Tiktokan di Jembatan Suramadu, Tiga Emak-Emak Digelandang Polisi Tiga emak-emak berinisial H, LR, dan SS yang saat asyik joget Tiktok di ruas Jembatan Suramadu sebelum digelandang polisi. (Foto: MP/Ist)

MerahPutih.com - Ada-ada saja apa yang dilakukan tiga emak-emak di Surabaya. Ketiganya harus digelandang ke kantor polisi lantaran main Tiktokan di jalur hijau ruas Jembatan Suramadu (Surabaya-Madura).

Saat tiga emak-emak melintasi jalur tersebut, tiba-tiba mereka spontan berhenti di jalur mobil sembari berjoget ala anak milenial.

Baca Juga:

Upadate Kasus Corona di DKI Minggu (5/7)

Video yang diunggah pun viral di medsos Instagram dengan akun @aslisuroboyo. Video tersebut sudah ditonton 120 ribu orang lebih dengan 3.500 komentar.

Ketiga wanita i tudigelandang polisi lalu lintas menuju Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKPB Ganis Setyaningrum menjelaskan, ketiga perempuan yang berinisial H, LR, dan SS yang berdomisili di Tambak Gringsing Baru Surabaya ini hendak menuju ke acara ulang tahun temannya di Madura.

"Mereka ini akan menghadiri ulang tahun Ibu Siti Suriah di Bebek Songkem Bangkalan Madura dengan menyewa taksi di Jembatan Merah JMP. Saat melintas di Jembatan Suramadu, mereka langsung turun dan melakukan kegiatan Tiktok tersebut," papar Ganis, Sabtu (04/07).

Saat dikonfirmasi di kantor polisi, mereka mengaku tidak mengerti di jembatan tersebut dilarang melakukan aktivitas atau berhenti.

"Alasan mereka ini enggak tahu di Jembatan Suramadu tidak boleh berhenti dan melakukan kegiatan apa pun, apalagi main Tiktokan atau bahakan selfie," tegas Ganis.

Baca Juga:

Kasus Positif COVID-19 Nasional Bertambah 1.607 Orang

Atas perbuatan ketiganya, mereka harus menandatangani surat pernyataan bermaterai di hadapan petugas untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut dan meminta maaf karena menciptakan keresahan.

"Ketiga wanita yang Tiktokan tersebut diijinkan pulang usai membuat pernyataan bermaterai dan klarifikasi tentang video Tiktok yang mereka buat," ungkap Ganis. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Sediakan Dua Cadangan Lapangan Latihan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bangun Museum Nabi di Reklamasi Ancol, DKI Jakarta Bantah Mainkan Isu Agama
Indonesia
Bangun Museum Nabi di Reklamasi Ancol, DKI Jakarta Bantah Mainkan Isu Agama

Reklamasi perluasan Ancol akan dijadikan salah satu taman rekreasi terbesar se-Asia Tenggara.

Bambang Widjojanto Sebut Kasus Nurhadi Jadi Momentum Bersih-bersih MA
Indonesia
Bambang Widjojanto Sebut Kasus Nurhadi Jadi Momentum Bersih-bersih MA

momentum bersih-bersih harus dilakukan di tubuh MA karena Nurhadi diduga memiliki jaringan yang cukup kuat di dalam lembaga yudikatif tersebut.

Ribuan Jamaah Umrah Gagal Berangkat Ke Arab Saudi
Foto
Ribuan Jamaah Umrah Gagal Berangkat Ke Arab Saudi

Sebanyak 1.300 jamaah umrah batal berangkat ke tanah suci Mekkah, Arab Saudi dikarenakan kebijakan Raja Salman tentang penutupan akses kunjungan jamaah umrah asal Indonesia untuk sementara dan dalam waktu yang tidak ditentukan

Hasto Berkelit saat Ditanya Soal Staf PDIP Saeful Bahri
Indonesia
Hasto Berkelit saat Ditanya Soal Staf PDIP Saeful Bahri

Hasto malah membenarkan kabel yang melintang di hadapannya.

Dua Pasien Isolasi RSHS Bandung Negatif Virus Corona
Indonesia
Dua Pasien Isolasi RSHS Bandung Negatif Virus Corona

Pasien WNA berinisial HG sudah dipulangkan karena kondisinya semakin membaik.

Pemulung Temukan Bayi Laki-laki dalam Kondisi Hidup dan Dikerubungi Semut
Indonesia
Pemulung Temukan Bayi Laki-laki dalam Kondisi Hidup dan Dikerubungi Semut

Bayi laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi hidup dan dikerubungi semut.

Adik Ipar Khofifah Meninggal Dunia, Dimakamkan dengan Protokol Kesehatan
Indonesia
Adik Ipar Khofifah Meninggal Dunia, Dimakamkan dengan Protokol Kesehatan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tengah berduka setelah adik ipar, Ahmad Fauzi Bin Abdul Mughni meninggal dunia, Rabu (23/9)

Redam Gejolak Warga Natuna, Mahfud MD Janji Hadiri Istighosah 6 Februari
Indonesia
Redam Gejolak Warga Natuna, Mahfud MD Janji Hadiri Istighosah 6 Februari

Sebagian warga Natuna sempat berdemonstrasi menolak kehadiran ratusan warga Indonesia yang dipulangkan dari Tiongkok

Empat Komite DPD Kompak Tolak Sentralisasi di RUU Cipta Kerja
Indonesia
Empat Komite DPD Kompak Tolak Sentralisasi di RUU Cipta Kerja

Ini bisa juga menghilangkan semangat otonomi daerah yang telah kita rintis sejak awal era reformasi

Kaum Muda Tidak Sadar Terinfeksi COVID-19
Indonesia
Kaum Muda Tidak Sadar Terinfeksi COVID-19

Virus corona penyebab COVID-19 pada dasarnya sama dengan virus corona lain penyebab penyakit lain