Tingkatkan Keamanan Pengendara, Jasa Marga Perkuat Jembatan Jagorawi Jasa Marga Metropolitan Tollroad. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Dalam upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara, Jasa Marga Metropolitan Tollroad selaku pengelola Jalan Tol Jagorawi kembali melanjutkan pekerjaan perkuatan jembatan di Ruas Tol Jagorawi.

Pelaksanaan perbaikan jembatan dilakukan pada dua lokasi yaitu di Kilometer ( Km) 15+408 Lajur 4 arah Jakarta, dimulai hari Senin 19 Oktober pukul 09.00 WIB sampai dengan Sabtu (24/10) pukul 12.00 WIB.

"Lokasi kedua di Km 23+225 Lajur 4 arah Jakarta, dimulai hari Senin 19 Oktober 2020 pukul 09.00 WIB sampai dengab hari Sabtu tanggal 24 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB," kata Marketing and Communication Department, Irra Susiyanti melalui keterang tertulis, Minggu (18/10).

Baca Juga

Mengenal 'Monster Laut Kaspia' yang Kini Jadi Obyek Wisata

Irra melanjutkan, selama pekerjaan berlangsung lajur 4 akan ditutup, serta diberlakukan buka tutup pada lajur 3 secara situasional. Kemudian Lajur 1 dan 2, serta bahu jalan dapat digunakan sebagai jalur lalu lintas.

Irra melanjutkan, setelah pekerjaan dimasing-masing lokasi selesai, akan diberlakukan open traffic dan serta petugas memastikan lajur dapat dilalui kembali dengan aman.

Pengerjaan proyek di tol

Jasamarga juga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, untuk melakukan pengaturan lalulintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Selain itu Jasa Marga juga menyiapkan rambu-rambu pengamanan pekerjaan, dan menyiagakan petugas di lokasi pekerjaan.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut. Diimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas, tetap tertib di lajurnya, serta mengatur waktu perjalanannya.

Baca Juga

Kegaduhan UU Cipta Kerja karena Buruknya Komunikasi Pemerintah

"Lakukan pembaharuan informasi lalulintas di jalan tol milik Jasa Marga dengan menghubungi Call Center 24 jam di nomor telepon 14080," tutupnya. (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
15 Tenaga Medis Positif Corona, Poliklinik RSUD Depok Tutup Sementara
Indonesia
15 Tenaga Medis Positif Corona, Poliklinik RSUD Depok Tutup Sementara

Dikatakannya, para tenaga kesehatan RSUD Depok ini sudah menjalani protokol yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Hari Pertama, Pelanggar Ganjil Genap Sebanyak 1.062 Kendaraan
Indonesia
Hari Pertama, Pelanggar Ganjil Genap Sebanyak 1.062 Kendaraan

Mulai Senin (10/8) kemarin pelanggar aturan ganjil genap (gage) di 25 ruas protokol Jakarta dilakukan sanksi penilangan.

William PSI Terancam Dipecat
Indonesia
William PSI Terancam Dipecat

ada sanksi yang bisa menjerat William bila terbukti melanggar

Mahfud MD Hindari Wartawan Saat Tiba di KPK
Indonesia
Mahfud MD Hindari Wartawan Saat Tiba di KPK

Mahfud tiba di Gedung KPK sekitar pukul 13.00 WIB

Pesawat TNI AU Bawa 9 Ton Peralatan Medis dari Tiongkok
Indonesia
Pesawat TNI AU Bawa 9 Ton Peralatan Medis dari Tiongkok

Semua bantuan dari Tiongkok untuk Indonesia akan diangkut dari Shanghai dan Guangzhou, Provinsi Guangdong

Pemprov DKI Geram Kemenperin Terus Beri Izin Operasi Perusahaan yang Tak Dikecualikan
Indonesia
Pemprov DKI Geram Kemenperin Terus Beri Izin Operasi Perusahaan yang Tak Dikecualikan

Penambahan ini terus terjadi karena pengajuan perizinan yang mudah

 Kisah Sopir Bus Kena PHK, Mudik Jalan Kaki Ratusan Kilometer Jakarta-Solo
Indonesia
Kisah Sopir Bus Kena PHK, Mudik Jalan Kaki Ratusan Kilometer Jakarta-Solo

"Saya kena PHK tanggal 8 Mei sebagai sopir bus pariwisata. Awalnya saya gunakan uang Rp500.000 untuk membeli tiket bus AKAP jurusan Jakarta-Solo, tetapi yang datang justru mobil Elf," kata Budi

Lebam di Tubuh Yodi Prabowo Bukan Dari Penganiayaan
Indonesia
Lebam di Tubuh Yodi Prabowo Bukan Dari Penganiayaan

Yodi diyakini meregang nyawa karena benda tajam

Virus Corona Bisa Picu Histeria Massa
Indonesia
Virus Corona Bisa Picu Histeria Massa

Histeria massa merupakan sebuah konsekuensi dari ketidakpastian terkait wabah virus corona.

Bukan Hanya Indonesia, Perekonomian Dunia Bisa Terdampak jika Iran dan Amerika Berperang
Indonesia
Bukan Hanya Indonesia, Perekonomian Dunia Bisa Terdampak jika Iran dan Amerika Berperang

Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi terus memonitor konflik Iran-Amerika Serikat (AS).