. "Semua ruas jalan yang longsor, amblas dan berlubang itu sedang kita tangani. Longsoran dibersihkan, jalan amblas ditutup dan dipadatkan disertai pemasangan penahan pinggiran, serta aspal berlubang ditambal (overlay), sehingga semuanya akan fungsional dalam sepekan ke depan," ujarnya.

Penanggung Jawab Pelaksana Kegiatan (PPK) dan Kepala Satuan Kerja (Satker) di seluruh Sulawesi Tengah dan Tenggara juga sudah diimbau untuk memasang rambu-rambu lalulintas di titik-titik yang dianggap riskan bagi arus lalulintas guna meminimalisasi kecelakaan. "Saya juga telah menginstruksikan staf dan kontraktor untuk menyiagakan kendaraan berat pada ruas-ruas yang rawan longsor seperti Tawaeli-Toboli, Tomata-Beteleme, Bungku-Kendari dan Kolaka ke perbatasan Sultra-Sulsel, untuk menyiagakan kendaraan-kendaraan berat dan personelnya yang bisa digerakkan sewaktu-waktu bila terjadi longsor atau badan jalan amblas," ujarnya.

Cahyadi mengakui bahwa jalan trans Sulawesi yang cukup berat kondisinya untuk dilewati saat ini adalah ruas Asera-Kendari di Sulawesi Tenggara. Ini karena beberapa kilometer jalan antara Asera-Pohara yang sedang ditangani BPJN, dalam kondisi rusak akibat musim hujan berkepanjangan.\

"Beberapa titik yang sedang dikerjakan kontraktornya berubah menjadi lumpur karena musim hujan ditambah lagi tingginya arus kendaraan truk bermuatan batu untuk pembangunan smelter nikel di Morosi, sehingga baru saja badan jalan diperkeras, beberapa hari kemudian rusak lagi karena dilintasi puluhan bahkan ratusan truk pengangkut batu setiap hari," ujarnya.

Sejumlah kendaraan melintasi jalur jalan nasional Trans Sulawesi saat dibuka sementara waktu di Kawasan Pegunungan Kebun Kopi, Sulawesi Tengah, Selasa (22/5). Jalur yang hingga kini masih dalam proses pengerjaan dan penggunaannya masih menggunakan sistem buka tutup itu nantinya akan dibuka secara penuh menjelang mudik hingga arus balik Lebaran demi kelancaran arus lalu lintas. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

Karena beratnya medan di jalur ini, terutama di sekitar desa Paku Jaya, Kabupaten Konawe, arus lalulintas kini beralih menggunakan jalan kabupaten sepanjang sekitar 15 kilometer melintasi Kecamatan Morosi, namun kondisi jalan inipun juga sangat memprihatinkan karena berlubang-lubang di sepanjang ruas tersebut.

"Untuk menempuh ruas alternatif lewat Morosi ini, harus menghabiskan waktu hampir dua jam padahal jaraknya hanya 15 kilometer. Bahkan sebuah mobil rombongan kami, terperangkap lumpur sehingga membutuhkan waktu setengah jam untuk mengeluarkannya dari jebakan lumpur di jalur alternatif itu," kata Rival, staf Humas BPJN XIV Palu yang baru melintasi ruas itu bersama rombongan Kepala BPJN Akhmad Cahyadi.

Khusus ruas trans Sulawesi Palu-Gorontalo lewat Kabupaten Parigi Moutong (pantai timur Sulteng) dan yang lewat Tolitoli-Buol (pantai barat Sulteng) serta Palu-Makassar lewat Poso dan Palu-Makassar lewat Mamuju, Sulbar, juga semua dalam kondisi fungsional untuk angkutan lebaran dan optimistis minim hambatan selama musim angkutan mudik lebaran. (*)

#Jalur Mudik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Perjalanan mudik melalui Pansela semakin memikat hati masyarakat belakangan ini. Rute alternatif tersebut menyuguhkan panorama alam memukau sekaligus deretan destinasi santap legendaris tiap kota
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Mudik Lewat Pansela? Jangan Lupa Nikmati Kuliner Khas Selatan Jawa yang Wajib Kamu Coba
Indonesia
Pemudik Beruntung Ini Pimpin Barisan One Way Nasional 2026, Serasa Jadi Pejabat Dikawal Polisi
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meresmikan langsung pemberlakuan sistem satu arah tersebut. Begitu portal terbuka, barisan personel Polisi Wanita (Polwan) berbaris rapi di bahu jalan memberikan salam hangat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Pemudik Beruntung Ini Pimpin Barisan One Way Nasional 2026, Serasa Jadi Pejabat Dikawal Polisi
Indonesia
Skema One Way Nasional Cikampek-Kalikangkung Resmi Berlaku Siang Ini
Selain sistem satu arah, petugas juga memberlakukan rekayasa contraflow di KM 55 hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Skema One Way Nasional Cikampek-Kalikangkung Resmi Berlaku Siang Ini
Indonesia
Jadwal Lengkap One Way Nasional, Contraflow Serta Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Kebijakan ini menyasar ruas jalan tol Jakarta-Cikampek KM 47 (Karawang Barat) hingga KM 70 (Cikampek)
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Maret 2026
Jadwal Lengkap One Way Nasional, Contraflow Serta Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Indonesia
Gerbang Tol Kalikangkung Siaga Satu, Kapolri Bocorkan Strategi Jitu Arus Mudik Lebaran 2026
Penjagaan situasi kondusif di sepanjang jalur mudik diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang pulang ke kampung halaman
Angga Yudha Pratama - Senin, 16 Maret 2026
Gerbang Tol Kalikangkung Siaga Satu, Kapolri Bocorkan Strategi Jitu Arus Mudik Lebaran 2026
Indonesia
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Pemerintah menerapkan rekayasa lalu lintas mudik Lebaran 2026 berupa one way, contra flow, dan ganjil-genap. Simak jadwal lengkapnya di sini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Indonesia
Jangan Sampai Diputar Balik! Cek Syarat Lolos Check Point Mudik Lebaran 2026 di Tol Cipali
Prioritas pertama adalah bus penumpang dan travel karena membawa banyak masyarakat. Kendaraan harus laik jalan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
Jangan Sampai Diputar Balik! Cek Syarat Lolos Check Point Mudik Lebaran 2026 di Tol Cipali
Indonesia
Belum Terapkan Contraflow dan One Way Nasional, Korlantas Polri Masih ‘Cek Ombak’
Penerapan contraflow dan one way akan berdasarkan pada penghitungan traffic counting kendaraan selama arus mudik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 26 Maret 2025
Belum Terapkan Contraflow dan One Way Nasional, Korlantas Polri Masih ‘Cek Ombak’
Indonesia
H-6 Lebaran: Kalimalang Membara, Ribuan Pemudik Motor Padati Jalanan!
Namun, hingga saat ini, arus lalu lintas masih terpantau lancar.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 26 Maret 2025
H-6 Lebaran: Kalimalang Membara, Ribuan Pemudik Motor Padati Jalanan!
Indonesia
Mudik Kilat Palembang-Banyuasin: Speedboat Jadi Primadona, Hindari Macet Lebaran!
menduga warga memilih speedboat untuk menghemat waktu perjalanan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 Maret 2025
Mudik Kilat Palembang-Banyuasin: Speedboat Jadi Primadona, Hindari Macet Lebaran!
Bagikan