Tim SAR Temukan Ban Pesawat Sriwijaya Air dan Pakaian Anak-anak di Laut Serpihan dan properti diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak berhasil ditemukan. (Foto: MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Serpihan pesawat dan properti korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak berhasil ditemukan.

Barang bukti berupa serpihan ban pesawat dan pakaian anak-anak itu diserahkan oleh Komandan KRI Kurau Mayor Nurochim kepada Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman yang juga SAR Mission Coordinator (SMC) ini.

Penyerahan berlangsung di Posko Terpadu JICT 2, Tanjung Priok, Minggu (10/1) pukul 11.00 WIB.

Baca Juga:

Tim SAR Bawa Kantong Berisi Anggota Tubuh Penumpang Pesawat Sriwijaya Air

"SMC selanjutnya menyerahkan barang bukti tersebut kepada tim DVI untuk diselidiki lebih lanjut," kata Rasman dalam keterangannya, Minggu (10/1).

Hingga siang ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di last know position (LKP) kawasan Kepulauan Seribu.

Sementara itu, Bakamla kembali mengerahkan tiga kapal susulan untuk memperkuat tim pencarian, yakni RHIB 612, RHIB 607, dan CAT 504.

Bakamla juga mengerahkan salah satu kapalnya yang berukuran 80 meter, yakni KN Pulau Nipah - 321.

Serpihan dan properti  diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak berhasil ditemukan. (Foto: MP/Istimewa)
Petugas mengevakuasi serpihan dan properti diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak berhasil ditemukan. (Foto: MP/Istimewa)

Total 5 kapal dan 130 personel Bakamla dikerahkan, di luar personel yang terus melakukan pemantauan di Kantor Pusat Informasi Marabahaya Laut (KPIML) yang berpusat di Mabes Bakamla RI.

Tim pencarian dari Bakamla dipimpin langsung oleh Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Suwito.

"Doa dan harapan terbaik bagi seluruh penumpang dan awak pesawat SJ 182, serta kepada seluruh tim yang terlibat dalam kegiatan pencarian," kata Kabag Humas dan Protokol Bakamla Kolonel Wisnu Pramandita.

Baca Juga:

Jokowi Awasi Proses Evakuasi Korban dan Bangkai Pesawat Sriwijaya Air

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1) sore sekitar pukul 14.40 WIB.

Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut sebanyak 50 penumpang, terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi. Selain itu, terdapat 12 kru. (Knu)

Baca Juga:

Panglima TNI Ungkap Temuan Titik Koordinat Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Rapid Test Alat Bekas, Kimia Farma Diagnostika Harus Tanggung Jawab
Indonesia
Kasus Rapid Test Alat Bekas, Kimia Farma Diagnostika Harus Tanggung Jawab

Pemerintah agar terus memperketat pengawasan kinerja semua sektor dalam menjalankan program penanggulangan bencana COVID-19.

Dishub DIY Akan Revitalisasi Jalur Sepeda
Indonesia
Dishub DIY Akan Revitalisasi Jalur Sepeda

Pasalnya jalanan di DIY tidak selebar DKI Jakarta

Ratusan Sekolah Mulai Terapkan Kelas Tatap Muka Langsung
Indonesia
Ratusan Sekolah Mulai Terapkan Kelas Tatap Muka Langsung

Setiap anak hanya belajar sekitar dua hingga tiga jam saja, tanpa sesi istirahat.

Luhut Resmikan Stasiun KA Bandara Yogyakarta
Indonesia
Luhut Resmikan Stasiun KA Bandara Yogyakarta

Menteri Luhut mengapresiasi pembangunan jalur kereta api yang menghabiskan dana Rp 1,1 Triliun ini.

Polri Dukung Satgas BLBI
Indonesia
Polri Dukung Satgas BLBI

"Polri siap mendukung sepenuhnya Satgas BLBI ini," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (18/4)

Tim Panahan Beregu Putra Indonesia Terhenti di Babak Eliminasi 16 Besar
Olahraga
Tim Panahan Beregu Putra Indonesia Terhenti di Babak Eliminasi 16 Besar

Riau Ega mengakui timnya terlambat beradaptasi

Koalisi Antikorupsi Sebut Ruwatan KPK untuk Hilangkan Roh Jahat
Indonesia
Koalisi Antikorupsi Sebut Ruwatan KPK untuk Hilangkan Roh Jahat

Ruwatan merupakan tradisi upacara adat untuk membuang sial atau menyelamatkan orang dari gangguan tertentu.

Pemerintah Didesak Tak Izinkan Anak di Bawah Umur Menikah
Indonesia
Pemerintah Didesak Tak Izinkan Anak di Bawah Umur Menikah

Hal itu agar dapat meringankan beban keluarga terdampak

Rizieq Shihab dan 5 Terdakwa Divonis 8 Bulan Bui di Kasus Kerumunan Petamburan
Indonesia
Rizieq Shihab dan 5 Terdakwa Divonis 8 Bulan Bui di Kasus Kerumunan Petamburan

Vonis yang dijatuhkan hakim lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa. Dimana terdakwa Rizieq dituntut 2 tahun penjara dan lima lainnya satu tahun 6 bulan penjara.

Dihadirkannya Rizieq di Persidangan Besok Tergantung Sinyal
Indonesia
Dihadirkannya Rizieq di Persidangan Besok Tergantung Sinyal

Perkara Nomor 226 merupakan berkas untuk Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung, Bogor