Tips Jual Mobil Enggak Rugi Jual mobil tak semudah yang dibayangkan. (Foto: Pexels/neil kelly)

JUAL mobil tidak semudah menjual gorengan! Banyak hal yang harus dipersiapkan meskipun mobil dalam kondisi prima. Banyak hal terlupakan terkadang dianggap remeh. Ujung-ujung mobil tidak cepat terjual.

Menurut Driveo yang dikutip oleh laman Motor Junkie memberikan kisi-kisinya menjual mobil dengan baik. Bagaimanapun juga harus dipersiapkan dengan baik dan benar.

Baca Juga:

Begini Nih Tips Belajar Mobil Bagi Pemula

1. Nilai jual

mobil
Banyak faktor yang mempengaruhi nilai jual. (Foto: Pexels/Albert Nunez)


Terkadang orang yang mau menjual mobilnya tidak mengerti harga jual mobilnya sendiri. Coba browsing ke beberapa situs penjualan mobil, pelajari harga jualnya yang terpengaruh oleh berbagai faktor, seperti jarak tempuh dan kemulusan bodynya. Kalau ada kerusakan perbaiki seperlunya saja, tidak perlu diperbaiki sesempurna mungkin. Namanya juga mobil bekas pasti kondisinya tidak sesempurna mobil baru. Biarkan calon pembeli melihat-lihat mobil kamu dan memantau mesin mobil ketika dinyalakan. Kalau hendak test drive sebaiknya pastikan calon pembeli memang sudah memiliki SIM A, kemudain dampingi selama melakukannya.


2. Jangan bohong

mobil
Ceritaakan tentang kondisi mobil dengan baik. (Fotro: Pexels/Markus Spiske temporausch.com)

Terus teranglah tentang kondisi mobil yang akan kamu jual pada calon pembeli. Jangan pernah bohong karena kamu yang akan kena akibatnya. Kalau calon pembeli tertarik pada mobil kamu, dia tidak akan kemana-mana. Juga jangan pernah berbohong kalau ada pembeli lain yang tertarik. Calon pembeli akan tahu kalau kamu berusaha menekan agar dia segera membeli. Alih-alih mobil dibeli malah akan nongkrong lama di garasi. Namun kamu juga jangan langsung menerima tawaran dari calon pembeli yang datang pertama. Bersabar masih ada calon pembeli lainnya yang akan datang. Kalau bisa jangan pernah melakukan barter atau tukar tambah, kadang kondisinya tidak sesuai harapan. Kamu juga menghabiskan waktu dengan orang yang hanya ‘ingin’ membeli mobil. Bedakan antara calon pembeli dan makelar mobil.

Baca Juga:

Begini Cara Mencengkram Handle Rem Sepeda Motor yang Benar

3. Deskripsi kendaraan

mobil
Bersihkan mobil supaya kinclong di mata calon pembeli. (Foto: Pexels/Sleepi Alleyne)


Tulislah deskripsi mobil kamu dengan baik dan sejelas-jelasnya, jadi calon pembeli tidak perlu bertanya lagi, semua sudah dijelaskan dalam deskripsi kamu. Ini juga akan menghilangkan kebingungan dan keraguan calon pembeli. Jika membuka penjualan di situs atau aplikasi penjualan kendaraan perhatikan jumlah karakter yang diperlukan. Yang penting pula adalah foto kendaraan yang jelas dan mengcover semua sudut kendaraan termasuk bagian interior dan mesin. Kamu juga harus menunjukan service record kendaraan yang dijual. Ini akan sangat penting bagi pertimbangan calon pembeli membayar mobil kamu. Yang tidak kalah pentingnya adalah membersihkan mobil kamu, masa mau menjual mobil kotor? Bersihkan mulai dari interior, eksterior dan ruang mesin serta bagasi. Termasuk bersihkan segala hal yang sifatnya pribadi, seperti surat-surat pribadi yang ada di dalam mobil.

Siapkan surat-surat yang ada sertakan segala kelengkapannya yang akan menambah nilai jual mobil. Seperti adanya faktur dari pabrik akan menambah lagi nilai jualnya. Tapi jangan terlalu ketinggian memberikan harganya ya. Sebaiknya menjual mobil tetap dalam zona aman kamu, misalnya di rumah. Jangan mau ketemuan dengan pembeli di luar. Kalau toh calon pembeli tetap ngotot usahakan di area keramaian, seperti di parkiran yang terbuka.

Ini yang sangat penting, pembayaran! Sebaiknya pembayaran dilakukan tunai kalau tidak transfer bank. Jangan mau terima cek! Trasfer bank saat ini dapat dilakukan melalui aplikasi m-banking yang bisa real time terlihat uang yang masuk ke rekening kamu. (psr)


Baca Juga:

Drama Ojol yang Mungkin Kamu Alami

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo