Tilep Duit Nasabah Atlet E-Sport Puluhan Miliar, Kepala Bank Jadi Tersangka Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/EmAji)

MerahPutih.com - Bareskrim Polri memproses oknum kepala cabang Bank M, Cipulir sebagai tesangka kasus hilangnya dana nasabah atlet e-sport Winda D Lanuardi atau Winda Earl.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Brigje Helmy Santika mengatakan, pelaku A sudah dijadikan tersangka dan ditahan di Tangerang.

"Perkembangan perkara saat ini sedang dalam proses penyidikan dan telah menetapkan tersangka atas nama A selaku kepala cabang Cipulir," kata Helmy saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (6/11).

Baca Juga:

Polisi Persilakan Masyarakat Jawa Barat Jemput Rizieq di Bandara Soetta

Helmy mengatakan, saat ini kasus sudah masuk dalam proses penyidikan untuk menelusuri aset milik Winda tersebut.

"Saat ini sedang dalam proses treasing aset menelusuri aliran dana yang digunakan kan tersangka A dan penerima aliran dana hasil kejahatan," ujarnya.

Penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadal sejumlah aset milik tersangka, mulai dari mobil, tanah, bangunan, dan masih menelusuri aset lain. Terhadap tersangka sendiri kini sudah dilakukan penahanan.

"Pemeriksaan tambahan kepada tersangka A yang saat ini merupakan tahanan Kejaksaan Negeri Tangerang untuk mendapatkan keterangan terkait aset-aset yang telah di lakukan penyitaan oleh penyidik," tandasnya.

Bareskrim Polri. (ANT)
Bareskrim Polri. (ANT)

Winda Earl melaporkan kasus uang tabungan hilang di salah satu bank swasta dengan nominal mencapai Rp20 miliar. Gamers itu mengaku telah menyambangi Bareskrim Polri pada Mei 2020 untuk membuat aduan dugaan kejahatan perbankan.

Laporan tersebut diterima pada 8 Mei 2020 dengan Nomor LP/B/0239/V/2020/Bareskrim. Adapun terlapor adalah PT Bank M dan Kepala Cabang Kebayoran Arcade berinisial A.

"Saya ingin uang saya kembali, itu uang hak saya. Karena bagi saya itu uang besar. Ini tabungan masa depan," tutur Winda dalam keterangannya, Kamis (5/11).

Kuasa wukum Winda, Joey Pattinasarany mengatakan, kliennya telah menabung di bank swasta tersebut sejak 2015.

Hingga 2020, uang yang ada di dua rekening berbeda seharusnya mencapai Rp20 miliar.

"Dengan rincian Winda Rp15 miliar, ibunya Rp5 miliar," jelas Joey.

Baca Juga:

Bosnya Diputus Bersalah Oleh PTUN, Jamdatun Bereaksi

Hal tersebut diketahui saat sang ibu bermaksud melakukan penarikan uang pada Februari 2020. Namun tidak dapat dilakukan dengan alasan saldo tidak mencukupi.

"Pas dicek, rekening ibunya tinggal Rp17 juta. Rekening Winda cuma sisa Rp600 ribu," katanya.

Korban telah berupaya meminta kejelasan kasus tersebut dengan mendatangi dan membuat laporan resmi di kantor bank swasta itu pada Febuari dan Maret 2020.

Namun hingga saat ini dari pihak bank tidak kunjung menunjukkan itikad baik.

"Ibu Floletta minta ketemu direksi bahas pengembalian uang tapi tidak ada respons. Pertama ditanggapi. Kedua, malah dibalas dengan surat yang isinya permasalahan sudah selesai. Statusnya laporan dari penyelidikan naik ke penyidikan per Oktober 2020," jelas Joey. (Knu)

Baca Juga:

Tersangka Kasus Pembobolan Bank BNI Maria Lumowa Makin Dekat ke Kursi Pesakitan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Dirut Garuda Emirsyah Satar Ajukan Kasasi ke MA
Indonesia
Eks Dirut Garuda Emirsyah Satar Ajukan Kasasi ke MA

Permohonan kasasi itu dilayangkan Emirsyah melalui tim kuasa hukumnya, Luhut Pangaribuan

Tagihan Listrik Bengkak, Pemerintah Bakal Datangi Pengadu
Indonesia
Tagihan Listrik Bengkak, Pemerintah Bakal Datangi Pengadu

Selama masa PSBB ini, pencatatan meter secara langsung ke rumah pelanggan pascabayar tidak bisa dilakukan. PLN melakukan skema penghitungan rata-rata konsumsi listrik selama tiga bulan terakhir.

Mabes Polri Angkat Bicara soal Penangkapan Wartawan saat Liput Demo UU Cipta Kerja
Indonesia
Mabes Polri Angkat Bicara soal Penangkapan Wartawan saat Liput Demo UU Cipta Kerja

Jurnalis Merahputih.com, Ponco Sulaksono ditangkap oleh aparat kepolisian dan ditahan di Polda Metro.

Pelantikan 21 Kepala Daerah di Jateng Dilarang Undang Tamu
Indonesia
Pelantikan 21 Kepala Daerah di Jateng Dilarang Undang Tamu

Pelantikan kepala daerah bupati dan wali kota tersebut, bakal diadakan secara virtual mengingat kondisi pandemi di Jawa Tengah belum mereda.

Jaksa Tuntut Brigjen Prasetijo 2 Tahun 6 Bulan Penjara
Indonesia
Jaksa Tuntut Brigjen Prasetijo 2 Tahun 6 Bulan Penjara

JPU menuntut majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk menjatuhkan hukuman dua tahun dan enam bulan penjara terhadap Brigjen Prasetijo Utomo.

Dalam Forum Dialog Umat Katolik, Romo Benny Ungkap Alasan Intoleransi Marak
Indonesia
Dalam Forum Dialog Umat Katolik, Romo Benny Ungkap Alasan Intoleransi Marak

Kementerian Agama mengadakan Pertemuan Dialog Kerukunan Umat Beragama Katolik Tingkat Nasional di Denpasar.

Sembuh, Doni Monardo Resmi Jadi Penyintas COVID-19
Indonesia
Sembuh, Doni Monardo Resmi Jadi Penyintas COVID-19

Doni mengumumkan dirinya positif Corona pada Sabtu (23/1)

[HOAKS atau FAKTA]: SBY Bangga Partainya Menang di Pemilu AS
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: SBY Bangga Partainya Menang di Pemilu AS

Akun Facebook Colombonus Condroyono mengunggah narasi beserta foto SBY yang menggambarkan kemenangan partainya.

Satpol PP Kumpulkan Uang Rp5,7 Miliar dari Pelanggar PSBB Transisi
Indonesia
Satpol PP Kumpulkan Uang Rp5,7 Miliar dari Pelanggar PSBB Transisi

Pelaksanaan giat penindakan pelanggaran aturan protokol kesehatan dimulai sejak bulan April 2020 hingga 6 Januari 2021 kemarin.

Masa Pandemi, Tren Nikah Dini di Ponorogo Melonjak
Indonesia
Masa Pandemi, Tren Nikah Dini di Ponorogo Melonjak

Masa pandemi COVID-19, pernikahan di bawah umur makin tumbuh subur di Kabupaten Ponorogo.