Tilang Pakai ETLE tidak Bisa Ubah Kebiasaan Buruk Pengendara Ilustrasi kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) terpasang di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, ANTARA FOTO/Galih Pradipta

MerahPutih.com - Polisi kini dilarang melakukan tilang manual kepada pengendara di jalan. Sebagai gantinya diterapkan tilang elektronik atau ETLE.

Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) Edison Siahaan menilai, ETLE tidak berpengaruh banyak mengubah kebiasaan buruk pengendara.

Baca Juga

Pengguna Jalan Berani Langgar Aturan setelah Tilang Manual Ditiadakan

Edison melihat, ETLE tidak bisa mencegah atau mendidik masyarakat agar tertib berlalu lintas. Meskipun ETLE dapat membantu tetapi belum menjadi satu satunya upaya yang bisa dijadikan solusi efektif dan permanen.

"Apalagi pengadaan ETLE belum menjangkau seluruh ruas jalan yang ada," kata Edison kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (11/11).

Ia menyebut, tanpa tilang manual, sejumlah pengendara seolah makin bebas. Beberapa aturan lalu lintas juga diabaikan. Sebagai contoh ketika pemotor dengan bebasnya berlalu-lalang melintas di trotoar. Padahal sejatinya trotoar diperuntukkan bagi para pejalan kaki.

Baca Juga

Polantas Siaga Tilang Pelanggar Lalu Lintas Gunakan ETLE Mobil

Belum lagi ada beberapa pengendara yang berusaha untuk mengakali keberadaan tilang elektronik dengan melepas pelat nomor atau menutupnya menggunakan lakban. Hal itu dilakukan supaya kamera ETLE tidak bisa mendeteksi pelat nomor pengendara ketika melakukan pelanggaran.

"Sekarang ini lebih cenderung pada penekanan ketertiban dengan pemaksaan melalui aparat penegak hukum," jelas Edison.

Menurut Edison, untuk mewujudkan masyarakat yang taat aturan lalu lintas ini harus dimulai lewat pendidikan. Pendidikan yang dimaksud adalah ditanamkan sejak kecil dan masuk ke dalam kurikulum pelajaran sekolah. Membangun kesadaran keselamatan adalah kebutuhan harus dilakukan sejak dini.

"Maka keselamatan lalu lintas hendaknya menjadi kurikulum pendidikan nasional dari tingkat sekolah dasar," pungkas Edison. (Knu)

Baca Juga

Tilang Manual Hanya untuk Pelanggaran Berpotensi Kecelakaan

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Presidensi G20 Momentum Indonesia Cegah Spillover Effect Perang Rusia
Indonesia
Presidensi G20 Momentum Indonesia Cegah Spillover Effect Perang Rusia

Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno menilai dengan status tersebut dapat menjadi momentum untuk mencegah spillover effect yang terjadi dalam Perang Rusia versus Ukraina.

[HOAKS atau FAKTA]: Kader Partai NasDem Ramai-ramai Lepaskan Atribut
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kader Partai NasDem Ramai-ramai Lepaskan Atribut

Akun Twitter dengan nama pengguna “Rudyeff89758580” mengunggah sebuah video yang menunjukkan beberapa anggota partai tengah melepaskan seragam dan mengumpulkannya di sebuah kotak.

[HOAKS atau FAKTA]: Efektivitas Vaksin Pfizer Hanya 12 Persen
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Efektivitas Vaksin Pfizer Hanya 12 Persen

Efektivitas vaksin Prizer bukan 95 persen, namun hanya sebesar 12 persen yang bertahan selama 1 minggu dan kemudian turun ke angka kurang dari 1 persen.

Gibran Buka Kembali Car Free Day Setelah Dua Tahun Vakum
Indonesia
Gibran Buka Kembali Car Free Day Setelah Dua Tahun Vakum

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah nemastikan membuka kembali car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan pada Minggu (15/5).

Kuasa Hukum Sebut Istri Ferdy Sambo Berkomitmen Hadiri Semua Jadwal Persidangan
Indonesia
Kuasa Hukum Sebut Istri Ferdy Sambo Berkomitmen Hadiri Semua Jadwal Persidangan

Putri memiliki harapan proses persidangan dapat segera dilakukan. Wanita paruh baya itu berkomitmen memenuhi semua jadwal persidangan dan bersikap kooperatif.

KAI Bakal Tuntut Pengemudi Mobil yang Tabrakan dengan KRL di Depok
Indonesia
KAI Bakal Tuntut Pengemudi Mobil yang Tabrakan dengan KRL di Depok

Atas kejadian ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melaporkan dan menuntut pertanggungjawaban pengemudi mobil tersebut.

Vaksinasi COVID-19 Dosis Lengkap Indonesia Capai 75,65 Persen
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Dosis Lengkap Indonesia Capai 75,65 Persen

Warga yang sudah mendapat suntikan dua dosis vaksin COVID-19 bertambah 933.620 hari ini, menjadi total 157.569.955 orang.

Gula Pasir Hilang di Pasaran, La Nyalla: Ada Apa dengan Pemerintah?
Indonesia
Gula Pasir Hilang di Pasaran, La Nyalla: Ada Apa dengan Pemerintah?

"Hilangnya gula pasir di pasaran tentu sangat mengherankan. Sebenarnya ada apa dengan pemerintah? Bahan pokok yang justru mampu menggerakkan roda ekonomi domestik malah semakin hilang di pasaran. Ini sungguh mengherankan," kata La Nyalla.

Anggota DPR Pertanyakan Urgensi Seragam Baru Pejabat Kementerian ATR/BPN
Indonesia
Anggota DPR Pertanyakan Urgensi Seragam Baru Pejabat Kementerian ATR/BPN

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang mempertanyakan urgensi dari penggantian seragam tersebut.

Jokowi Peringatkan KPU Hati-hati Terhadap Potensi Keributan di Pemilu 2024
Indonesia
Jokowi Peringatkan KPU Hati-hati Terhadap Potensi Keributan di Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar konsolidasi nasional bersama jajaran pengurus KPU daerah se-Indonesia. Adapun, tema yang diangkat oleh KPU dalam rapat koordinasi Konsolidasi Nasional tahun ini adalah Konsolidasi KPU untuk Meningkatkan Pelayanan Pemilu 2024.