Tindakan Jozeph Paul Zhang Dianggap Tidak Pancasilais Staf Khusus BPIB Romo Benny. ANTARA/Naim

MerahPutih.com - Tersangka kasus penistaan agama dan ujaran kebencian Jozeph Paul Zhang mengaku seorang pancasilais.

Anggota Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo mengatakan, apabila Paul Zhang seorang pancasilais, ia tidak akan mengolok-olok agama orang lain.

"Karena dengan cara dia itu jelas bahwa dia memprovokasi sehingga antarumat beragama itu yang rukun, damai, dan menjadi tidak damai, karena ulah dia," ujar Benny saat dihubungi wartawan, Rabu (21/4).

Baca Juga:

Janji Bakal Tangkap Jozeph Paul Zhang, Mabes Polri Minta Publik Bersabar

Benny mengatakan, Paul Zhang telah melanggar sila-sila yang ada di Pancasila. Paul dianggap telah melanggar sila pertama hingga sila kelima.

"Kalau dia menghayati Pancasila, dia tidak akan melakukan itu, jadi sebenarnya tindakan dia itu melanggar dari sila-sila Pancasila," ucapnya.

Benny berharap pelecehan terhadap ajaran agama tidak terjadi lagi di Indonesia. Menurutnya, apabila orang yang menghayati nilai-nilai Pancasila, tidak akan melecehkan agama orang lain.

"Jadi hukum harus berlaku adil bagi semuanya," imbuhnya.

Shindy Paul Soerjomoeljono atau yang dikenal Joseph Paul Zhang di channel YouTube-nya. ANTARA/Tangkapan layar YouTube Joseph Paul Zhang/pri.
Shindy Paul Soerjomoeljono atau yang dikenal Joseph Paul Zhang di channel YouTube-nya. ANTARA/Tangkapan layar YouTube Joseph Paul Zhang/pri.

Sekadar informasi, Paul Zhang juga sempat mengklaim diri lebih pancasilais bahkan dibandingkan dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sekalipun.

"Saya berapa kali kuliah Pancasila ada orang yang tuduh saya anti-Pancasila. Saya lebih pancasilais dari Anda (Gus Yaqut) yang salatnya gila-gilaan. Saya lebih pancasilais daripada Gus Yaqut. Haqul yakin saya lebih pancasilais dari Gus Yaqut," tambahnya.

Dalam tayangan itu, Paul juga sempat menantang Gus Yaqut untuk berdebat soal agama.

"Salah saya di mana ketika saya mengkritisi dan menganggap diri saya nabi dan saya meluruskan ajaran nabi sebelum saya. Enggak salah dong, itu kan tafsir saya. Kalau saya salah, Gus Yaqut ayo debat sama saya kalau bilang (Nabi) Muhammad enggak salah," kata Paul.

Baca Juga:

Polisi Pastikan Jozeph Paul Zhang Diproses Hukum Indonesia

Selain itu, dia mengomentari pernyataan Ketua Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Gomar Gultom yang meragukan gelar pendetanya. Paul menegaskan, dia memiliki sertifikat sebagai pastor.

"Saya mau jadi nabi, mau jadi pendeta, suka-suka saya, memang siapa yang melarang, makanya kalau saya kata pendeta, itu ada lagi sesuatu, di sertifikat saya tulisnya pastor," ucapnya. (Knu)

Baca Juga:

Kabareskrim Pastikan Paspor Jozeph Paul Zhang Bakal Dicabut

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Makna dan Harapan Besar Dalam Pembukaan PON XX Papua
Indonesia
Makna dan Harapan Besar Dalam Pembukaan PON XX Papua

Stadion yang sangat megah ini bukan satu-satunya simbol kemajuan Papua. Konektivitas laut, darat, dan udara, bandara, pelabuhan, jalan lintas Papua, serta pengembangan sumber daya manusia Papua merupakan capaian-capaian lain Papua yang sangat membanggakan

Jabodetabek PPKM Level 2, Berikut Aturan Terkini Mal, Resto hingga Resepsi Nikah
Indonesia
Jabodetabek PPKM Level 2, Berikut Aturan Terkini Mal, Resto hingga Resepsi Nikah

Penerapan PPKM Level 2 tersebut berlaku Selasa (30/11) sampai 13 Desember mendatang.

Jelang MotoGP, Ratusan Sarana Hunian Pariwisata Dapat Sertifikat Care
Indonesia
Jelang MotoGP, Ratusan Sarana Hunian Pariwisata Dapat Sertifikat Care

Perhelatan MotoGP 2022 yang segera digelar ini tidak hanya dihadiri para penonton, melainkan juga para pelaku ekonomi.

Lokasi Penyekatan di Jabodetabek Bertambah Jadi 72 Titik
Indonesia
Lokasi Penyekatan di Jabodetabek Bertambah Jadi 72 Titik

Jumlah lokasi penyekatan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya bertambah menjadi 72 titik.

Kejagung Buka Suara Terkait Latar Belakang Pendidikan Jaksa Agung
Indonesia
Kejagung Buka Suara Terkait Latar Belakang Pendidikan Jaksa Agung

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer memastikan, bahwa data yang beredar itu adalah salah.

Gibran Potong TPP ASN 30 Persen untuk Tutupi Defisit Anggaran APBD Solo
Indonesia
Gibran Potong TPP ASN 30 Persen untuk Tutupi Defisit Anggaran APBD Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengambil kebijakan memotong 30 persen Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ribuan ASN di Pemkot Solo.

Bahas Tahapan Pemilu, KPU Berkirim Surat ke DPR
Indonesia
Bahas Tahapan Pemilu, KPU Berkirim Surat ke DPR

Jika hari pemungutan pilkada digelar pada November 2024, maka hari pemungutan pemilu harusnya digelar pada Februari 2024.

Jamaah Umroh Indonesia Wajib Vaksin Booster, Kemenkes Diminta Siapkan Teknisnya
Indonesia
Jamaah Umroh Indonesia Wajib Vaksin Booster, Kemenkes Diminta Siapkan Teknisnya

Kerajaan Saudi juga menggunakan aplikasi, yang diberi nama Tawakalna

Dua Orang Jadi Tersangka Korupsi Anggaran KPU Kabupaten Seram Bagian Barat
Indonesia
Dua Orang Jadi Tersangka Korupsi Anggaran KPU Kabupaten Seram Bagian Barat

"Dua orang yang sudah berstatus tersangka adalah MDL selaku Pejabat Pembuat Komitmen serta Bendahara KPUD SBB berinisial HBR," ucap Kasie Penkum dan Humas Kejati Maluku Wahyudi Kareba

Oknum Anggota Polres Wonogiri yang Ditembak Ternyata Polisi Bermasalah
Indonesia
Oknum Anggota Polres Wonogiri yang Ditembak Ternyata Polisi Bermasalah

"Ada keterlibatan oknum Polres Wonogiri (PS) dalam kasus pemerasan. PS merupakan polisi bermasalah di Polres Wonogiri," kata Iqbal, Kamis (21/4).