Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Timnas AMIN Pastikan Nonton Kampanye Akbar Anies-Muhaimin di JIS Tak Perlu Tiket

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 08 Februari 2024
Timnas AMIN Pastikan Nonton Kampanye Akbar Anies-Muhaimin di JIS Tak Perlu Tiket

Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. (ANTARA/HO-Timnas AMIN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KAMPANYE akbar Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Jakarta International Stadium (JIS) dipastikan bisa disaksikan semua kalangan. Kapten Timnas AMIN M Syaugi menyebut publik tetap dipersilakan hadir meski tak kebagian tiket ke kampanye akbar, Sabtu (10/2).

"Pak Anies bilang, 'datang, datang, datang pasti akan dilayani masuk selama tempat itu memungkinkan'. Kalau sudah 92 ribu, ya kita kan ada di luar JIS," kata Syaugi di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/2).

BACA JUGA:

Anies-Cak Imin Umumkan Kapten Timnas Amin saat Pendaftaran ke KPU

Ia mengatakan Tim AMIN menyediakan 92 ribu kapasitas dalam stadion untuk masyarakat. "Jadi kita enggak perlu mempermasalahkan tiket, yang penting datang ya. Datang lebih pagi lebih baik. Semua akan diwadahi,” jelas Syaugi.

Tak hanya itu, publik juga bisa menikmati fasilitas tiga layar besar yang disediakan di luar stadion. Jika area dalam JIS sudah penuh, massa yang datang ke kampanye akbar akan diarahkan ke area luar JIS, yakni di sekitar Jalan Benyamin Sueb dan Danau Sunter. Di luar JIS, Timnas Amin menyediakan sedikitnya tiga videotron besar.

Selain itu, meski di area JIS disediakan lahan parkir, masyarakat diharapkan datang ke kampanye akbar menggunakan transportasi umum. “Tempat bukan hanya di dalam JIS. JIS itu seat-nya hanya 82 ribu yang duduk. Kemudian di lapangannya itu yang sudah ditutup grass cover itu bisa 10 ribu jadi 92 ribu," ujar mantan Kepala Basarnas ini.

Syaugi menegaskan tiket yang disediakan melalui laman goers.co/kumpulakbar hanya sebagai manajemen massa. "Pemegang tiket diberikan kesempatan untuk masuk stadion lebih awal. Itu dibatasi hingga pukul 06.30 WIB. "Tapi tetap ada batasan pukul 6.30," ungkapnya.

BACA JUGA:

Timnas AMIN Klaim Banyak Perusakan Baliho di Sejumlah Daerah

Sementara itu, Syaugi mengklaim sudah ada 15 juta orang yang mengakses tiket kampanye akbar itu. Angka 15 juta tersebut berdasarkan laporan per Kamis (8/2) pagi. "Itu menunjukkan apa? Masyarakat ini pengin, hadir di JIS," tuturnya

Menurut Syaugi, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta untuk mengatur massa dan lalu lintas sekitar area kampanye. “Saya mengharapkan masyarakat betul-betul bisa menikmati ini pesta rakyat, dari kita untuk kita, dari rakyat untuk rakyat,” ujar purnawirawan jenderal TNI-AU ini.

Tanggal 10 Februari 2024 merupakan hari terakhir masa kampanye Pemilu Presiden 2024. Masa kampanye berlangsung selama 75 hari, dimulai pada 28 November 2023.

Selain Anies-Muhaimin, dua pasangan capres-cawapres lainnya juga dijadwalkan menggelar kampanye akbar pada hari terakhir masa kampanye. Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka direncanakan menggelar kampanye di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Semenntara itu, kampanye terakhir capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, diselenggarakan di Solo, Jawa Tengah. Setelah masa kampanye, tahapan pemilu akan memasuki masa tenang selama tiga hari, yakni 11-13 Februari 2024. Selanjutnya, pada 14 Februari 2024 akan digelar pemungutan suara serentak di seluruh Indonesia.(knu)

BACA JUGA:

Tim Pemenangan AMIN Akan Bekerja Kolektif Seperti Avengers

#Indonesia #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship 2026
Ketua Umum IWbA, Aang Sunadji mendampingi Atlet Woodball Indonesia raih juara umum World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia, Rabu (29/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 29 Juli 2026
Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship 2026
Berita Foto
Aksi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam Laga Kontra Kamboja di Piala AFF 2026
Aksi pelatih Timnas Indonesia John Herdman pada laga melawan Kamboja dalam ASEAN Championship 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Aksi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam Laga Kontra Kamboja di Piala AFF 2026
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Indeks Kesiapan Masa Depan Dunia Kerja RI Lampaui Malaysia, Tetapi Lemah di Kualitas Lulusan PT
Indonesia naik ke posisi 32 QS World Future Skills Index 2027, unggul atas Malaysia di kesiapan pasar kerja. Namun, kualitas lulusan perguruan tinggi masih jadi tantangan.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Indeks Kesiapan Masa Depan Dunia Kerja RI Lampaui Malaysia, Tetapi Lemah di Kualitas Lulusan PT
Fun
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Secara sepintas, tampilannya menyerupai tongkat atau kail berukuran besar dengan lengkungan alami yang hampir membentuk huruf 'U'.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Indonesia
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
MUI mengkritik penangkapan dan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Indonesia
RI-Singapura Sepakat Selat Malaka Tetap Jadi Jalur Pelayaran Terbuka, Ajak Malaysia-Thailand Join
Presiden Prabowo Subianto dan PM Singapura Lawrence Wong sepakat menjaga Selat Malaka dan Selat Singapura sebagai jalur pelayaran bebas sesuai UNCLOS
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
RI-Singapura Sepakat Selat Malaka Tetap Jadi Jalur Pelayaran Terbuka, Ajak Malaysia-Thailand Join
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Bagikan