Tinggalkan Adidas, DFB Jerman Kena Kritik

Soffi AmiraSoffi Amira - Sabtu, 23 Maret 2024
Tinggalkan Adidas, DFB Jerman Kena Kritik

Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) ingin tinggalkan Adidas. Foto: Dok/DFB

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) memutuskan untuk meninggalkan Adidas. Kabarnya, mereka akan beralih menggunakan seragam dan perlengkapan olahraga Nike. Hal itu pun memicu kritik dari pemerintah dan menyebut langkah tersebut "kurang patriotis".

"Saya sulit membayangkan jersei Jerman tanpa tiga garis,” kata Menteri Ekonomi Robert Habeck dalam pernyataan kepada AFP, Jumat (22/3).

Baca juga:

Manuel Neuer Absen saat Jerman Hadapi Belanda dan Prancis

"Bagi saya, Adidas dan hitam-merah-emas selalu menyatu,” kata Habeck, menggambarkan perpaduan garis merek dagang Adidas dengan warna bendera negara sebagai "bagian dari identitas Jerman".

Habeck mengatakan, "mengharapkan lebih banyak patriotisme" dari DFB untuk mengutamakan produk dalam negeri yang saat ini sedang berjuang memajukan perekonomian di masa sulit.

DFB pada Kamis (21/3) telah mengumumkan, bakal mengakhiri kemitraan dengan Adidas. Lalu, memilih Nike sebagai pemasok seragam dan perlengkapan olahraga timnas mulai 2027. Padahal, kolaborasi antara Adidas dan timnas sudah terjalin sejak 1950-an, yang ditandai kesuksesan Piala Dunia pertama Jerman pada 1954.

Menteri Kesehatan, Karl Lauterbach pada Kamis (21/3) melalui akun X-nya, peralihan dari Adidas dianggap merupakan "keputusan yang salah", seraya menambahkan "perdagangan telah menghancurkan tradisi."

Baca juga:

Sempat Dikritik, Jersey Baru Timnas Indonesia Tuai Pujian

DFB Jerman akan mengakhiri kerja sama dengan Adidas
DFB Jerman akan mengakhiri kerja sama dengan Adidas. Foto: Dok/DFB

Pergantian jenama Adidas ke Nike itu terjadi beberapa bulan sebelum Jerman menjadi tuan rumah Euro 2024 yang dimulai Juni.

Asosiasi Sepak Bola Jerman mengatakan, bahwa mereka memahami jika keputusan untuk meninggalkan Adidas bersifat “emosional”.

“Bagi kami sebagai asosiasi, ini juga merupakan titik balik ketika jelas bahwa kemitraan yang ditandai dengan momen spesial akan segera berakhir setelah lebih dari 70 tahun,” kata DFB di akun X.

Kesepakatan dengan Nike yang akan berlaku hingga 2034, “sejauh ini merupakan tawaran finansial terbaik," kata DFB.

Menurut harian keuangan Jerman, Handelsblatt, kontrak dengan perusahaan Amerika itu bernilai sekitar 100 juta euro per tahun, atau dua kali lipat dari nilai kesepakatan dengan Adidas.

Uang tersebut memungkinkan asosiasi memenuhi komitmennya terhadap “sepak bola Jerman dan perkembangannya”, kata DFB. (*)

Baca juga:

6 Negara yang Maju ke Babak Play-off Kualifikasi Euro 2024

#Olahraga #Sepak Bola #Jerman #Adidas
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Indonesia
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Presiden Prabowo Subianto mengajak Jerman memperluas investasi di sektor energi baru terbarukan, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga mineral kritis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Indonesia
Arti Penting Kedatangan Presiden Jerman ke Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Kunjungan itu menandai rangkaian peringatan 75 tahun hubungan bilateral kedua negara yang akan diperingati pada 2027.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Arti Penting Kedatangan Presiden Jerman ke Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global
Indonesia
Bertemu Presiden Jerman, Prabowo Bahas Kerja Sama Bisnis dan Tenaga Kerja yang bakal Untungkan Indonesia
Kedua presiden membahas potensi kerja sama bisnis, energi, iklim, tenaga kerja, dan budaya.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Bertemu Presiden Jerman, Prabowo Bahas Kerja Sama Bisnis dan Tenaga Kerja yang bakal Untungkan Indonesia
Indonesia
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan ketat dan rekayasa lalu lintas sementara di ruas jalan protokol.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Olahraga
Link Live Streaming Swedia vs Tunisia, 15 Juni 2026
Link live streaming Swedia vs Tunisia akan dimulai Senin (15/6) pukul 09.00 WIB. Swedia harus tampil sebaik mungkin melawan pertahanan Tunisia.
Soffi Amira - Senin, 15 Juni 2026
Link Live Streaming Swedia vs Tunisia, 15 Juni 2026
Indonesia
Presiden Jerman Tiba di Jakarta Hari Ini, Cek Pengalihan Arus Lalu Lintasnya
Rombongan Presiden Jerman dijadwalkan tiba sekitar pukul 08.00 WIB.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Presiden Jerman Tiba di Jakarta Hari Ini, Cek Pengalihan Arus Lalu Lintasnya
Olahraga
Grup E Piala Dunia 2026: Timnas Jerman Tanpa Belas Kasihan Gilas Curacao dengan Skor Mencolok 7-1
Gelandang enerjik Felix Nmecha membuka keran gol laga baru berjalan enam menit usai memanfaatkan umpan matang Florian Wirtz
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Grup E Piala Dunia 2026: Timnas Jerman Tanpa Belas Kasihan Gilas Curacao dengan Skor Mencolok 7-1
Olahraga
Link Live Streaming Pantai Gading vs Ekuador, 15 Juni 2026
Link live streaming Pantai Gading vs Ekuador akan dimulai Senin (15/6) pukul 06.00 WIB. Keduanya sama-sama kuat untuk memenangi pertandingan.
Soffi Amira - Senin, 15 Juni 2026
Link Live Streaming Pantai Gading vs Ekuador, 15 Juni 2026
Olahraga
Link Live Streaming Belanda vs Jepang, 15 Juni 2026
Link live streaming Belanda vs Jepang akan dimulai Senin (15/6) pukul 03.00 WIB. Ini menjadi pertama kalinya kedua negara bertemu dalam 13 tahun.
Soffi Amira - Senin, 15 Juni 2026
Link Live Streaming Belanda vs Jepang, 15 Juni 2026
Bagikan