Tingkat Keterisian RS COVID-19 di DKI Capai 79 Persen Ilustrasi - Pasien positif COVID-19 menjalani perawatan. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Keterpakaian tempat tidur rawat inap dan ruang ICU di 98 RS Rujukan COVID-19 di Jakarta terjadi peningkatan selama sebulan terakhir.

Keterisian tempat tidur isolasi harian di 98 rumah sakit rujukan COVID-19 DKI pada 7 November lalu masih 56 persen. Namun, setiap pekannya terus meningkat hingga saat ini sudah terisi 79 persen dari kapasitas maksimal sebesar 6.302 tempat tidur.

Baca Juga

Kasus Positif Melonjak, Anies Perpanjang PSBB Transisi Selama 2 Pekan

Sedangkan, kapasitas ICU 98 rumah sakit ujukan COVID-19 DKI pada 7 November 2020 masih 60 persen dari kapasitas maksimal. Namun, keterisiannya semakin meningkat hingga per 5 Desember 2020 mencapai 71 persen dari kapasitas maksimal sebesar 874 tempat tidur.

"Untuk 19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) memiliki total ruang isolasi 1645 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 78 persen dan total ruang ICU 247 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 75 persen," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Jakarta, Senin (7/12)

Kemudian, 9 RS Vertikal Kemenkes memiliki total ruang isolasi 643 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 68 persen dan total ruang ICU 160 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 74 persen

Petugas medis memeriksa kondisi pasien di ruang isolasi. (ANTARA/Ari Bowo Suciptoisitif)
Petugas medis memeriksa kondisi pasien di ruang isolasi. (ANTARA/Ari Bowo Suciptoisitif)

Selanjutnya 6 RS TNI dan POLRI total ruang isolasi 827 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 72 persen. Total ruang ICU 132 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 43 persen

6 RS Kementerian lain memiliki total ruang isolasi 776 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 74 persen. Total ruang ICU 143 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 76 persen

Kemudian, 58 RS Swasta memiliki total ruang isolasi 2411 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 86 persen. Dan total ruang ICU 192 tempat tidur dengan tingkat keterpakaian 79 persen.

Untuk diketahui Anies Baswedan telah memperpanjang kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi selama 14 hari, terhitung 7 hingga 21 Desember 2020.

Anies menegaskan kelanjutan PSBB ini sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan kasus COVID-19. (Asp)

Baca Juga

Ini Kata Pakar Kesehatan Soal Pemangkasan Cuti Bersama Natal dan Tahun Baru

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasien COVID-19 di Indonesia Tembus 500 Ribu
Indonesia
Pasien COVID-19 di Indonesia Tembus 500 Ribu

Maka total kasus COVID-19 di Indonesia menjadi 502.110.

Anies 'Dikerjai' Pemerintah Pusat soal Penanganan Corona
Indonesia
Anies 'Dikerjai' Pemerintah Pusat soal Penanganan Corona

"Banyak keinginan dan kebijakan Anies yang terhalang oleh pemerintah pusat," ujar Ujang

Politisi PDIP Kembalikan Duit dari Tersangka Korupsi Bansos Juliari ke KPK
Indonesia
Politisi PDIP Kembalikan Duit dari Tersangka Korupsi Bansos Juliari ke KPK

Penyidik KPK telah memeriksa Suyuti sebagai saksi untuk tersangka Juliari dan kawan-kawan dalam penyidikan kasus suap tersebut.

Penyidik Pegang Bukti Kuat Penjarakan Ambroncius Nababan
Indonesia
Penyidik Pegang Bukti Kuat Penjarakan Ambroncius Nababan

Penyidik penjarakan tersangka kasus ujaran rasial yang diduga dilakukan Ketua Relawan Pro Jokowi, Ambroncius Nababan, di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Jam Bebas Kendaraan Bermotor di Kawasan Maliboro Diubah
Indonesia
Jam Bebas Kendaraan Bermotor di Kawasan Maliboro Diubah

Perubahan jam masuk kendaraan bermotor juga diikuti perubahan rekayasa lalu lintas disekitar kawasan Malioboro

Bebas dari Penjara, BNPT Bakal Deradikalisasi Abu Bakar Ba'asyir
Indonesia
Bebas dari Penjara, BNPT Bakal Deradikalisasi Abu Bakar Ba'asyir

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme angkat suara soal bebasnya Abu Bakar Ba’asyir yang menjalani hukuman di Lapas Gunung Sindur.

KPK: Tingkat Kepatuhan LHKPN Mencapai 92,81 Persen
Indonesia
KPK: Tingkat Kepatuhan LHKPN Mencapai 92,81 Persen

KPK mencatat tingkat kepatuhan LHKPN nasional untuk bidang eksekutif mencapai 92,36%.

Anies Siap Laksanakan Tes Cepat Massal Virus Corona di Jakarta
Indonesia
Anies Siap Laksanakan Tes Cepat Massal Virus Corona di Jakarta

Anies melanjutkan, jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes), dan seluruh aparat keamanan di DKI, bahkan di bawahnya bakal disiagakan.

Kasus Jaksa Pinangki, Kejagung Tetapkan Politikus Nasdem Andi Irfan Tersangka
Indonesia
Kasus Jaksa Pinangki, Kejagung Tetapkan Politikus Nasdem Andi Irfan Tersangka

Andi Irfan diduga menjadi perantara suap dari Djoko Tjandra terhadap Pinangki.