Timses Calon Wali Kota Makassar Ditikam Orang Tak Dikenal Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Clker-Free-Vector-)Images

MerahPutih.com - Seorang pendukung salah satu pasangan calon (paslon) Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar berinisial MM (48) ditikam oleh orang tidak dikenal saat ingin menghadiri acara debat di salah satu TV Swasta, Palmerah, Jakarta Pusat.

Dari informasi yang dihimpun, ia salah satu timses pasangan Munafri Arifuddin – Rahman Bando (Appi-Rahman).

“Betul, betul, informasi awal demikian. Cuman pendukung dari paslon mana kita belum tau belum bisa dipastikan,” Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang AKP Haris saat dihubungi wartawan, Sabtu (7/11).

Baca Juga:

Beredar Video Panas Diduga Artis Heboh di Media Sosial, Polisi Diminta Tangkap Penyebarnya

Haris mengungkapkan korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Siloam, Kebon Jeruk untuk mendapatkan perawatan. Namun, belum diketahui korban mendapatkan luka di bagian mana akibat tikaman tersebut. “Karena dari si korban sendiri masih dirawat di Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk,” jelasnya.

Baca Juga:

Polri Prihatin Tiktok dan Youtuber Lebih Dikenal Anak Indonesia Dibanding Pahlawan

Saat ini, lanjut Haris, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku penikaman tersebut. Polisi tengah memeriksa CCTV dan saksi di lokasi kejadian.

“Ini Saya masih fokus dalam pengembangan dan menganalisa CCTV serta mencari tau saksi-saksi seputaran TKP,” ungkapnya.

Diketahui, empat pasangan kandidat Pilwalkot Makassar malam ini melakukan debat terbuka yang diselenggarakan KPU Kota Makassar, di Jakarta. (Knu)

Baca Juga:

Tito Bakal Pidanakan Praja IPDN Pelaku Kekerasan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Survei Indo Barometer: TNI Paling Dipercaya Publik, KPK Mental dari 3 Besar
Indonesia
Survei Indo Barometer: TNI Paling Dipercaya Publik, KPK Mental dari 3 Besar

Biasanya KPK selalu masuk tiga besar bersama TNI dan Presiden

Selama Pandemi Corona, Perampokan Minimarket di Jakarta Meningkat
Indonesia
Selama Pandemi Corona, Perampokan Minimarket di Jakarta Meningkat

Banyak perampokan terjadi karena sepinya aktivitas warga dan belum meratanya patroli kepolisian.

Wagub DKI Tegaskan Pembukaan Sekolah Tatap Muka Dilakukan Bertahap
Indonesia
Wagub DKI Tegaskan Pembukaan Sekolah Tatap Muka Dilakukan Bertahap

nantinya dibuka bertahap diawali dengan perguruan tinggi dan dilanjutkan Sekolah Menengah Akhir (SMA).

Pernyataan Airlangga Soal Demo Ditunggangi Dinilai untuk Jaga Kemurnian Gerakan Moral
Indonesia
Pernyataan Airlangga Soal Demo Ditunggangi Dinilai untuk Jaga Kemurnian Gerakan Moral

Pak Airlangga, Pak Prabowo, Pangdam mempunyai data intelejen yang lengkap

Langgar Prokes, Simpatisan FPI Dihukum Nyapu Jalanan
Indonesia
Langgar Prokes, Simpatisan FPI Dihukum Nyapu Jalanan

Sejumlah simpatisan FPI juga dihukum kerja bakti membersihkan fasilitas umum, seperti menyapu jalanan dan mengumpulkan sampah yang ada di sekitar lokasi acara.

Jakarta Tambah 3 RS Rujukan COVID-19
Indonesia
Jakarta Tambah 3 RS Rujukan COVID-19

Data Senin (4/1), positivity rate di Jakarta 12,9 persen, penambahan kasus positif sebanyak 1.832 jiwa.

PMI Jabodetabek Siagakan Personel Bantu Evakuasi
Indonesia
PMI Jabodetabek Siagakan Personel Bantu Evakuasi

PMI juga sedang berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Jokowi Bakal Pidato Kenegaraan, Ini Rekayasa Arus Lalu Lintas di Seputar DPR/MPR
Indonesia
Jokowi Bakal Pidato Kenegaraan, Ini Rekayasa Arus Lalu Lintas di Seputar DPR/MPR

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah merekayasa lalu lintas di sekitar Kompleks Parlemen Senayan.

 ICW: Pecat Kompol Rosa Upaya Firli Rusak Sistem SDM di KPK
Indonesia
ICW: Pecat Kompol Rosa Upaya Firli Rusak Sistem SDM di KPK

Dan ini adalah upaya sistematis dari yang bersangkutan untuk mengacak-acak atau merusak sistem SDM yang berjalan di KPK," kata Kurnia

RUU Ciptaker Siapkan Pekerja Kena PHK Dapat Kompensasi Pesangon
Indonesia
RUU Ciptaker Siapkan Pekerja Kena PHK Dapat Kompensasi Pesangon

Program kompensasi itu diberikan selain program yang telah ada