Tips Hindari Masalah Sengatan Matahari Saat Traveling Coba tips ini (Sumber: Pixabay/StockSnap)

SEBENTAR lagi kita akan memasuki musim kemarau. Hal yang sering dihadapi oleh banyak orang terutapa para traveler adalah panasnya sengatan matahari. Tak jarang kulit menjadi hitam dan terbakar karenanya. Bukan hanya itu saja, sinar matahari membuat suhu tubuh naik secara tidak terkendali.

Akibatnya, kamu akan mengalami dehidrasi. Jika terus menerus menerima paparan suhu panas, hal terburuk adalah mengalami heat stroke, kondisi di mana tubuh merasa kepanasan hebat bukan hanya di luar melainkan juga di dalam tubuh.

Oleh karena itu, sebagai traveler sejati seharusnya kamu harus tahu bangaimana menangani masalah tersebut. Dilansir dari Boldsky, berikut ini cara terbaik mengatasi masalah panasnya matahari saat melakukan traveling.

1. Jangan paksakan diri

Jangan paksakan diri (Sumber: Pixabay/DariuszSankowski)
Jangan paksakan diri (Sumber: Pixabay/DariuszSankowski)

Melakukan aktivitas saat traveling memang sesuatu yang membahagiakan. Kamu mungkin tak ingin diam saja di kamar hotel hingga sore menjelang. Namun, harus diingat kalau stamina tubuhmu juga ada batasnya. Jika mengalami pusing, merasa mual atau kesulitan bernapas, berhentilah segera dan istirahatlah. Jangan melelahkan diri saat traveling.

2. Pilih pakaian dengan warna terang

Pilih pakaian terang (Sumber: Pixabay/rawpixel)
Pilih pakaian terang (Sumber: Pixabay/rawpixel)

Saat menjalani liburan, terutama di musim kemarau yang harus kamu ingat adalah jangan salah pilih pakaian. Sebisa mungkin hindari pakain-paian berwarna gelap, karena mereka dapat menyerap cahaya sehingga semakin membuat kamu kepanasan. Di sisi lain, pakaian dengan warna terang mampu memantulkan cahaya sehingga membuatmu tidak terlalu panas.

3. Mandi air hangat

Mandi air hangat (Sumber: Pixabay/PublicDomainPictures)
Mandi air hangat (Sumber: Pixabay/PublicDomainPictures)

Siapa sangka solusi untuk menurunkan suhu panas tubuh adalah dengan mandi air hangat. Aktivitas ini mampu menurunkan suhu tubuh. Hal itu karena ia membilas kotoran atau debu dan sel-sel kulit mati, yang membuatmu merasa lebih panas. Mandi air dingin sebenarnya lebih menyenangkan, tapi tubuhmu akan bereaksi buruk, karena dapat meningkatkan suhu internal.

4. Kenakan pakaian longkar

Kenakan pakaian longgar (Sumber: Pixabay/rawpixel)
Kenakan pakaian longgar (Sumber: Pixabay/rawpixel)

Pakaian yang longgar membuat kulit akan lebih mudah bernafas. Selain itu pilih pakaian dengan kain yang ringan dan tipis. Kain yang ringan tidak akan menempel di tubuh saat kamu mulai berkeringat. Sementara kain ringan tak membuatmu risih.

5. Lindungi kulit dari sinar UV

Caba pakai topi (Sumber: Pixabay/SplitShire)
Caba pakai topi (Sumber: Pixabay/SplitShire)

Mengenakan topi atau syal dapat melindungi kulit kamu dari sinar UV. Cobalah untuk membawa mereka kemanapun kamu pergi. Menggunakan topi atau payung dapat membantu kamu mengurangi paparan sinar matahari.


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH