Tips Atasi Bad Mood untuk Kembali Beraktivitas Meluangkan waktu untuk diri Anda dan berkontemplasi dapat menjadi salah satu cara memperbaiki mood yang buruk (foto: pexels/mood)

Suasana hati yang buruk dapat mengganggu aktivitas. Anda menjadi tidak fokus dan tidak semangat menjalani aktivitas seperti biasanya. Akibatnya, pekerjaan Anda tidak selesai, sehingga Anda merasa kesal pada diri sendiri. Suasana hati yang tidak stabil pun jadi semakin kacau.

Hal tersebut menjadi semakin buruk karena Anda akhirnya cenderung menumpahkan kekesalan pada orang di sekitar Anda. Atau, Anda hanya diam, tapi mengeluarkan aura dan wajah yang membuat orang lain juga merasa tidak enak. Dalam kondisi kerja tim, suasana hati yang buruk dari seseorang bisa menular pada anggota lainnya. Berikut cara memperbaiki mood agar Anda bisa beraktivitas seperti biasa.

Identifikasi penyebab bad mood

Bagi sebagian orang, bad mood atau suasana hati buruk dianggap hal yang datang dengan sendirinya. Namun, sering kali bad mood terjadi akibat Anda memikirkan sesuatu hal terlalu mendalam. Sesuatu yang Anda pikirkan tersebut akhirnya menimbulkan keresahan pada diri Anda. Dampaknya adalah Anda menjadi bosan, jenuh, putus asa, dan lain sebagainya.

Karena itu, kenali terlebih dahulu dari mana datangnya bad mood Anda. Mengetahui penyebabnya memungkinkan Anda untuk keluar dari zona tersebut. Ya, keluar dari dimensi pikiran mendalam Anda dan kembali pada kenyataan, yaitu hal-hal yang wajib Anda lakukan saat itu, seperti menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Ada waktunya untuk menyelesaikan rasa penasaran Anda akan sesuatu yang tidak bersifat genting.

Lakukan aktivitas positif

Cobalah menghibur diri dengan aktivitas yang Anda sukai. Melakukan hobi bisa memperbaiki mood. Misalnya mendengarkan musik dan menyanyi, keluar sejenak dari kantor untuk jajan atau membeli segelas kopi, atau bahkan "bermain" ke divisi lain untuk sekadar bercanda dan mengobrol. Selain itu, Anda juga bisa berganti suasana bekerja untuk menghindari kejenuhan, seperti berpindah kerja di kedai kopi terdekat dari kantor atau di taman, dengan catatan Anda diperbolehkan keluar ya!

Luangkan waktu untuk diri Anda

Meluangkan waktu untuk diri sendiri bukan berarti menjadikan Anda sebagai orang yang selalu menyendiri. Meluangkan waktu ini bisa berguna untuk proses anda mengidentifikasi permasalahan serta menentukan jalan keluar dan cara menyikapi hal tersebut. Jika perlu, sempatkanlah waktu untuk berdoa hingga hati Anda lega. Terkadang berkontemplasi itu perlu, sehingga pikiran Anda bisa lebih tenang setelahnya, sehingga menghindari Anda untuk menumpahkan kekesalan pada orang lain.

Berkaca pada orang sekitar

Berkacalah pada orang yang lebih sulit dari Anda, karena dengan begitu Anda akan lebih berpikir positif dan lebih percaya diri untuk melakukan berbagai aktivitas. Misalnya, mood Anda buruk karena jalanan macet. Anda dapat memandang mereka yang tidak memiliki pekerjaan. Mereka bukan lagi bergumul dengan kemacetan jalanan, melainkan hidupnya, apa yang dapat mereka makan esok hari, bagaimana mereka dapat bertahan hidup. Dari sini, Anda dapat lebih bersyukur pada keadaan, yang nyatanya hal tersebut bukan sesuatu yang hal yang besar atau pun penting untuk Anda kesalkan. (Bing)



Kapten

YOU MAY ALSO LIKE