Timbun Obat COVID-19, 3 Pemilik Apotek di Bogor Diciduk Polisi Ilustrasi obat COVID-19. Foto; Istimewa

MerahPutih.com - Polresta Bogor Kota membongkar sindikat penimbun obat terapi COVID-19. Kali ini, polisi menangkap tiga pemilik apotek yang menjual obat hingga dua kali lipat dari harga pasaran yang telah ditetapkan.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, menyebut, ditemukan obat-obatan jenis ivermectin, favipiravir, dan oseltamivir phosphate yang dijual hingga dua kali lipat dari harga pasaran.

Baca Juga

Jokowi Sebar 300 Ribu Paket Obat COVID-19, Ini Isinya

Tyo mengungkapkan, sebagaimana diatur oleh pemerintah, ada larangan untuk memperjual belikan obat-obatan di luar harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan.

Dari penyelidikan itu, diketahui, ada tiga apotik yang menjual di atas harga yang telah ditetapkan. Pertama, dari apotek MP penyidik mengamankan 38 obat ivermectin 12 mg tablet berisi 20 tablet produksi PT Indo Farma.

Lalu satu dus obat favipiravir 200 mg merk avigan berisi 5 strip sebanyak 10 tablet produksi Fuji Film Toyama Chemical.

“Invermectin ini harga per botol ini adalah Rp 150 ribu, (pelaku) dijual bisa dua kali lipat hingga Rp 300 ribu dan sebagainya, padahal seharusnya adalah sekitar Rp 250 ribu,” kata Tyo kepada wartawan di Bogor, Jumat (16/7).

Ilustrasi obat terapi COVID-19. Foto: Istimewa

Menurut Tyo, pelaku menjual di atas harga yang sudah ditetapkan, mereka juga memanfaatkan penjualan secara online dengan harga tinggi, hingga menjual obat di luar wilayah Kota Bogor.

Kejanggalan kedua ditemukan di apotek TP di Kecamatan Citeureup dengan menggunakan obat yang sama dengan tambahan obat oseltamivir phosphate yang dijual dengan harga di atas harga pasaran.

“Ketiga, apotek SP. Dari keterangan pemilik apotek, obat ivermectin yang diterima dari distributor PT Indofarma Global Medika, dibawa oleh pemilik apotek berinisial LS ke Jakarta untuk diperjualbelikan,” katanya.

Penyidik mengamankan para karyawan untuk mendapatkan keterangan termasuk ketiga pemilik apotek tersebut.

Tyo berharap kepada semua masyarakat yang memiliki informasi penjualan obat COVID-19 dengan harga tinggi. Apalagi diperjualbelikan melalui online dengan tidak menggunakan resep dokter akan menjadi pantauan Satgas COVID-19 Kota Bogor.

"Apa yang mereka lakukan melanggar Pasal 14 UU 4/1984 tentang wabah penyakit menular dengan ancaman hukuman satu tahun penjara serta denda setinggi-tingginya Rp 1 juta," tutup Tyo yang juga mantan Wakapolres Metro Jakarta Pusat ini. (Knu)

Baca Juga

Polisi Tangkap Pemilik Apotek Jual Obat Terapi COVID-19 di Atas HET

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
APBN Kerja Keras Pulihkan Ekonomi
Indonesia
APBN Kerja Keras Pulihkan Ekonomi

Tantangan yang harus dihadapi APBN 2021 untuk mendukung program vaksinasi dan pemulihan ekonomi serta mendukung langkah konsolidasi fiskal.

[HOAKS atau FAKTA]: Bumbu Mie Goreng Mengandung Babi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bumbu Mie Goreng Mengandung Babi

Beredar pesan berantai melalui WhatsApp dari Pondok Wali Barokah, Burengan, Kediri bahwa sejumlah bumbu penyedap makanan mengandung daging babi.

Sembuh dari COVID-19, Wagub DKI: Alhamdulillah
Indonesia
Sembuh dari COVID-19, Wagub DKI: Alhamdulillah

"Alhamdulillahi rabbil alamin, saya telah dinyatakan negatif COVlD-19," ujar Riza

Industri Game Justru Naik di Masa Pandemi
Indonesia
Industri Game Justru Naik di Masa Pandemi

Industri game daring (esport) justru mengalami kenaikan penjualan saat banyak sektor ekonomi tertekan akibat pandemi COVID-19.

Sepekan PPKM di Solo, Kasus COVID-19 Melonjak
Indonesia
Sepekan PPKM di Solo, Kasus COVID-19 Melonjak

Dampak PPKM saat ini memang belum bisa terlihat secara penuh. Dampak PPKM dapat dilihat setelah 25 Januari 2021 nanti.

Pengamat Nilai Pertemuan PDIP-Gerindra agar Keduanya Bersama-sama di Satu Situasi
Indonesia
Pengamat Nilai Pertemuan PDIP-Gerindra agar Keduanya Bersama-sama di Satu Situasi

Semua ketegangan politik akan mencair jika partai-partai ini melihat masa depan cerah

Untuk Operasi Malam Hari, Tim SAR Bawa Kapal dengan Pendeteksi Benda Bawah Laut
Indonesia
Untuk Operasi Malam Hari, Tim SAR Bawa Kapal dengan Pendeteksi Benda Bawah Laut

Pola pencarian masih sama, namun lebih spesifik karena badan pesawat telah diketahui titik koordinatnya

[Hoaks atau Fakta]: Pesiunan ASN Harus Setor Data Buat Program Wirausaha Pintar
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Pesiunan ASN Harus Setor Data Buat Program Wirausaha Pintar

BKN belum mengumumkan secara resmi adanya program wirausaha pintar bagi pensiunan PNS maupun ASN.

Aksi Tarung Bebas Ilegal di Makassar Libatkan Selebgram, 28 Orang Ditangkap Polisi
Indonesia
Aksi Tarung Bebas Ilegal di Makassar Libatkan Selebgram, 28 Orang Ditangkap Polisi

Duel tarung bebas ilegal tengah marak terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Difasilitasi Isoman di Hotel, Anggota DPR Diminta Peka Terhadap Kesulitan Rakyat
Indonesia
Difasilitasi Isoman di Hotel, Anggota DPR Diminta Peka Terhadap Kesulitan Rakyat

Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus mengatakan, sebagai wakil rakyat, anggota dewan semestinya dapat berempati dengan situasi dan kondisi yang dialami oleh masyarakat.