Tim Gegana Diturunkan atas Kasus Paparan Radioaktif di Serpong Petugas BATAN dan BAPETEN melakukan dekontaminasi zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan, Senin, (17/2). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Polisi masih menyelidiki penemuan limbah radioaktif jenis Cs 137 di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan.

Karopenmas Polri Brigjen Argo Yuwono menuturkan, tim yang turut dalam penyelidikan itu terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri dan laboratorium forensik.

Baca Juga:

Sisa Paparan Radioaktif di Perumahan Batan Indah Serpong

"Sampai saat ini kita masih dalam tahap-tahap lidik, tahap komunikasi dengan Batan ya di sana," ujar dia Argo kepada wartawan di Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (18/2).

Sementara itu, Kabag Penum Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra menjelaskan, tim Gegana diturunkan bukan hanya karena kaitan dengan terorisme, melainkan karena ada kesesuaian dengan Detasemen E Gegana yang punya kemampuan kimia, biologi dan radioaktif (KBR).

Petugas BATAN dan BAPETEN melakukan dekontaminasi zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan, Senin, (17/2). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Petugas BATAN dan BAPETEN melakukan dekontaminasi zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan, Senin, (17/2). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

"‎Jadi Gegana ini, pasukan dari Korps Brimob yang memang memiliki kemampuan terkait KBR (kimia, biologi, dan radioaktif). Jadi dia sangat match dan kerja sama dengan Batan, ketemu. Karena yang diselidiki adalah radioaktif, Gegana punya alat untuk mendeteksi itu," tutur Asep.

Asep menambahkan, Polri juga tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab mengapa ada paparan radio aktif di lokasi tersebut.

Baca Juga:

BAPETEN: Paparan Radioaktif Bisa Menyebabkan Kanker dan Katarak

"Jadi saat ini Batan bersama Polda Metro Jaya, Polres Tangsel kemudian Puslabfor ‎juga Gegana Desasemen E yang punya kualifikasi KBR termasuk Direktorat Tindak Pidana Tertentu melakukan penyelidikan bersama guna mengetahui penyebab terjadinya suatu area terpapar radio aktif jenis Cesium 137," papar Asep.

Asep menambahkan, Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri dari oleh TKP telah mengamankan beberapa sampel termasuk tanah untuk penyelidikan.

Seperti diketahui, Bapeten dan Batan dibantu Gegana Polri tengah melakukan proses clean up bagi tanah yang mengandung radioaktif. Masyarakat diimbau tidak khawatir karena ini telah ditangani oleh pihak yang berkompeten. (Knu)

Baca Juga:

Serpong Terkontaminasi Radioaktif Nuklir, Bapeten Dituntut Audit SOP

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kedepankan Dialog, Pelaku Usaha Diminta Hindari PHK akibat Dampak Corona
Indonesia
Kedepankan Dialog, Pelaku Usaha Diminta Hindari PHK akibat Dampak Corona

Pembatasan sosial dan kebijakan kerja dari rumah tengah dilakukan sehingga banyak unit usaha yang terdampak.

Jamin Kehalalan Vaksin, Pemerintah Ingin Ada Keterbukaan Informasi
Indonesia
KPK Masih Proses Surat Permintaan ke Kapolri Bantu Buru Harun Masiku
Indonesia
KPK Masih Proses Surat Permintaan ke Kapolri Bantu Buru Harun Masiku

"Deputi Penindakan masih sedang memproses surat-surat yang berkenaan dengan permintaan bantuan ke Polri untuk status DPO," kata Nawawi

PSI: Buat Apa Maksakan Ganjil Genap?
Indonesia
PSI: Buat Apa Maksakan Ganjil Genap?

PSI menilai kebijakan memberlakukan kembali Gage ini kontra produktif dengan penanganan Pandemi COVID-19.

PKB Minta KPK Buka Kasus yang Menjerat Komisioner KPU Seterangnya
Indonesia
PKB Minta KPK Buka Kasus yang Menjerat Komisioner KPU Seterangnya

OTT terhadap Wahyu tidak bisa serta-merta dinilai sebagai sikap lembaga

Hipmi Jaya Kritik Kebijakan Cukai Hambat UMKM Kuasai Pasar Rokok Eletrik
Indonesia
Hipmi Jaya Kritik Kebijakan Cukai Hambat UMKM Kuasai Pasar Rokok Eletrik

APVI meminta kepada pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan agar tidak menaikkan beban cukai untuk produk HPTL

 Mahfud MD: Korupsi Memotong Urat Nadi Kehidupan Bangsa
Indonesia
Mahfud MD: Korupsi Memotong Urat Nadi Kehidupan Bangsa

Menurut Mahfud kejahatan korupsi membahayakan eksistensi sebuah bangsa. Mahfud berharap seluruh elemen bangsa bersatu padu memberantas korupsi.

  Sekolah Dibuka Kembali 13 Juli, Anies Minta Disdik Pertimbangkan Zona Aman Corona
Indonesia
Sekolah Dibuka Kembali 13 Juli, Anies Minta Disdik Pertimbangkan Zona Aman Corona

Anies menuturkan, poin penting sebelum membuka aktivitas belajar mengajar di sekolah harus melihat data peta lokasi sekolah dengan sebaran COVID-19.

Update COVID-19 Indonesia Sabtu (11/4): 3.842 Kasus Positif, 286 Sembuh, 327 Meninggal
Indonesia
Update COVID-19 Indonesia Sabtu (11/4): 3.842 Kasus Positif, 286 Sembuh, 327 Meninggal

Data tersebut adalah gambaran yang nyata bahwa penyebaran masih terus terjadi

Pembakar Bendera PDIP Resmi Dilaporkan, Ancaman Penjara 6 Tahun Menanti
Indonesia
Pembakar Bendera PDIP Resmi Dilaporkan, Ancaman Penjara 6 Tahun Menanti

Pihak PDIP membawa barang bukti berupa print out media massa dan video aksi pembakaran bendera partai.