Tinjau Proyek Nasional, Presiden Dijaga 1.700 Personel TNI dan Polri Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi Pangdam I/BB Mayjen Cucu Somantri. ( MP/Amsal Chaniago)

MerahPutih.com - Sebanyak 1.700 personel TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo dan rombongon ke beberapa daerah di Provinsi Sumatera Utara pada 13-14 Oktober 2017.

"Kita telah persiapkan pengamanan kunjungan Presiden Jokowi ke Medan, Kabupaten Karo, dan Kabupaten Tapanuli Utara," kata Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Sumantri usai apel pemeriksaan pasukan pengamanan Presiden RI di Lapangan Benteng, Medan, Kamis (12/10).

Kodam I/BB dan Polda Sumut, menurut dia, bertanggung jawab penuh pengamanan rencana kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke wilayah Sumut.

"Apakah pengamanan di VIP, lokasi kunjungan dan tempat-tempat lain yang telah ditentukan," kata Mayjen TNI Cucu didampingi Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpau.

Ia mengatakan, dalam kedatangan Presiden Jokowi, Kodam I/BB tetap mengadakan koordinasi dengan Polda Sumut tentang masalah pengamanan.

Selain itu, Kodam I/BB juga mempersiapkan puluhan prajurit penembak mahir yang andal dan terlatih.

"Penembak jitu yang berasal dari personel TNI AD itu, disebar di beberapa tempat," kata mantan Kepala Staf (Kastaf) Kostrad tersebut.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo beserta rombongan direncanakan akan meresmikan proyek nasional jalan tol Sumatera ruas KualanamuTebing Tinggi dan ruas Medan-Binjai.

Kemudian, juga meresmikan Bandar Udara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara, dan mengunjungi pengungsi erupsi Gunung Sinabung yang direlokasi di Desa Siosar, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. (*)

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH