Tim Indonesia Peringkat 2 SEA Games Thailand 2025, Ketum NOC Sebut sebagai Bukti Pembinaan Olahraga di Jalur Tepat

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Tim Indonesia Peringkat 2 SEA Games Thailand 2025, Ketum NOC Sebut sebagai Bukti Pembinaan Olahraga di Jalur Tepat

Ketum NOC Raja Sapta Oktohari/humas NOC

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAPUTIH.COM - KONTINGEN Indonesia menutup partisipasi di SEA Games Thailand 2025 dengan catatan prestasi membanggakan. Tim Indonesia sukses meraih 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu dan total 333 medali untuk memastikan peringkat kedua di klasemen akhir perolehan medali SEA Games Thailand 2025. Pencapaian ini menjadi prestasi terbaik tim Indonesia dalam 30 tahun terakhir di SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand.

Raihan di Bangkok juga tercatat sebagai hasil terbaik Indonesia di luar status sebagai tuan rumah, setelah menjadi juara umum pada SEA Games 2011. Selain itu, torehan 91 medali emas di Thailand 2025 juga melampaui capaian Indonesia pada SEA Games Kamboja 2023, sekaligus menegaskan peningkatan performa dan daya saing atlet tim Indonesia di level Asia Tenggara.

Beberapa cabang mencatatkan diri sebagai penyumbang medali terbanyak buat tim Indonesia, yakni atletik (9 emas, 5 perak, 6 perunggu), menembak (6 emas, 9 perak, 8 perunggu), dan panahan (6 emas, 2 perak). Menembak juga menjadi cabang olahraga yang paling banyak meraih total medali dengan 23 medali, atletik dengan 20 medali, pencak silat 12 medali, serta renang dan balap sepeda dengan 11 medali.

Cabang olahraga lainnya juga tercatat menjadi juara umum di SEA Games 2025 setelah
menguasai klasemen per olahraga ketimbang negara lain. Cabang olahraga tersebut, yakni panahan (6 emas, 2 perunggu), wushu (5 emas, 3 perak, 1 perunggu), dayung (7 emas, 10 perak, 7 perunggu), pencak silat (4 emas, 1 perak, 7 perunggu), bulutangkis (3 emas, 3 perak, 4 peruggu), dan triathlon (8 emas, 3 perak, 1 perunggu).

Baca juga:

Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025



Catatan sejarah juga terukir di cabang olahraga ice hockey, basket ball 3x3, petanque, kabbadi, dan futsal putra yang untuk pertama kali dalam sejarah mempersembahkan medali emas SEA Games buat Tim Indonesia.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan seluruh anggota kontingen. Mulai dari atlet sebagai pahlawan Indonesia, pelatih, official, Chef de Mission (CdM), sponsor. Termasuk dukungan penuh yang diberikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.

“Peringkat kedua dengan raihan 91 medali emas merupakan prestasi yang sangat membanggakan dan bersejarah. Ini menjadi pencapaian terbaik Indonesia dalam 30 tahun terakhir, sekaligus bukti bahwa pembinaan olahraga nasional berjalan di jalur yang tepat,” ujar Okto kepada wartawan di Bangkok, Thailand, Sabtu (20/12).

Sementara itu, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, menegaskan capaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan semangat kebersamaan seluruh tim Indonesia sejak awal persiapan. Para atlet telah berjuang dengan luar biasa, menunjukkan disiplin, mental juara, dan semangat pantang menyerah.

“Capaian peringkat kedua ini bukan hanya soal angka, melainkan tentang karakter, konsistensi, dan kebanggaan membawa Merah Putih di panggung Asia Tenggara,” ungkap Bayu

Sepanjang SEA Games Thailand 2025, para atlet Indonesia tampil kompetitif di berbagai cabang olahraga, baik cabang unggulan maupun cabang potensial, memperlihatkan kekuatan tim yang semakin merata dan solid.

Prestasi ini menjadi modal penting bagi tim Indonesia untuk menatap ajang olahraga internasional berikutnya, sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama olahraga Asia Tenggara.(knu)

Baca juga:

Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun



#SEA Games #NOC Indonesia #Raja Sapta Oktohari
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Pelti Proses Naturalisasi Petenis Rusia Arina Varaksina untuk SEA Games 2027
PP Pelti mulai memproses naturalisasi petenis putri asal Rusia, Arina Varaksina.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
Pelti Proses Naturalisasi Petenis Rusia Arina Varaksina untuk SEA Games 2027
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Olahraga
Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan 39 Medali, Lampaui Target Emas
Indonesia membawa 39 medali dari Asian Games 2026. Pencapaian itu melampaui target emas. Lalu, Indonesia juga mencatatkan sembilan rekor.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan 39 Medali, Lampaui Target Emas
Berita Foto
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Tim sepak takraw putra Indonesia raih medali perak nomor kuadran putra di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Nagoya, Jepang, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Berita Foto
Asian Games Cup 2026: Ganda Putri Indonesia Fitriani/Fadona Melaju ke Babak Final Padel
Atlet padel Indonesia Fitriani Sabatini (kanan) dan Fadona Kusumawati (kiri) berusaha mengembalikan bola di Jepang, Jumat (2/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 02 Oktober 2026
Asian Games Cup 2026: Ganda Putri Indonesia Fitriani/Fadona Melaju ke Babak Final Padel
Olahraga
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Bagi kontingen yang harus menjalani persiapan jauh dari rumah, kehadiran perwakilan Indonesia di negara tuan rumah jadi bagian ekosistem pendukung.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Olahraga
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Kontingen Indonesia menghadapi sejumlah kendala operasional di awal Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Todotua Pasaribu menyebut tim dalam “survival mode”.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Olahraga
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
NOC Indonesia menyiapkan Tabitha Sumendap dan Sophia Hage sebagai Safeguarding Officer untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan atlet di Asian Games 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Olahraga
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Aice kini kembali memberikan dukungan bagi 432 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, pada 19 September hingga 4 Oktober.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Bagikan