Tiongkok Uji Coba Vaksin COVID-19 Semprotan Hidung Tiongkok tengah uji coba vaksin COVID-19 semprotan Hidung (Foto: pixabay/thedigitalartist)

KANDIDAT vaksin COVID-19 terbaru mulai di uji coba pada manusia. Pengujian pada sukarelawan tak akan merasakan suntikan yang menyakitkan, melaikan akan disemprot melalui hidung.

Seperti yang dilansir dari laman Live Mint, Tiongkok menyetujui pengujian manusia tahap I untuk vaksin semprotan hidung.

Vaksin tersebut dikembangkan oleh para peneliti di Universitas Xiamen dan Universitas Hong Kong, serta oleh pembuat vaksin Beijing Wantai Biological Pharmacy Enterprise Co.

Baca Juga:

Keren, Filter Udara Ini Diklaim Dapat Menangkap dan Membunuh Virus Corona

Tiongkok menyetujui pengujian manusia tahap I untuk vaksin semprotan hidung (Foto: Pixabay/tumisu)

Semprotan intranasal sebelumnya sudah dikembangkan sebagai vaksin untuk flu, dan direkomendasikan untuk digunakan pada anak-anak dan orang dewasa, yang takut suntikan jarum.

Vaksin intranasal merupakan kandidat ke-10 dari Tiongkok, yang melanjutkan ke tahap penting pengujian manusia. Negara itu membangun keunggulannya dalam pengembangan vaksin.

Baca Juga:

Angin Segar Vaksin Virus Corona dari Oxford

Vaksin melalui hidung meniru proses penularan virus. (Foto: Pixabay/mohamed_hassan)

Menurut Science and Technology Daily, makalah yang berafiliasi dengan Kementerian Sains dan Teknologi China, semprotan intranasal mengandung virus flu yang dilemahkan, membawa segmen genetik dari protein lonjakan Virus Corona.

Dikelola melalui saluran hidung, dengan meniru infeksi alami virus pernapasan untuk merangsang kekebalan tubuh pada patogen yang menyebabkan COVID-19.

Beberapa ilmuwan berharap vaksin yang disemprotkan melalui hidung, mempunyai peluang lebih baik untuk menghentikan penyebaran virus berbahaya lewat saluran pernapasan.

Sementara itu, suntikan jarum mungkin bisa membangkitkan respons kekebalan sistematis untuk mencegah penyakit parah, tetapi mungkin tak cukup kuat untuk menangkal infeksi.

Science and Technology Daily melaporkan, Studi praklinis telah menunjukan, bahwa vaksin hidung dapat secara signifikan mengurangi kerusakan paru-paru pada tikus dan hamster saat terpapar Virus Corona. (Ryn)

Baca Juga:

Pandemi COVID-19 Berdampak Besar Bagi Perkembangan Industri Game, Ini Datanya

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala