Tips Merawat Dinding Interior Rumah Perawatan dinding sering bergantung pada material apa yang digunakan pada dinding. (Unsplash/Manja Vitolic)

PUNYA rumah dengan dinding interior artsy, elegan, dan beragam adalah keinginan banyak orang. Dinding telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rumah. Ia berkembang dari pelindung penghuninya menjelma ke penegas estetika dan pembatas ruang.

Nah, kalaupun kamu belum punya dinding yang artsy, elegan, dan beragam untuk tiap ruang, tak perlu kecil hati. Kamu bisa mencicilnya sedikit-sedikit. Sebelum mencapai tahap itu, kamu harus tetap merawat dinding supaya nantinya tak banyak masalah dan menyedot anggaran lebih besar.

Banyak orang sering abai dalam perawatan dinding. Bisa karena kurang mengetahui cara merawatnya atau lantaran tak punya cukup waktu. Padahal dinding, seperti bagian rumah lain, perlu perawatan agar tetap bersih. Setidaknya setahun sekali.

Perawatan dinding sering bergantung pada material apa yang digunakan pada dinding. ""Membersihkan dinding bisa menjadi proses yang rumit. Dan apa yang kamu gunakan untuk merawat bergantung pada apa yang bisa diterima dan ditolak oleh material dinding," ungkap Sabrina Fierman, wiraswastawan yang bergerak di jasa pembersihan dinding, seperti dikutip housedigest.com.

Karena lazimnya dinding rumah di Indonesia terbuat dari material bata merah atau batako, ada beberapa langkah umum perawatan dinding jenis itu. Kamu bisa menyimaknya seperti berikut ini.

Baca juga:

Memilih Material Finishing Dinding

merawat dinding
Tanpa kamu sadari, dinding sebenarnya rentan jadi tempat tumpukan debu. (Unsplash/Freestocks)

Bersihkan Debu

Tanpa kamu sadari, dinding sebenarnya rentan jadi tempat tumpukan debu. Kalau dibiarkan, dinding interiormu bakal kelihatan kusam. Pembersihan debu tak sulit kok.

"Bersihkan debu setidaknya satu kali setahun dengan sikat bulu, pengisap debu. Atau juga jika tidak memiliki pengisap debu, gunakan lap yang lembap," terang Imelda Akmal dalam Mengolah Dinding dari Eksplorasi Bentuk sampai Warna.

Hilangkan Noda

Salah satu masalah pada dinding interior adalah terkena noda akibat coretan krayon, pensil, atau tinta. Apalagi jika kamu punya anak kecil. Sebelum menghilangkannya, kamu harus tahu cat dan tekstur dinding.

Tapi secara umum, dinding tak boleh digosok terlalu keras. "Karena dapat menimbulkan noda atau menghilangkan tesktur cat pada dinding. Berhati-hatilah," catat macj-abuyerschoice.com.

Untuk membersihkan noda krayon, pensil, atau tinta, kamu dapat mengeriknya pelan-pelan pada bagian dinding yang ternoda. Lalu campurkan baking soda dan air secukupnya. Usapkan larutan tersebut pada kain, lalu tempelkan ke dinding untuk membersihkan sisa noda yang tak bisa dikerik.

Baca juga:

Mengenal Material Pembentuk Dinding

merawat dinding
Dinding interior berbahan bata merah yang dibangun dengan campuran material yang kurang pas biasanya rawan retak. (Unsplash/Pawel Czerwinski)

Mengatasi Keretakan

Dinding interior berbahan bata merah yang dibangun dengan campuran material yang kurang pas biasanya rawan retak. Ini adalah masalah umum pada banyak dinding interior rumah di Indonesia. Jangan biarkan keretakan ini karena akan membuat retakan makin besar.

Cara mengatasinya, koreklah bagian dinding yang retak. Namun jangan terlalu dalam. Masukkan dempul pada retakan. Kemudian haluskan permukaan dinding dengan amplas. Terakhir, cat kembali dinding tersebut dengan warna dan tipe yang sama.

Lindungi dari Kelembapan

Dinding interior dari batu merah yang tak dirawat akan rentan terkena kelembapan. Bagi dinding, kelembapan ibarat silent killer alias pembunuh senyap. Kelembapan mengurangi kepadatan material dinding.

Kelembapan umumnya berasal dari suhu dan cuaca tahunan. Bisa juga dari rembesan air yang tak disadari. Kalau dibiarkan, dinding akan mengelupas. Ini juga dapat memberikan efek pada kesehatan manusia.

Untuk mencegah kelembapan, kamu harus gunakan finishing dinding atau plester yang presisi. Lalu lapisi dengan cat. Pastikan pengecatan sesuai prosedur standar. Sedangkan untuk menghindari rembesan air, cari dengan seksama sumber atau aliran air yang kemungkinan bersentuhan dengan dindingmu. Perbaiki segera sebelum terlambat.

Nah, itulah tips sederhana merawat dinding interior berbahan bata merah atau batako. Perawatan ini akan beda lagi caranya jika dinding rumahmu menggunakan material batu alam, tripleks, baja, kaca, atau kayu. (dru)

Baca juga:

Tips Naik Kelas Mengolah Dinding Tanpa Pusing

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Showroom Interior Hadir untuk Menemukan Inspirasi Hunian Impian
Home Lifestyle
Showroom Interior Hadir untuk Menemukan Inspirasi Hunian Impian

Rasakan pengalaman berbeda saat mengunjungi showroom interior.

38 Bank Ditunjuk Salurkan Subsidi Rumah Rp 23 Triliun di 2022
KPR
38 Bank Ditunjuk Salurkan Subsidi Rumah Rp 23 Triliun di 2022

Target penyaluran sebanyak 309.000 unit rumah subsidi yang terdiri dari FLPP sebanyak 200.000 unit rumah subsidi senilai Rp 23 triliun.

Merdeka 118, Gedung Tertinggi Kedua Dunia Saingan Burj Khalifa
Property
7 Tempat Terbaik untuk Pasang CCTV di Rumah
Fun
7 Tempat Terbaik untuk Pasang CCTV di Rumah

Sebagus apapun CCTV, jika tidak menempatkannya dengan baik dan benar, pengawasan akan kurang berfungsi.

Temukan Solusi Konstruksi IndoBuildTech Expo
Property
Temukan Solusi Konstruksi IndoBuildTech Expo

Digelar di ICE BSD City 16-20 November.

Cara Memasukkan Cahaya Alami di Rumah
Home Lifestyle
Cara Memasukkan Cahaya Alami di Rumah

Penerapan cahaya alami di rumah memiliki banyak keuntungan.

Lindungi Furnitur dari Cakaran Kucing dengan Cara Ini
Home Lifestyle
Lindungi Furnitur dari Cakaran Kucing dengan Cara Ini

Kucing mencakar karena insting alami berburu mereka dan keharusan mengasah kuku mereka.

Tips Naik Kelas Mengolah Dinding Tanpa Pusing
Home Lifestyle
Tips Naik Kelas Mengolah Dinding Tanpa Pusing

Tak sekadar pelindung untuk para penghuninya, kini dinding menjadi elemen penegas estetika rumah;

Memilih Material Finishing Dinding
Home Lifestyle
Memilih Material Finishing Dinding

Dinding harus diberikan finishing agar berfungsi secara optimal.

Permukiman yang Layak harus Memperhatikan Kebutuhan Masyarakat
Property
Permukiman yang Layak harus Memperhatikan Kebutuhan Masyarakat

lokasi hunian terus bermunculan sebagai penopang kehidupan masyarakat yang sibuk.