Tiongkok Janjikan Harga Wajar Vaksin COVID-19 Penjaga stan pameran Ciftis di Beijing, Jumat (4/9), menunjukkan dua kandidat vaksin COVID-19 buatan Sinopharm dan Sinovac. (ANTARA/HO-GT)

MerahPutih.com - Pemerintah Tiongkok berjanji mendistribusikan vaksin COVID-19 ke negara-negara di seluruh dunia yang membutuhkannya dengan harga yang rasional.

"Vaksin dari berbagai negara masih dikembangkan. Tidak jelas berapa harganya. Tapi bagi Tiongkok sudah jelas. Kami akan memberikan vaksin kami kepada dunia sebagai barang kebutuhan publik global dengan harga yang fair dan rasional," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin dalam pernyataan tertulis, Kamis (1/10).

Pernyataan tersebut untuk menanggapi laporan bahwa vaksin COVID-19 yang dikembangkan ol eh Tiongkok akan lebih mahal daripada yang diproduksi oleh Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa.

Baca Juga:

Armenia dan Azerbaijan Saling Serang di Perbatasan

Wang menampik laporan tersebut dengan menyatakan Tiongkok telah berjanji untuk menjadikan vaksin mudah diakses dengan harga terjangkau di negara- negara berkembang dan akan menjaga komitmen tersebut.

Tiongkok sedang berpacu dengan waktu dalam mengembangkan vaksin COVID-19. Setelah vaksin tersedia, akan segera dibagikan sebagai barang kebutuhan publik global.

Ilustrasi - Virus Corona. (Dok Antara)
Ilustrasi - Virus Corona. (Dok Antara)

Wang menambahkan bahwa Tiongkok akan memprioritaskan distribusi vaksin kepada negara-negara berkembang melalui berbagai cara, termasuk sumbangan dan bantuan gratis.

Tiongkok mengembangkan sedikitnya 11 jenis vaksin COVID-19, sebanyak sembilan di antaranya sudah memasuki uji klinis tahap ketiga di Tiongkok dan beberapa negara lain, termasuk Indonesia.

Baca Juga:

PBB: Israel Tak Masuk dalam Daftar Pelaku Kejahatan Anak

Kandidat vaksin yang dikembangkan Sinopharm dan Sinovac telah dipajang di salah satu anjungan pameran di Shanghai beberapa waktu lalu.

Bahkan sudah beredar pula harga untuk dua dosis sekitar 900 yuan atau sekitar Rp2 juta. (*)

Baca Juga:

Mutasi Penyebab Penyebaran Cepat COVID-19

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bhabinkamtibmas Mulai Diturunkan Lacak Pasien Aktif COVID-19 di Jakarta Pusat
Indonesia
Bhabinkamtibmas Mulai Diturunkan Lacak Pasien Aktif COVID-19 di Jakarta Pusat

Untuk pemantauan bisa melalui aplikasi Tracer COVID-19

582 Tenaga Kesehatan RSD Wisma Atlet Sudah Divaksin
Indonesia
582 Tenaga Kesehatan RSD Wisma Atlet Sudah Divaksin

Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet mencatat sebanyak 582 tenaga kesehatan (nakes) telah dilakukan vaksinasi COVID-19.

Video Eks Wakapolri Bakal Tindak Polisi yang Amankan Demo Ciptaker Viral, Ini Klarifikasi Mabes Polri
Indonesia
Video Eks Wakapolri Bakal Tindak Polisi yang Amankan Demo Ciptaker Viral, Ini Klarifikasi Mabes Polri

Dalam video itu seolah Syafruddin masih menjabat sebagai Wakapolri

YLKI Sebut Mahalnya Tes COVID-19 Akibat Pemerintah Belum Tetapkan HET
Indonesia
Kapolri Tegaskan Tak Ada Toleransi di Perkara Pesta Sabu Eks Kapolsek Astnaanyar
Indonesia
Kapolri Tegaskan Tak Ada Toleransi di Perkara Pesta Sabu Eks Kapolsek Astnaanyar

Menurutnya, ada dua sanksi yang bisa diterapkan kepada Kompol Yuni

PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang Hingga 23 Desember 2020
Indonesia
PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang Hingga 23 Desember 2020

PSBB secara proporsional kawasan Bodebek berakhir pada 25 November 2020.

Begini Kronologi Relawan Vaksin COVID-19 Terpapar Virus Corona
Indonesia
Begini Kronologi Relawan Vaksin COVID-19 Terpapar Virus Corona

Relawan tersebut pergi ke luar kota setelah mendapatkan suntikan.

Pimpinan DPRD DKI Soroti Klaster Baru Usai Libur Panjang
Indonesia
Pimpinan DPRD DKI Soroti Klaster Baru Usai Libur Panjang

Penambahan itu terjadi akibat libur panjang akhir pekan pada 16-22 Agustus 2020 lalu.

Simak Nih! Langkah Transjakarta Hadapi Normal Baru
Indonesia
Simak Nih! Langkah Transjakarta Hadapi Normal Baru

TransJakarta juga kembali mengoperasikan layanan mikrotrans setelah terhenti selama empat bulan