Tinggi Kolom Erupsi Letusan Merapi Capai 1,5 Km di Atas Puncak Gunung Merapi di Jawa Tengah (Foto: Pixabay/ArtTower)

Merahputih.com - Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu, dini hari kembali meletus dengan tinggi kolom mencapai 1.500 meter di atas puncak.

Akun Twitter Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) yang dipantau di Yogyakarta menyebutkan letusan Gunung Merapi yang terekam di seismogram pada pukul 00.15 WIB itu memiliki durasi 150 detik dengan amplitudo 40 mm.

Baca juga:

Gunung Merapi Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik 6 Ribu Meter dari Puncak

"Teramati tinggi kolom erupsi 1.500 meter," tulis BPPTKG dalam keterangannya.

Disebutkan pula bahwa arah angin saat terjadi letusan ke barat. Pada Sabtu (28/3) pagi, gunung berapi aktif itu juga mengalami erupsi pada pukul 05.21 WIB dengan tinggi kolom 2.000 meter, pada Sabtu (28/3), pukul 19.25 WIB kembali meletus dengan ketinggian kolom sekitar 3.000 meter dari puncak.

Gunung Merapi Erupsi, Ketahui 4 Dampak Negatif dari Abu Vulkanis
Erupsi Gunung Merapi berdapak pada alam di sekitarnya (Foto: Pixabay/Aditya99966)

Gunung itu juga mengalami erupsi dua kali pada Jumat (27/3). Erupsi pertama terjadi pada pukul 10.46 WIB dengan tinggi kolom 5.000 meter dan disusul erupsi berikutnya pada pukul 21.46 WIB dengan tinggi kolom 1.000 meter.

Hingga saat ini, sebagaimana dikutip Antara, BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada level II atau Waspada, sedangkan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian, kecuali untuk kepentingan penyelidikan serta penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

Baca juga:

Warga Cepogo Beraktivitas Normal Meski Dihujani Abu Vulkanik Gunung Merapi

Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

"Tetap tenang 'nggih' warga Merapi. Tetap waspada namun jangan panik. Tingkat aktivitas waspada (level II). Jarak bahaya dalam radius tiga kilometer dari puncak Merapi. Di luar radius tersebut masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa," tulis akun resmi BPPTKG. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH