Tingkatkan Rasa Nasionalisme, Nelayan Cengklik Gelar Upacara Unik Upacara bendera di tengah Waduk Cengklik. (MP/Win)

PULUHAN nelayan terlihat berbondong-bondong menaiki perahu. Perlahan tapi pasti mereka mendayung hingga tengah Waduk Cengklik, di Boyolali, Jawa Tengah. Terik matahari yang setentang dengan ubun-ubun menancap di kulit para nelayan, namun tak dihiraukan.

Kali ini tunjuannya bukan untuk mencari ikan, terlihat dari dekorasi perahu yang serba merah putih. Mereka berlayar guna memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-72.

Layaknya upacara umum, para nelayan juga telah menunjuk beberapa orang untuk terlibat dalam upacara tersebut, mulai dari Inspektur Upacara hingga Pembaca Pancasila.

Upacara bendera di tengah Waduk Cengklik.  (MP / Menang)
Upacara bendera di tengah Waduk Cengklik. (MP / Menang)

Di sela upacara terdengar hingga tepian mereka meneriakkan suara "Merdek, merdeka !,"

Guntoro, salah seorang Koordinator acara mengatakan bahwa kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan ini bertujuab untuk menumbuhkan kembali rasa nasionalisme.

Selain itu, misi terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) juga diusung dalam acara ini.

"Dibandingkan pada perayaan HUT RI sebelumnya mereka hanya memasang bendera di depan rumah masing-masing," kata saat ditanya merahputih.com di lokasi acara, Kamis (16/8).

Seusai upacara, para nelayan menyatakan bahwa sangat penting untuk pemerintah memperhatikan waduk. Ia menganggap waduk Cengklik harusnya mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

Selain sebagai mata pencarian, waduk ini juga menjadi salah satu destinasi wisata di Jateng.

”Kalau harapan kami, waduk ini dipercantik dan diperindah. Jika itu dilaksanakan, tidak akan mungkin akan banyak wisatawan yang berkunjung ke sini, ”kata salah seorang nelayan yang ikut serta dalam acara tersebut.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga ada anggota Denpom IV / 4 Surakarta CPM Kopral TNI Partika Subagyo Lelono. Dalam upacara tersebut, Subagyo bertindak sebagai Komandan Upacara. ( Win)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Objek wisata Gunung Kidul dibuka terbatas 22 Juni
Travel
Objek wisata Gunung Kidul dibuka terbatas 22 Juni

Dalam uji coba ini jumlah pengunjung dibatasi hanya maksimal setengah dari kapasitas biasanya.

Benteng Plastik Pertahanan Pasar Genteng Surabaya Hadapi New Normal Corona
Kuliner
Benteng Plastik Pertahanan Pasar Genteng Surabaya Hadapi New Normal Corona

Berharap mulai hari ini omzet penjualan barang dagangannya bisa kembali terkatrol seperti hari-hari biasa.

'Wonderful Indonesia' Berkeliaran di Wina
Travel
'Wonderful Indonesia' Berkeliaran di Wina

Kedubes RI di Wina mendukung upaya promosi Wonderful Indonesia di Eropa.

Kue Delapan Jam, Hidangan Khas Lebaran ala Palembang
Kuliner
Kue Delapan Jam, Hidangan Khas Lebaran ala Palembang

Kue yang satu ini dibuat tanpa tepung sama sekali.

New Normal, Liburan ke Rancaupas Tetap Seru dan Instagramable
Travel
New Normal, Liburan ke Rancaupas Tetap Seru dan Instagramable

Tangan kamu pasti gatal terus ingin berfoto di Rancaupas.

Ketatnya Penerapan Protokol Anti COVID-19 di Hotel Surabaya Ini
Travel
Ketatnya Penerapan Protokol Anti COVID-19 di Hotel Surabaya Ini

Para tamu hotel harus mematuhi protokol kesehatan anti COVID-19.

Mengenal Pesona Pulau Laki dan Pulau Lancang, Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air
Kuliner
Mengenal Pesona Pulau Laki dan Pulau Lancang, Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air

Pulau Laki dan Pulau Lancang menawarkan pesona pantai nan indah.

Usaha Kuliner Online Punya Prospek Bagus Hadirkan Cuan
Kuliner
Usaha Kuliner Online Punya Prospek Bagus Hadirkan Cuan

Selain itu bisnis perlengkapan kesehatan pencegahan COVID-19 secara online diprediksi tetap menjanjikan.

Ketika Macet Malah Jadi Wisata Alam di Negeri Aing
Travel
Ketika Macet Malah Jadi Wisata Alam di Negeri Aing

Menghabiskan waktu dengan makan dan gelar tikat saat macet memang paling abdol.

Menikmati Alam Perdesaan di Kampung Budaya Pandanwangi
Travel
Menikmati Alam Perdesaan di Kampung Budaya Pandanwangi

Berada di Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang, Cianjur, Jawa Barat.