Tinggalkan Kebiasaan Ini, karena Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes Jangan coba coba memiliki kebiasaan ini (Foto: pixabay/TesaPhotography)

PENYAKIT diabetes memang santer terdengar sebagai penyakit yang mematikan. Contohnya salah satu pelawan legendaris Indonesia Omas. Omas Meninggal karena penyakit diabetes yang ia derita.

Alodokter menjelaskan bahwa ada dua tipe diabetes, diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Diabetes 1 terjadi karena sistem kekebalan tubuh penderita menyerang dan menghancurkan sel-sel pangkreas yang memproduksi insulin.

Baca juga:

Mengapa Cabai Bisa Pedas?

Diabetes tipe 2 disebabkan oleh sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin, sehingga insulin yang dihasilkan tidak dapat dipergunakan dengan baik.

Melansir dari The Healthy, ternyata kebiasaan-kebiasaan ini menjadi penyebabkan meningkatnya risiko diabetes terhadap seseorang.


1. Sering begadang

Bergadang sambil membuka gawai membuat susah tidur (Foto: Pixabay/BrickRedBard)
Bergadang sambil membuka gawai membuat susah tidur (Foto: Pixabay/BrickRedBard)

Generasi millenial sekarang mempunyai kebiasaan begadang yang cukup tinggi. Ditambah selama pandemi dan work from home membuat pekerjaan di rumah menumpuk dan menuntut untuk tidur larut malam.

Sebuah penelitian di Korea menyatakan bahwa orang yang begadang sampai dini hari lebih mungkin terserang diabetes. Sebisa mungkin hindari kebiasaan ini, biarkan tubuh beristirahat dan melakukan metabolisme.

Baca juga:

Sup Sehat Cita Rasa Oriental, Pas Dicoba di Rumah

2. Kurangnya asupan sinar matahari pagi

Matahari memberika vitamin D (Foto: unsplash/taylorjamesphotos)
Matahari memberika vitamin D (Foto: unsplash/taylorjamesphotos)

Sinar matahari ternyata memberikan vitamin D pada tubuh. Maka dari itu kalau kamu terlalu sibuk dan tidak sempat terkena sinar matahari, usahakan mengomsumsi vitamin D dalam bentuk kapsul atau dalam bentuk lainnya.

3. Kurang Minum Air

Air putih membantu menjaga gula darah (Foto: unsplash/spanic)
Air putih membantu menjaga gula darah (Foto: unsplash/spanic)

Berkurangnya asupan air ke dalam tubuh ternyata dapat menggangu kadar gula dalam darah. Sehingga bagi orang yang bercukupan air sepanjang hidupnya akan lebih rendah menderita diabetes. Para ilmuah juga berteori bahwa gula darah mungkin naik ketika ginjal dan hati kehilangan cairan.

Cara di atas adalah kebiasaan yang harus dihindari yah, tetap semangat dan jaga kesehatan selalu. (Ray)

Baca juga:

Berencana Melakukan Road Trip? Jangan Lupakan Protokol Kesehatan


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH