Tiongkok Bantah Tudingan Ingin Kuasai Bulan Tiongkok Dituding ingin kuasai Bulan (Foto: Pixabay/thedigitalartist)

BARU-BARU ini Tiongkok dituduh Kepala Administrator NASA, bahwa negaranya ingin menguasai Bulan, sebagai bagian dari program militer. Mengenai hal itu, Tiongkok pun menegaskan, bahwa pihaknya selalu menyerukan pembangunan komunitas bangsa-bangsa di luar angkasa.

Negara ini pun semakin cepat mengembangkan program luar angkasa dalam dekade terakhir dengan eksplorasi Bulan sebagai fokusnya. Tiongkok melakukan pendaratan tanpa awak pertama di Bulan pada 2013 dan menargetkan dapat meluncurkan roket yang cukup kuat untuk mengirim astronaut ke Bulan menjelang akhir dekade ini.

Baca Juga:

Perusahaan ini Buka Trip ke Angkasa Luar di 2023

"Kita harus waspada terhadap ambisi Tiongkok mendarat di Bulan," jelas Administrator NASA, Bill Nelson, seperti dikutip dari Reuters.

Kepala Administrator NASA menuduh Tiongkok ingin kuasai Bulan (Foto: Pixabay/piro4d)

Nelson mengatakan, program luar angkasa Tingkok merupakan program militer dan Tiongkok sudah mencuri ide serta teknologi orang lain. Mengenai tudingan tersebut, Zhao Lijian, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, menyampaikan keberatannya.

"Ini bukan pertama kalinya kepala Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS mengabaikan fakta dan berbicara tidak bertanggung jawab tentang Tiongkok," ujar Zhao Lijian.

Zhao menambahkan, pihak AS terus-menerus membangun kampanye kotor terhadap program luar angkasa Tiongkok yang sebenarnya normal dan masuk akal. "Tiongkok pun dengan tegas menentang pernyataan tidak bertanggung jawab seperti itu," ujarnya.

Menurut Zhao, Tiongkok kerap mengedepankan pembangunan masa depan bersama bagi umat manusia di luar angkasa, serta menentang persenjataanya dan perlombaan senjata apapun di luar angkasa.

Seperti yang diketahui, NASA telah mengeluarkan program "Artemnis" yang berencana mengirim misi berawak untuk mengorbit Bulan pada 2024 mendatang dan melakukan pendaratan berawak di dekat Kutub Selatan Bulan pada 2025.

Sementara Tiongkok merencanakan misi tanpa awak ke kutub selatan Bulan dalam beberapa waktu dekat pada dekade ini. Tiongkok diperkirakan akan meluncurkan roket untuk kategori tugas berat terbarunya pada 2028. Roket tersebut sangat kuat dan akan digunakan mengirim pesawat ruang angkasa berawak ke Bulan.

Baca Juga:

SpaceX Kirim Semut ke Luar Angkasa

Tiongkok diperkirakan akan meluncurkan roket ke Bulan untuk kategori tugas berat terbarunya pada 2028 (Foto: Pixabay/wikiimages)

Kendaraan peluncuran itu bisa menempatkan pesawat ruang angkasa berbobot 15-50 ton pada lintasan ke Bulan. Hal itu disampaikan oleh wakil perancang China Aerospace Science and Technology, Liu Bing.

"Roket ini juga cukup kuat untuk menempatkan wahana luar angkasa seberat 12 hingga 44 ton pada lintasan ke Mars," jelas Liu, tanpa menyebutkan nama roketnya.

Sebelumnya Tiongkok memprediksi akan menyelesaikan desain dan konstruksi roket dengan daya dorong yang cukup untuk mengangkut astronautnya ke Bulan pada 2030.

Sebetulnya Tiongkok masih tertinggal dari Amerika Serikat dalam segi pengalaman dan teknologi luar angkasa. Pendaratan kru NASA terakhir terjadi pada 1972 dan astronaut AS diperkirakan akan kembali ke Bulan pada 2024. Menariknya, Tiongkok juga sanggup mengejar kelemahannya tersebut dengan mengebut sejumlah program luar angkasa. (Ryn)

Baca Juga:

NASA Garap Taksi Terbang Berbasis Tenaga Listrik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Program Sosial Lingkungan untuk Atasi Masalah Sampah Laut
Fun
Program Sosial Lingkungan untuk Atasi Masalah Sampah Laut

Diproyeksikan dapat mengurangi sampah laut hingga 7,2 ton per bulan.

Perjuangan Ibu Tunggal, Sang Jagoan Sepanjang Masa
Hiburan & Gaya Hidup
Perjuangan Ibu Tunggal, Sang Jagoan Sepanjang Masa

Namun, tak semua orang bernasib baik. Miya kehilangan suaminya akibat serangan jantung pada 2016.

Jalan Aspal Beraroma Stroberi
Hiburan & Gaya Hidup
Jalan Aspal Beraroma Stroberi

Meningkatkan kondisi kerja bagi orang-orang yang bekerja dengan aspal setiap hari.

WhatsApp akan Hadirkan Fitur Polling di Grup
Fun
WhatsApp akan Hadirkan Fitur Polling di Grup

WhatsApp dikabarkan tengah menyiapkan sebuah fitur polling di grup

Masa Depan Aviasi, tak Ada lagi Penerbangan First Class
Travel
Masa Depan Aviasi, tak Ada lagi Penerbangan First Class

Pengganti kelas premium ini ialah generasi baru superbusiness minisuites.

Xiaomi Luncurkan Smartphone dengan Layar Kecil
Fun
Xiaomi Luncurkan Smartphone dengan Layar Kecil

Brand asal Tiongkok keluarkan ponsel pintar anyar dengan layar kecil.

Jamang Sangsang, Pakaian Adat Baduy Luar yang Dipakai Jokowi
Tradisi
Jamang Sangsang, Pakaian Adat Baduy Luar yang Dipakai Jokowi

Presiden Joko Widodo menghadiri Sidang Tahunan MPR 2021, dengan tampilan baju adat baduy luar. Bagi suku Baduy, baju adat merupakan

4 Zodiak Ini Dikenal Paling Sulit Didekati
Hiburan & Gaya Hidup
4 Zodiak Ini Dikenal Paling Sulit Didekati

Cukup sulit untuk diajak berteman dan berkenalan dengan orang baru.

Lupakan Resep, Saatnya Memasak dengan Mengandalkan Intuisi
Fun
Lupakan Resep, Saatnya Memasak dengan Mengandalkan Intuisi

Mengikuti resep dengan sempurna tidak selalu membangun kepercayaan diri atau keterampilan memasak.

Paling Cocok Menikah, inilah Pasangan Pas untuk Perempuan Cancer
Hiburan & Gaya Hidup
Paling Cocok Menikah, inilah Pasangan Pas untuk Perempuan Cancer

Cancer sangat menghargai pernikahan, terutama dalam mengurus keluarga kecilnya.