Tips & Trik Lakukan Perjalanan ala 'Backpacker' ke Pulau Belitung Belitung (Foto: MP/Muchammad Yani)

SEMENJAK film Laskar Pelangi di tahun 2008, dunia mulai mengenal Belitung sebagai pulau indah dan layak dijadikan salah satu destinasi wisata favorit. Pulau yang diapit oleh Selat Gaspar dan Karimata ini terkenal dengan pantai uniknya. Hampir di seiap pantai memiliki susunan batu granit yang besar.

Setiap hari, Belitung selalu dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Banyak di antara mereka menggunakan jasa agen travel.

Namun ada juga yang melakukan perjalanan langsung, seperti yang dilakukan merahputih.com beberapa waktu lalu. Nah, bagi kamu yang ingin mengunjungi Belitung tanpa jasa travel alias backpacker, berikut tipsnya.

1. Cari potongan harga

Belitung (Foto: MP/Muchammad Yani)
Belitung (Foto: MP/Muchammad Yani)

Biasanya marketplace penjualan tiket pesawat dan hotel sering memberikan harga paket pesawat dan hotel. Jika kamu beruntung kamu akan mendapat diskon perjalanan. Saat itu wartawan merahputih.com mendapat tiket pesawat PP dan menginap di hotel selama 4 hari hanya dengan mengeluarkan uang Rp1,8 juta untuk dua orang.

Tapi jangan membayangkan hotelnya bintang 5. Meski terlihat seperti kamar biasa, fasilitasnya cukup lengkap mulai dari pemanas air, televisi, AC hingga sarapan pagi. Oh iya, sekadar saran, cari hotel yang dekat dengan pusat kota, sehingga kalau kamu membutuhkan beberapa keperluan kamu tak perlu jauh-jauh mencarinya.

2. Sewa motor atau mobil

Replika batu satam di pusat kota Tanjung Pandan (Foto: MP/Muchammad Yani)
Replika batu satam di pusat kota Tanjung Pandan (Foto: MP/Muchammad Yani)

Pastinya kamu ingin melakukan perjalanan ke beberapa destinasi wisata bukan? Saat kamu turun dari pesawat di sana akan banyak taksi yang akan menunggumu. Di bandara juga ada tempat penyewaan kendaraan. Tapi jangan buru-buru menyewanya, Karena di sana agak lebih mahal. Lebih baik kamu bertanya dulu pada sopir taksi saat menuju hotel.

Biasanya sopir taksi akan memberikan rekomendasi tempat sewa. Kamu juga bisa bertanya kepada karyawan hotel. Harga sewa kendaraan cukup murah, untuk sepeda motor berkisar Rp 50 hingga 70 ribu selama 24 jam, sementara untuk mobil harganya Rp250 ribu hingga 400 ribu perhari, tergantung jenis kendaraan.

3. Atur waktu

Kamu bisa mengendarai perahu untuk sampai ke Pulau Lengkuas (Foto: MP/Muchammad Yani)
Kamu bisa mengendarai perahu untuk sampai ke Pulau Lengkuas (Foto: MP/Muchammad Yani)

Berbeda saat kamu menggunakan agen travel, ketika backpacker kamu bisa menentukan sendiri kapan melakukan perjalanan ke tempat-tempat wisata. Cari lokasi yang dekat dengan hotel terlebih dahulu. Misalnya saat hotel kamu di Tanjung Pandan, maka kamu bisa pergi ke Pantai Tanjung Pendam, Danau Kaolin atau Museum & Zoo Tanjung Pandan.

Setelah puas di hari berikutnya kamu bisa mengeksplorasi lebih jauh misalnya Pantai Tanjung Kelayang, Tanjung Tinggi, Desa Nelayan Tanjung Binga dan lain sebagainya. Jika ingin menyebrangi pulau menuju Pulau Lengkuas, kamu bisa naik dari Tanjung Kelayang. Harga satu perahu sekitar Rp400 rb, jadi harganya akan lebih murah kalau kamu mencari orang yang juga ingin pergi ke sana.

4. Jangan pergi saat musim hujan

Pulau Leebong menjadi mutiara Belitung yang terpendam (Foto: MP/Gregory Bionde)
Pulau Leebong menjadi mutiara Belitung yang terpendam (Foto: MP/Gregory Bionde)

Karena rata-rata di Belitung adalah destinasi pantai, tentunya akan sangat elok kalau kita pergi ketika hari sedang cerah. Nah, untuk itu hindari pergi ke Belitung saat musim penghujan tiba.

Selain hujan, hal yang kurang menyenangkan ketika musing penghujan adalah ombak yang cukup tinggi. Hal tersebut akan mengganggu aktivitas seperti snorkeling. Beberapa bulan ke depan adalah waktu yang pas. Karena BMKG memprediksi musim kemarau dimulai pada awal April hingga Agustus.


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH