Merawat Ingat

Tinder Luncurkan 'Panic Button' untuk Keselamatan

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 28 Januari 2023
Tinder Luncurkan 'Panic Button' untuk Keselamatan
Ketika tombol panik ditekan, tim keamanan atau kepolisian akan langsung datang ke lokasi terkini atau real-time pengguna. (Unsplash/Good Faces Agency)

ZAMAN semakin canggih. Kini banyak orang sudah bisa mendapatkan jodoh atau pujaan hati tanpa perlu pergi berkenalan ke luar. Salah satunya adalah dengan bertemu pasangan melalui aplikasi kencan daring, Tinder.

Sayangnya, berkencan dan menemui seseorang yang dikenal melalui Tinder tidak selamanya berjalan mulus. Terkadang ada tindak kriminal atau hal-hal yang kurang menyenangkan terjadi. Untuk mengatasi hal tersebut, Tinder akhirnya meluncurkan fitur 'Panic Button' tepat tiga tahun yang lalu.

Tanggal 28 Januari 2020 adalah hari di mana fitur ini pertama kali beroperasi di platform kencan Tinder. Fitur 'Panic Button' merupakan bentuk kerja sama antara Tinder dengan Noonlight, perangkat lunak yang bisa melacak keberadaan seseorang.

Baca Juga:

BTS Meal Masuk Tren Penelusuran pada 'Year in Search 2021' di Google Indonesia

aplikasi
Informasi lokasi dan waktu kencan pengguna hanya akan dibagikan pada pihak Noonlight saja, tanpa diketahui oleh pihak Tinder. (Unsplash/Mika Baumeister)

Cara kerjanya adalah pengguna akan memasukkan berbagai informasi seperti kapan, di mana, dan dengan siapa mereka pergi di aplikasi Tinder. Lalu, tombol panik pun akan muncul. Tombol ini bisa ditekan ketika pengguna merasa terancam dan polisi pun akan segera datang menghampiri lokasi real-time atau terkini pengguna.

"Kamu bisa menyalakan (tombol panik)nya ketika pergi berkencan dan mematikannya lagi ketika kencan sudah selesai," tutur Addy Bhasin selaku juru bicara Noonlight.

Informasi tentang lokasi pengguna hanya akan dibagikan kepada pihak Noonlight saja. Jadi privasi ini tidak akan terbaca oleh pihak Tinder.

Selain fitur alarm dari 'Panic Button', Tinder juga meluncurkan sejumlah fitur baru lain guna memastikan keselamatan dan keamanan penggunanya. Beberapa di antaranya adalah verifikasi foto, pendeteksi pesan tak senonoh, dan report user yang dianggap mengancam atau tak pantas. (mcl)

Baca Juga:

Air Jordan 1 Xing Qi Terlangka Rilis untuk Ketiga Kalinya

#Merawat Ingat #Teknologi #Aplikasi
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love
Bagikan