Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Desember 2025
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026

Booth BYD di GIIAS 2025. Foto: Dok. KabarOto.com

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Perindusyrian mencatat penjualan kendaraan listrik (EV) meningkat signifikan. Penjualan EV melonjak tajam pada periode Oktober-Januari tahun 2025 dibanding periode yang sama tahun lalu.

Namun kenaikan penjualan ini sebagian besar berasal dari kendaraan EV impor (CBU). Dari total penjualan kendaraan EV tahun 2025 sebesar 69,146 unit, 73 persennya merupakan kendaraan EV impor yang nilai tambah dan penyerapan tenaga kerja industrinya berada di negara lain.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, pihaknya mengupayakan agar industri otomotif nasional tetap mendapatkan insentif tahun depan, mengingat sektor tersebut memiliki dampak berkelanjutan (multiplier effect) yang besar.

"Sektor ini merupakan sektor yang sangat penting, terlalu penting untuk kita abaikan, tidak mungkin kita abaikan. Forward, backward linkage yang luar biasa besar, penyerapan tenaga kerjanya juga luar biasa besar, nilai tambah untuk ekonominya juga luar biasa besar. Dan oleh sebab itu, kami akan tetap mengusulkan insentif atau stimulus kepada pemerintah untuk sektor otomotif," kata dia di Jakarta, Selasa (2/12).

Baca juga:

Mobil Nasional Mulai Diproduksi 2027, Kemenperin dan Pindad Bahas Potensi Undang Mitra Lain untuk Pengembangan

Sektor tersebut membutuhkan stimulus mengingat saat ini tengah mengalami kontraksi atau penurunan.

Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil selama Januari-Oktober 2025 secara wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) hanya sebanyak 634.844 unit. Angka itu turun 10,6 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 711.064 unit.

Sedangkan secara retail sales (penjualan dari dealer ke konsumen) tercatat sebanyak 660.659 unit pada Januari-Oktober 2025. Angka itu turun 9,6 persen dari tahun lalu yang mencapai 731.113 unit.

Insentif yang sedang disiapkan pihaknya ini mencakup sisi permintaan (demand) maupun sisi persediaan (supply).

"Oleh sebab itu, merupakan tanggung jawab kami. Hal yang salah kalau kami tidak perjuangkan," katanya.

#Mobil Listrik #Kemenperin #Menperin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Fun
Aion UT Cross Tampil Lebih Tangguh, Ini Spesifikasi Mobil Listrik Terbaru GAC
GAC memperkenalkan Aion UT Cross, hatchback listrik dengan tampilan lebih tangguh.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Aion UT Cross Tampil Lebih Tangguh, Ini Spesifikasi Mobil Listrik Terbaru GAC
Lifestyle
Revolusi BYD Flash Charging Hadir di Indonesia, Isi Daya EV Kini Sekilat Isi Bensin di SPBU
Penasaran dengan teknologi Flash Charging BYD? Pengisian daya mobil listrik kini cuma butuh 9 menit buat penuh berkat Blade Battery generasi kedua. Cek selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Revolusi BYD Flash Charging Hadir di Indonesia, Isi Daya EV Kini Sekilat Isi Bensin di SPBU
Fun
Danza D9 Terbaru Punya Kursi Pijat 10 Titik dan Flash Charging 9 Menit, Berapa Harganya?
BYD resmi meluncurkan Danza New D9 di Indonesia. Apa saja fitur unggulannya?
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Danza D9 Terbaru Punya Kursi Pijat 10 Titik dan Flash Charging 9 Menit, Berapa Harganya?
Fun
BYD Hadirkan Flash Charging di Indonesia, Ngecas Mobil Listrik 10-97 Persen Cuma 9 Menit
BYD menghadirkan teknologi pengisian daya cepat Flash Charging yang diklaim mampu memangkas waktu pengisian baterai mobil.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
BYD Hadirkan Flash Charging di Indonesia, Ngecas Mobil Listrik 10-97 Persen Cuma 9 Menit
Fun
BYD Racco Segera Dijual di Indonesia? Ini Spesifikasi Lengkapnya
BYD tengah mengkaji peluang memasarkan mobil listrik mungil Racco di Indonesia.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
BYD Racco Segera Dijual di Indonesia? Ini Spesifikasi Lengkapnya
Fun
BYD Seagull Generasi Kedua Hadir dengan Bodi Lebih Besar, Siap Tantang Geely EX2
BYD mulai membuka pemesanan awal Seagull generasi kedua di China.
Yusuf Abdillah - Senin, 12 Oktober 2026
BYD Seagull Generasi Kedua Hadir dengan Bodi Lebih Besar, Siap Tantang Geely EX2
Fun
Xiaomi Cetak Rekor Penjualan 40 Ribu Mobil Sebulan, SkyNomad Jadi Andalan
Xiaomi menjual sekitar 40.000 unit dalam satu bulan, catat rekor tertinggi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 08 Oktober 2026
Xiaomi Cetak Rekor Penjualan 40 Ribu Mobil Sebulan, SkyNomad Jadi Andalan
Tekno
Jaguar Ungkap Mobil Listrik Baru, Dirilis setelah Prahara 'Woke'
Mereka menghadapi beragam reaksi atas desain mobil baru tersebut serta strategi serbalistrik dari merek ini.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
 Jaguar Ungkap Mobil Listrik Baru, Dirilis setelah Prahara 'Woke'
Fun
Suzuki eSky Jadi Mobil Listrik Mungil Termurah? Harga di Jepang Mulai Rp175 Juta
Mobil listrik berukuran kompak ini ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau.
Yusuf Abdillah - Rabu, 07 Oktober 2026
Suzuki eSky Jadi Mobil Listrik Mungil Termurah? Harga di Jepang Mulai Rp175 Juta
Indonesia
Bahlil Buka Peluang Kemenperin Masuk Koordinasi Kemenko Hilirisasi
Bahlil Lahadalia membuka peluang Kemenperin masuk koordinasi Kemenko Hilirisasi. Pemerintah masih menyusun pembagian kementerian dan kewenangan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Bahlil Buka Peluang Kemenperin Masuk Koordinasi Kemenko Hilirisasi
Bagikan