Titah Raja Jogja di Tengah Wabah COVID-19 Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan HB X. Foto: MP/Teresa Ika

MerahPutih.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan HB X menetapkan status tanggap darurat corona di wilayah DIY. Warga Yogyakarta diimbau tidak berpergian keluar kota selama status ini ditetapkan.

"Saya minta warga Jogja tidak pergi dulu, terutama keluar kota. Sementara tinggal di rumah dulu," tegas Sri Sultan di Kantor Kepatihan Yogyakarta, Senin (23/3)

Baca Juga

Sultan HB X Tegaskan Yogyakarta Belum Lockdown, Tapi Countdown

Imbauan ini dikeluarkan untuk memutuskan rantai penyebaran wabah virus corona. Pasalnya 5 pasien yang positif Corona saat ini memiliki riwayat berpergian dari luar Yogyakarta.

"Yang positif Corona itu bukan orang lokal yang menularkan. Tapi karena mereka melakukan perjalanan ke luar Yogyakarta. Lalu masuk membawa virus," ujar Raja Jogja itu.

Namun, Pemda DIY belum melakukan pelarangan dan pembatasan warga di wilayah perbatasan. Hal ini sulit dilakukan lantaran belum ada payung hukum atau anjuran dari pusat.

Sultan
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan HB X. Foto: MP/Teresa Ika

Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana mengatakan status tanggap darurat corona berlaku sejak Jumat (20/3) hingga (29/5) dan tertuang dalam surat keputusan Gubernur DIY no 65/KEP/2020 Tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Corona Virus Disease 2019.

Status ini dikeluarkan sebagai langkah Pemda DIY menghadapi wabah COVID-19. Dengan tanggap darurat ini maka seluruh sumber daya dan partisipasi masyarakat bisa kerahkan bersama-sama. Salah satunya adalah mempermudah penggunaan dana kegawatdaruratan sebesar Rp 14,8 miliar.

Dalam surat ini juga menugaskan Wakil Gubernur DIY untuk mengambil langkah dan tindakan yang diperlukan untuk mencegah dan menangani dampak buruk meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi, isolasi, perlindungan, pengurusan serta pemulihan korban Corona di DIY.

Baca Juga

Staf Khusus Jokowi Lulusan Havard Bilang Milenial Penular Terbesar COVID-19

"Bagian dari situ nanti kalau ada kesulitan alat, uang isolasi dll dengan status untuk tanggap darurat maka Gubernur DIY lebih mudah mengerahkan sumber daya yang ada," katanya.

Status tanggap darurat berpotensi diperpanjang melihat pada perkembangan situasi. (*)

Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bos Cucu Perusahaan Tommy Soeharto Digarap KPK
Indonesia
Bos Cucu Perusahaan Tommy Soeharto Digarap KPK

Sejauh ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka

Ada Partai yang Menunggangi Omnibus Law Demi Ambisi 2024
Indonesia
Ada Partai yang Menunggangi Omnibus Law Demi Ambisi 2024

Pemerhati politik Muhammad AS Hikam menyoroti adanya manuver sejumlah partai politik soal pembahasan omnibus law.

Kasus Suap Benur, KPK Dalami Pengumpulan Uang untuk Edhy Prabowo
Indonesia
Kasus Suap Benur, KPK Dalami Pengumpulan Uang untuk Edhy Prabowo

Pada Jumat kemarin, penyidik juga memeriksa Mohamad Tabroni

Ada Potensi 'Wabah Ganda', Anak-Anak Diminta Segera Imunisasi
Indonesia
Ada Potensi 'Wabah Ganda', Anak-Anak Diminta Segera Imunisasi

Dalam konteks saat ini, imunisasi secara lengkap pada anak dapat meningkatkan kekebalan tubuh

BNN Tetap Ingin Diskotek Golden Crown Ditutup
Indonesia
BNN Tetap Ingin Diskotek Golden Crown Ditutup

Langkah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) DKI menutup Golden Crown sudah tepat.

Solo Fokus New Normal, Pemudik tak Lagi Wajib Masuk Rumah Karantina Mulai 29 Mei
Indonesia
Solo Fokus New Normal, Pemudik tak Lagi Wajib Masuk Rumah Karantina Mulai 29 Mei

Diketahui ada tiga lokasi rumah karantina yang disediakan Pemkot Solo untuk pemudik.

Ini Sejumlah Syarat Duduk di Kursi Kapolri
Indonesia
Ini Sejumlah Syarat Duduk di Kursi Kapolri

Beberapa nama jenderal bintang tiga bahkan dua pun muncul.

Sosok Pramono Edhie di Mata SBY
Indonesia
Sosok Pramono Edhie di Mata SBY

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu menegaskan Pramono merupakan sosok prajurit TNI yang setia

DPR Ingatkan Pemerintah Tak Sembarangan Buka Kegiatan Belajar di Sekolah
Indonesia
Jurnalis Metro TV Tewas Akibat Tabrak Truk yang Terparkir di Pinggir Jalan
Indonesia
Jurnalis Metro TV Tewas Akibat Tabrak Truk yang Terparkir di Pinggir Jalan

Sepeda motor Vespa Piaggio B-4134-KPH warna putih yang dikendarainya menabrak truk sampah B 9712 TOQ yang sedang terparkir di pinggir jalan.